Argentina Pertama Terukir di Bola Emas  

Lionel Messi
Dimas Ramadani
01/12/2009 13:18
Kegembiraan striker Barcelona, Lionel Messi seusai menjebol gawang Dinamo Kiev dalam partai penyisihan Grup F Liga Champions di Camp Nou Stadium, 29 September 2009. Barca unggul 2-0. AFP PHOTO/JOSEP LAGO.
Lionel Messi (© AFP 2009)

Liputan6.com, Barcelona: Lionel Andres Messi atau populer disebut Lionel Messi tengah menapaki anak tangga kejayaan. Prestasi musim lalu paling berkesan. Pemain kelahiran 24 Juni 1987 ini berperan sentral mengantar Barcelona mengukir sejarah merebut triplet, tiga gelar juara: Liga Champions, La Liga dan Copa del Rey.

Di Liga Champions paling fenomenal, dimana ia menjadi top skorer dengan sembilan gol. Salah satu golnya bersarang di gawang Manchester United yang kalah 0-2 pada partai final di Stadio Olimpico, Roma, Italia, Mei silam. Sesuai perkiraan, karena perannya tersebut Messi dinobatkan meraih Ballon d’Or, "Bola Emas" yang menjadi lambang supremasi Pemain Terbaik Dunia versi France Football.

“Sebuah kebanggaan yang luar biasa terpilih memenangi Ballon d’Or, tapi juga pemain asal Argentina pertama yang menerima gelar bergengsi ini,” kata Messi melalui laman resmi France Football.

Ballon d’Or sudah tidak lagi berformat Eropa-sentris. Sejak 2007, seluruh jurnalis sepakbola terpilih dari seluruh penjuru bumi mengajukan suara untuk pemain yang opsinya tidak lagi terbatas pemain yang berasal atau bermain di belahan Eropa. Messi unggul mutlak dan menciptakan rekor baru. Messi meraih 473 poin, jumlah tertinggi sejak France Football menggagas penghargaan tersebut pada 1956.

Messi juga mencatat marjin terbesar dengan kandidat lain di posisi runner-up yang ditempati pemenang tahun lalu, Cristiano Ronaldo. Bintang Real Madrid berpredikat termahal dunia itu mengekor dengan 233 poin. Messi juga tercatat sebagai pemain Argentina pertama yang mampu merengkuh gelar tersebut. Tidak juga Diego Maradona yang mengakui langsung bahwasanya Messi merupakan suksesornya. Bisa dimaklumi karena Ballon d’Or dibuka universal sejak 2007, pada 1995 pemain non-Eropa diperkenankan asalkan bermain di klub Eropa.

“Sejujurnya saya bisa mengerti difavoritkan, tapi saya tidak menyangka unggul jauh, sebanyak 240 poin. Ballon d’Or merupakan sesuatu yang penting buatku. Semua yang terpilih merupakan pemain besar. Beberapa pemain besar bahkan tidak pernah memenanginya,” ujar Messi yang mengaku akan sulit untuk mengulangi prestasi serupa tahun depan.(DIM)

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
stendy @ Kamis, 10 Desember 2009 | 18:40
messi is the best
andre @ Kamis, 10 Desember 2009 | 08:43
etoo pindah ke inter itu mana berita nya

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.