Stuttgart Pecat Babbel  

VfB Stuttgart
ME Gunawan
06/12/2009 20:10
Ekspresi pelatih VfB Stuttgart, Markus Babbel di laga lanjutan Bundesliga melawan Bayer Leverkusen, 29 November 2009. Leverkusen unggul 4-0. AFP PHOTO DDP / JUERGEN SCHWARZ
Markus Babbel (© AFP 2009)

Liputan6.com, Stuttgart: Belum ada konfirmasi resmi dari VfB Stuttgart terkait pemecatan Markus Babbel dari jabatannya sebagai pelatih tim. Namun, harian terkemuka di Jerman, Bild dengan lantang menyatakan jika hasil buruk yang dilalui Aliaksandr Hleb dkk di laga pekan ke-15, hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan tamunya VfL Bochum, di Mercedez-Benz Arena, Sabtu (5/12) kemarin merupakan akhir dari kontribusi Babbel.

Kegagalan meraih poin penuh saat laga lawan Bochum merupakan hasil buruk yang diraih skuad asuhan Babbel dalam delapan pertandingan terakhir. Alhasil, posisi klub terjerembab ke dalam zona degradasi, menempati peringkat ke-16 dengan jumlah 12 angka. Seusai laga tersebut para pendukung klub, diperkirakan berjumlah dua ribu orang, melakukan aksi protes di depan markas klub yang terletak di NeckarPark. Saking ganasnya aksi tersebut, sejumlah fans dilaporkan ditangkap aparat keamanan.

Babbel, 37 tahun, diangkat Stuttgart menjadi pelatih kepala pada 23 November 2008 menggantikan Armin Veh. Pada 6 Mei 2009, seusai keberhasilannya menempati peringkat ketiga klasemen akhir Bundesliga musim 2008-09, Babbel mendapat kado, kontrak kerjanya diperpanjang sampai Juni 2011. Sayang, nasib berbicara lain.

Sementara itu, kapten tim, Thomas Hitzlsperger memberikan sinyal jika empat minggu lalu kondisi yang terjadi di dalam ruang ganti pemain sudah tidak kondusif. “Saya tidak akan mengatakan bahwa segala sesuatunya menjadi lebih buruk. Empat atau enam pekan lalu, saya telah katakan jika kondisinya mulai berubah (menjadi buruk),” ujarnya seperti yang dikutip Goal.

Meski terpuruk di Bundesliga, Stuttgart masih berpeluang melanjutkan kiprahnya di Liga Champions. Kemenangan atas Unirea Urziceni di matchday terakhir penyisihan Grup G yang akan berlangsung di Mercedez-Benz Arena, Rabu, 9 Desember, akan membawa Die Roten melangkah ke babak knock-out menemani Sevilla.(MEG)



Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tidak Mudah dan Sulit
Patrice Evra

Tidak Mudah dan Sulit  

Terlempar dari tim unggulan, hasil undian PD 2010 pantas disyukuri Prancis yang terhindar dari pertemuan dengan tim-tim raksasa. Tapi, Patrice Evra mewanti-wanti Les Bleus tidak akan mudah lolos dari penyisihan grup.