Alasan Pasifnya MU di Bursa Januari
Manchester United ME Gunawan23/11/2009 16:00
Bos Manchester United, Sir Alex Ferguson (sweater hitam) berpose dengan pemain barunya: Michael Owen, Antonio Valencia dan Gabriel Obertan pada 13 Juli 2009 di pusat latihan tim di Carrington, Manchester. AFP PHOTO/NEIL JONES
Rekrutmen Baru MU (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Manchester: Di bursa transfer musim panas lalu, Manchester United membuat kejutan dengan hanya membeli dua pemain yang dikategorikan pemain non-bintang, yaitu dua winger Antonio Valencia dan Gabriel Obertan. Dana klub yang terkuras guna mendaratkan kedua pemain di Old Trafford ditaksir hanya mencapai 19 juta pound atau sekitar Rp 300 miliar.
Melihat besaran tersebut, kebijakan Sir Alex Ferguson mendatangkan pertanyaan berbagai pihak. Pasalnya, sebelum membeli kedua pemain tersebut, MU menerima pendapatan dalam jumlah sangat besar menyusul dilegonya Cristiano Ronaldo dengan fee 80 juta pound ke Real Madrid. Artinya, secara kasar, MU masih mempunyai 60 juta pound untuk dibelanjakan di bursa.
Menjelang dibukanya bursa transfer musim dingin Januari 2010, publik pun menanti gerak langkah The Red Devils. Sejumlah pemain top kerap dispekulasikan bakal diboyong Ferguson, di antaranya bomber VfL Wolfsburg asal Bosnia, Edin Dzeko, striker andalan Valencia dan Spanyol, David Villa, dan kiper CSKA Moskow, Igor Akinfeev.
Namun, seperti yang dikutip Daily Mirror, Ferguson bersikukuh tidak akan bergerak aktif di bursa Januari. Dengan kata lain, MU bersikap adem ayem dan mempertahankan komposisi skuad seperti semula. Apa alasan Ferguson di balik kebijakan “pelitnya” itu?
“Pada Januari, saya akan berada dalam situasi yang sama seperti yang terjadi di musim panas lalu (tidak membeli pemain bintang). Sebab, saya tidak melihat value yang sebenarnya. Banyak pemain yang nongol di bursa. Tapi, harganya sungguh keterlaluan, 50 juta pound seorang!” tegas Ferguson.
Terlepas dari kebijakan di bursa, menjelang matchday kelima penyisihan Grup B Liga Champions melawan Besiktas di Old Trafford, Rabu (25/11) lusa, Ferguson memberi konfirmasi bakal memberi kesempatan kepada sejumlah para pemain pinggirannya. Seperti diketahui, MU telah memastikan diri lolos ke babak knock-out.
“Saya tidak yakin dengan keuntungan menjadi juara atau hanya tampil sebagai runner-up grup. Sebab, dalam undian nanti, Anda tetap akan berhadapan dengan tim-tim elite. Jadi, meskipun kami mempunyai rekor kandang dan tandang yang bagus di kompetisi Eropa, saya akan melakukan perubahan dan memberi kesempatan kepada sejumlah pemain muda,” pungkas Ferguson.(MEG)
Melihat besaran tersebut, kebijakan Sir Alex Ferguson mendatangkan pertanyaan berbagai pihak. Pasalnya, sebelum membeli kedua pemain tersebut, MU menerima pendapatan dalam jumlah sangat besar menyusul dilegonya Cristiano Ronaldo dengan fee 80 juta pound ke Real Madrid. Artinya, secara kasar, MU masih mempunyai 60 juta pound untuk dibelanjakan di bursa.
Menjelang dibukanya bursa transfer musim dingin Januari 2010, publik pun menanti gerak langkah The Red Devils. Sejumlah pemain top kerap dispekulasikan bakal diboyong Ferguson, di antaranya bomber VfL Wolfsburg asal Bosnia, Edin Dzeko, striker andalan Valencia dan Spanyol, David Villa, dan kiper CSKA Moskow, Igor Akinfeev.
Namun, seperti yang dikutip Daily Mirror, Ferguson bersikukuh tidak akan bergerak aktif di bursa Januari. Dengan kata lain, MU bersikap adem ayem dan mempertahankan komposisi skuad seperti semula. Apa alasan Ferguson di balik kebijakan “pelitnya” itu?
“Pada Januari, saya akan berada dalam situasi yang sama seperti yang terjadi di musim panas lalu (tidak membeli pemain bintang). Sebab, saya tidak melihat value yang sebenarnya. Banyak pemain yang nongol di bursa. Tapi, harganya sungguh keterlaluan, 50 juta pound seorang!” tegas Ferguson.
Terlepas dari kebijakan di bursa, menjelang matchday kelima penyisihan Grup B Liga Champions melawan Besiktas di Old Trafford, Rabu (25/11) lusa, Ferguson memberi konfirmasi bakal memberi kesempatan kepada sejumlah para pemain pinggirannya. Seperti diketahui, MU telah memastikan diri lolos ke babak knock-out.
“Saya tidak yakin dengan keuntungan menjadi juara atau hanya tampil sebagai runner-up grup. Sebab, dalam undian nanti, Anda tetap akan berhadapan dengan tim-tim elite. Jadi, meskipun kami mempunyai rekor kandang dan tandang yang bagus di kompetisi Eropa, saya akan melakukan perubahan dan memberi kesempatan kepada sejumlah pemain muda,” pungkas Ferguson.(MEG)
Online Business Opportunity
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
Generate Online Income from Home
Make money, part time from $2,000 - $5,000 weekly. Register Free Here
www.vemmabuilder.com
Make money, part time from $2,000 - $5,000 weekly. Register Free Here
www.vemmabuilder.com
Bookmark
Wawancara
Patrice Evra
Tidak Mudah dan Sulit
Terlempar dari tim unggulan, hasil undian PD 2010 pantas disyukuri Prancis yang terhindar dari pertemuan dengan tim-tim raksasa. Tapi, Patrice Evra mewanti-wanti Les Bleus tidak akan mudah lolos dari penyisihan grup.
Online Business Opportunity
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
Generate Online Income from Home
Make money, part time from $2,000 - $5,000 weekly. Register Free Here
www.vemmabuilder.com
Make money, part time from $2,000 - $5,000 weekly. Register Free Here
www.vemmabuilder.com
