The Magpies Cuci Gudang  

Bursa Transfer
ME Gunawan
06/07/2009 15:15
Reaksi kekecewaan striker Newcastle United asal Nigeria, Obafemi Martins di laga lanjutan EPL lawan Manchester City di St James Park, Newcastle, 20 Oktober 2008. AFP PHOTO/CRAIG BROUGH
Obafemi Martins (© AFP 2009)

Liputan6.com, Newcastle: Lebih dari sebulan Newcastle United dijajakan, belum ada satu pun investor yang menyodorkan tawaran kongkret. Benar adanya, jika tiga investor, konsorsium dari Malaysia, Amerika Serikat (AS), dan lokal tertarik untuk mengakuisisi atau mengambil alih saham kepemilikan Mike Ashley di St James Park. Namun, ya itu tadi, kesepakatan jual-beli masih jauh dari harapan. Bandrol klub sendiri dipatok pada harga 90-100 juta pound.

Usut punya usut, berlarut-larutnya proses takeover disebabkan aransemen overdraft dan gaji tahunan para pemain yang diperkirakan mencapai jumlah sekitar 65 juta pound (atau sekitar Rp 1,085 triliun). Karena itu, guna mempercepat proses takeover, Ashley memutuskan melego 10 pemain The Magpies yang mempunyai gaji tinggi, semisal Obafemi Martins dan Fabricio Coloccini. Profil dan bandrol kesepuluh pemain tersebut telah disebar ke sejumlah agen yang tersebar di seluruh penjuru dunia.

Akan tetapi, seperti yang dilansir The Guardian, proses cuci gudang atau penjualan kesepuluh pemain itu tak semudah membalik tangan. Sebagian dari mereka ada yang menolak untuk hengkang dari Newcastle. Lainnya? Sulit untuk mencari klub. Penyebabnya, ya tingginya gaji yang mereka dapatkan.

Martins, striker Timnas Nigeria berusia 24 tahun ini disebut-sebut dilirik juara Bundesliga, VfL Wolfsburg, Sevilla (La Liga), dan Lyon (Ligue 1). Martins diduga ogah pindah ke Jerman, Spanyol ataupun Prancis. Namun, jika faktor itu dapat dieliminir, Martins pun hanya akan menerima bayaran sebesar 40 ribu pound (sekitar Rp 668 juta) per minggunya, kurang dari setengah dari pendapatannya di St James Park.

Coloccini, defender asal Argentina berusia 27 tahun diminati klub Turki, Galatasaray, yang menyodorkan fee transfer sebesar empat juta pound (sekitar Rp 66,8 miliar). Jauh dibanding biaya yang dikeluarkan Newcastle saat memboyongnya dari Deportivo La Coruna sebesar 10,3 juta pound. Lagipula, Galatasaray pun diklaim enggan untuk membayar Coloccini sebesar yang dikeluarkan The Magpies, 70 ribu (sekitar Rp 1,17 miliar) pound per pekan.

Sementara itu, setelah Michal Owen hijrah ke Manchester United, gelandang kontroversial, Joey Barton mendapat tawaran untuk bermain bersama klub promosi di musim depan, Birmingham City. Bos Blues, Alex McLeish berhasrat memboyong Barton ke St Andrews dengan status pemain pinjaman dengan gaji sebesar 25 ribu pound (sekitar Rp 417,5 juta), kurang dari setengah jumlah pendapatan Barton di St James Park.

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.