Cara Wigan Bayar Kekecewaan Suporter  

Pascalaga Tottenham vs Wigan
Dimas Ramadani
24/11/2009 07:58
Pemandangan papan skor di White Hart Lane ketika Tottenham Hotspur membantai Wigan Athletic 9-1 dalam lanjutan Liga Premier, 22 November 2009. AFP PHOTO/Adrian Dennis
Tottenham vs Wigan (© AFP 2009)

Liputan6.com, London: Para pemain Wigan Athletic diserang rasa malu yang akut. Bagaimana tidak? Gawang mereka dibobol sembilan gol saat bertandang ke markas Tottenham Hotspur, yang lima di antaranya dilesakkan Jermain Defoe, sementara Wigan hanya sanggup membalas sebuah.

Didorong rasa malu itu pulalah Mauro Melchiot dkk menyusun rencana membayar kekecewaan suporter setia mereka yang turut menyertai ke White Hart Lane, Minggu (22/11). Wigan mengkonfirmasi akan mengembalikan 100 persen uang pembelian tiket tandang tersebut.

Melchiot, kapten The Latics, berkata: “Sebagai satu kesatuan kami merasa telah mengecewakan suporter kami, dan langkah ini—menguangkan kembali tiket pertandingan—merupakan cara menghargai loyalitas mereka. Tidak banyak yang bisa dikatakan. Intinya kami bermain di bawah standar dan berutang terhadap para suporter.”

Melchiot berharap tim kini bisa fokus mengembalikan irama permainan untuk partai di pekan berikutnya. “Kami pemain profesional yang semestinya bertanggung jawab dan terus mengarahkan langkah ke depan tanpa mengabaikan fans,” imbuh bek internasional Belanda tersebut.

Melalui laman resminya, Wigan menyatakan akan membayar penuh tiket yang dibeli dari loket di DW Stadium, stadion yang menjadi markas mereka. Para suporter diharapkan menghubungi baik secara langsung maupun via telepon sebelum 4 Desember, yang untuk selanjutnya akan dikirimi pengembalian uang dalam tempo kuurang dari 14 hari.

Sementara itu, owner Wigan, Dave Whelan tetap memberi dukungan buat manajer Roberto Martinez yang banyak ditimpa kritik setelah kekalahan terbesar kedua selama Liga Premier itu. Kekalahan telak itu menjadi hasil memalukan kedua musim ini, setelah bulan lalu dihajar Portsmouth empat gol tanpa balas.

“Kekalahan 9-1 sungguh sangat serius dan kami harus menengadahkan kepala meskipun malu. Saya yakin Roberto (Martinez) bakal mampu mengembalikan kebanggaan para pemain. Dia manajer Wigan dan saya menaruh kepercayaan penuh untuknya. Saya juga yakin suporter juga demikian,” tutur Whelan yang menganggap masa-masa sulit ini tidak terlepas dari kesalahan Steve Bruce, mantan manajer Wigan, kepada Sky Sports News.(DIM)

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tidak Mudah dan Sulit
Patrice Evra

Tidak Mudah dan Sulit  

Terlempar dari tim unggulan, hasil undian PD 2010 pantas disyukuri Prancis yang terhindar dari pertemuan dengan tim-tim raksasa. Tapi, Patrice Evra mewanti-wanti Les Bleus tidak akan mudah lolos dari penyisihan grup.