Gol Terry Menangkan Chelsea  

Pekan Ke-12 Liga Premier
ME Gunawan
09/11/2009 00:58
Kegembiraan kapten Chelsea, John Terry (kiri) dan rekannya Frank Lampard (kanan) seusai mencetak gol ke gawang MU dalam lanjutan EPL yang digelar di Stamford Bridge, 8 November 2009. Chelsea unggul 1-0. AFP PHOTO/Adrian Dennis
Terry dan Lampard (© AFP 2009)

Liputan6.com, London: Pukulan telak didapat juara bertahan Manchester United. Berkunjung ke Stamford Bridge, Minggu (8/11), MU harus mengakui keunggulan tuan rumah Chelsea 0-1 (0-0). Gol semata wayang kemenangan The Blues dihasilkan lewat sundulan kapten tim John Terry 14 menit sebelum waktu normal berakhir. Selain meneguhkan rekor tak terkalahkan di kandang, kemenangan ini kian mengukuhkan posisi Chelsea di puncak klasemen. Kini, Blues unggul lima angka dari MU dan Arsenal yang baru memainkan 11 pertandingan.

Menjamu MU, Carlo Ancelotti menurunkan Ricardo Carvalho sebagai tandem John Terry. Di lini depan, duet Nicolas Anelka dan Didier Drogba tetap dipertahankan dengan dukungan Deco. Di lain pihak, Sir Alex Ferguson membuat kejutan dengan mencadangkan Nemanja Vidic dan lebih memilih duet Wes Brown dan Jonathan Evans. MU pun tampil dengan lone striker, Wayne Rooney yang didukung lima gelandang.

Sejak kick-off babak pertama, MU mencoba mengambil inisiatif. Tapi, justru Chelsea yang memperoleh peluang pertama di menit keempat lewat tendangan Branislav Ivanovic yang masih mengarah tepat ke dalam pelukan Edwin van der Sar. Di menit ke-10, Rooney mencoba menaikkan tensi pertandingan dengan melancarkan tendangan yang masih melambung di atas gawang Petr Cech.

Dinamisnya aksi Darren Fletcher dkk di sektor tengah membuat Chelsea mencoba menekan tamunya lewat sisi sayap. Di menit ke-27 tendangan Anelka dari jarak 25 meter masih dapat diantisipasi dengan baik oleh Van der Sar. Empat menit kemudian, kiper gaek asal Belanda itu kembali melakukan penyelamatan dengan menepis sepakan kaki kiri Anelka. Sampai turun minum tiba, skor masih tetap 0-0.

Di awal babak kedua, MU tetap memegang kendali jalannya pertandingan. Semenit setelah kick-off tendangan Fletcher melambung. Semenit kemudian, Fletcher menyodorkan umpan panjang akurat kepada Ryan Giggs yang menyusuri sisi kanan pertahanan Chelsea. Sayang, umpan Giggs terlalu deras untuk disambut Anderson. Di menit ke-57, Branislav Ivanovic menjadi pemain pertama yang tercatat dalam notes wasit akibat tackling-nya terhadap Giggs.

Perlahan, Chelsea mulai menggeliat. Di menit ke-60, memanfaatkan bola liar dari luar kotak penalti, tendangan Frank Lampard masih dapat diantisipasi Van der Sar. Enam menit kemudian, MU mendapat peluang bersih. Setelah bekerja sama dengan Antonio Valencia, Rooney melancarkan tendangan keras ke arah gawang. Sayang, bola masih meluncur tipis di sisi kanan gawang Cech. Tujuh menit kemudian, Rooney kembali memaksa Cech bekerja keras. Dari jarak 20 meter, sepakan melengkung Rooney harus susah payah ditip Cech.

Di sela-sela melakukan penekanan, gawang MU justru kebobolan di menit ke-76. Bermula dari pelanggaran yang dilakukan Fletcher terhadap Ashley Cole di sektor sayap kanan pertahanan MU. Tendangan bebas diambil Lampard. Bola berhasil disundul Terry dan meluncur ke sisi kiri gawang Van der Sar. 1-0 untuk Chelsea. Gol ini mendapat protes dari para pemain MU mengingat saat bola disundul Terry, Drogba berada dalam posisi off-side dan dianggap melakukan interferensi lewat gerakan sepaknya yang menendang angin. Namun, wasit Martin Atkinson bergeming.

Sejak itu, MU menggempur habis pertahanan Chelsea. Dalam keadaan tertinggal, Ferguson mencoba mengubah nasib dengan memasukkan Michael Owen dan Gabriel Obertan. Namun, sampai lima menit injury time, MU gagal mencetak gol balasan. Skor 1-0 untuk Chelsea tetap bertahan.

Susunan Pemain:
Chelsea: Cech, Ivanovic (KK), Carvalho (KK), Terry, Ashley Cole, Essien, Lampard, Ballack, Deco (Joe Cole), Drogba (KK, Kalou), Anelka (Alex).
MU: Van der Sar, O'Shea, Brown, Evans (KK), Evra, Fletcher, Carrick, Anderson (Owen), Valencia (KK), Rooney (KK), Giggs (Obertan).
Wasit: Martin Atkinson.

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tidak Mudah dan Sulit
Patrice Evra

Tidak Mudah dan Sulit  

Terlempar dari tim unggulan, hasil undian PD 2010 pantas disyukuri Prancis yang terhindar dari pertemuan dengan tim-tim raksasa. Tapi, Patrice Evra mewanti-wanti Les Bleus tidak akan mudah lolos dari penyisihan grup.