Soal Sanksi, Ferguson Nrimo  

Manchester United
Dimas Ramadani
27/10/2009 16:44
Sir Alex Ferguson (sportsmail)

Liputan6.com, Manchester: Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson tengah harap-harap cemas. Kakek berusia 67 tahun ini pada 19 Oktober lalu dituntut Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) dengan tuduhan tindakan tak pantas atas komentarnya yang menuding wasit Alan Wiley tidak cukup fit memimpin pertandingan.

Tudingan yang menjerat Ferguson ke tengah badai kontroversial setelah tim besutannya bermain imbang 2-2 dengan Sunderland di Old Trafford. Tidak seperti biasanya, Ferguson melunak menghadapi tekanan yang mengarah kepadanya. Manajer paling sepuh di Liga Premier ini diramalkan akan mengambil sikap nrimo terhadap tuntutan ketika agenda personal hearing digelar bulan depan demi meringankan hukuman.

Permintaan maaf Ferguson dikritik Alan Leighton, sekretaris jenderal persatuan wasit, Prospect . Maafnya dianggap setengah hati dan dianggap arogan karena tidak menyesali komentar yang dianggap meremehkan korps berbaju hitam. Apalagi Wiley merupakan salah satu wasit paling top di Inggris. Kini Ferguson yang memiliki tenggat waktu hingga 3 November untuk merespon dihadapkan pada hukuman berupa denda dan kemungkinan touchline ban.

Ferguson, setelah berkonsultasi dengan Graham Bean, mantan petinggi FA untuk urusan komplain, berharap bisa menentramkan dewan panelis dengan menjelaskan komentar dan motivasi di balik itu. Kubu Ferguson yakin mereka bisa menghindari touchline ban, didasari belum adanya manajer yang terjerat hukuman tersebut akibat melontarkan komentar pascapertandingan.

Larangan menemani timnya di bangku cadangan sebelumnya diberikan atas kelakuan yang dianggap melanggar di pinggir lapangan atau di bangku cadangan. Dalam artian masih dalam konteks pertandingan. Dengan permohonan maaf tersebut Ferguson berharap FA bisa memaklumi.

Ferguson bisa bernapas lega karena terlepas dari penyelidikan terkait kecamannya terhadap wasit Andre Marriner yang memimpin laga yang berakhir dengan kekalahan 0-2 dari Liverpool. Ferguson mempertanyakan pengalaman Marriner memimpin pertandingan dengan tekanan berat seperti di Anfield, Minggu (25/10) lalu. (DIM)

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tidak Mudah dan Sulit
Patrice Evra

Tidak Mudah dan Sulit  

Terlempar dari tim unggulan, hasil undian PD 2010 pantas disyukuri Prancis yang terhindar dari pertemuan dengan tim-tim raksasa. Tapi, Patrice Evra mewanti-wanti Les Bleus tidak akan mudah lolos dari penyisihan grup.