Terpola, Pertahanan Terbaik Berbuah Titel  

Chelsea
Dimas Ramadani
10/11/2009 12:54
Kapten Chelsea, John Terry menahan gerak laju penyerang MU, Wayne Rooney, saat Chelsea menundukkan MU 1-0 dalam lanjutan Liga Premier di Stamford Bridge, 8 November 2009. AFP PHOTO/Adrian Dennis
John Terry (© AFP 2009)

Liputan6.com, London: Kemenangan 1-0 atas Manchester United, Minggu (8/11), menempatkan Chelsea unggul lima poin di puncak klasemen sementara Liga Premier. Perjalanan menuju tangga juara masih panjang tapi jejak langkah yang ditorehkan The Blues mengguratkan kalau tim besutan Carlo Ancelotti ini punya kans kuat menggapai gelar juara untuk keempat kalinya.

Kokohnya lini pertahanan menjadi faktor penting keberhasilan sebuah klub menjuarai Liga Premier. Polanya terbentuk demikian. Dari sembilan musim terakhir, sejak 2000, hanya meleset dua kali yakni pada musim 2001-02 dan 2006-07. Berarti tingkat probabilitas berada di angka 77,7 persen. Di musim tersebut klub dengan pertahanan terbaik meraih posisi runner-up.

Pertahanan Chelsea sangat kokoh musim ini, terutama jika bermain di kandang, Stamford Bridge. Gawang Chelsea tidak kebobolan dalam 11 laga dan 782 menit di musim ini untuk semua kompetisi. Terakhir kali Petr Cech memungut bola dari gawangnya yakni saat Stephen Hunt melesakkan gol untuk Hull City saat Liga Premier baru berumur 28 menit.

Total, musim ini Chelsea kebobolan delapan kali. Liverpool yang punya tradisi kuat dalam menjaga gawangnya dari kebobolan menorehkan 17. Raihan terdekat ditorehkan MU dan Aston Villa yang kebobolan 12 kali. Jika Terry dkk mampu menjaga tren positif seperti ketika meredam Wayne Rooney dkk, titel Liga Premier sangat dekat dengan mereka.

Berikut catatan pertahanan terbaik dan posisi di klasemen akhir:
*(musim, tim, kebobolan, posisi terakhir)
2009-10, Chelsea, 8, ?
2008-09, Manchester United, 24, juara
2007-08, Manchester United, 22, juara
2006-07, Chelsea, 24, runner-up
2005-06, Chelsea, 22, juara
2004-05, Chelsea, 15, juara
2003-04, Arsenal, 26, juara
2002-03, Manchester United, 34, juara
2001-02, Liverpool, 30, runner-up
2000-01, Manchester United, 31, juara

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.