Young Laris Manis  

Bursa Transfer
12/07/2009 20:15
Aksi winger Aston Villa, Ashley Young di laga replay putaran keempat FA Cup melawan Doncaster Rovers yang digelar di Villa Park, Birmingham, 4 Februari 2009. AFP PHOTO / Adrian Dennis
Ashley Young (© AFP 2009)

Liputan6.com, Manchester: Tiga tim, Manchester United, Tottenham Hotspur, dan Barcelona bersaing memperebutkan bintang muda Aston Villa, Ashley Young. Bandrol pemain sayap Timnas Inggris yang pada 9 Juli lalu genap berusia 24 tahun diperkirakan mencapai kitaran 25 juta pound atau sekitar Rp 412,5 miliar.

Ketiga klub menyodorkan penawaran dengan cara atau opsi yang berbeda. Manajer Spurs, Harry Redknapp menyodorkan cash 10 juta pound plus winger David Bentley, yang dinilai ber-value 15 juta pound. Sementara, manajer MU, Sir Alex Ferguson bersiap menyodorkan dana tunai penuh. Pun demikian halnya dengan Los Blaugrana.

Menengok pengalaman di musim lalu, Ferguson menyadari salah satu kelemahan timnya terletak di sektor sayap kiri. Dengan kian uzurnya Ryan Giggs, Ferguson berharap Young mampu menambal kekurangan United.

Di lain pihak, Young yang diboyong bos Villa, Martin O’Neill dari Watford dengan fee 9,65 juta pound, 23 Januari 2007, masih tetap menjadi pemain kunci klub yang bermarkas di Kota Birmingham tersebut. Namun, bukan rahasia jika O’Neill sedang memburu winger kiri lainnya, Stewart Downing yang berambisi meninggalkan Middlesbrough setelah terdegradasi ke divisi championship.

Setelah mendapat “rezeki” 80 juta pound (sekitar Rp 1,32 triliun), Ferguson baru menghabiskan 19 juta pound untuk merekrut Antonio Valencia dari Wigan Athletic dan winger muda Bordeaux, Gabriel Obertan. Lagipula, MU menerima tambahan dana hasil penjualan Frazier Campbell ke Sunderland dengan fee 5 juta pound. Artinya, di “saku” Ferguson, minimal, terdapat fulus sebesar 66 juta pound (sekitar 1,089 triliun).

Jadi? Selain Young, menarik melihat target berikutnya yang bakal dibidik Ferguson.



Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.