Carletto Pilih Liga Champions  

Chelsea
ME Gunawan
29/11/2009 19:15
Manajer Chelsea, Carlo Ancelotti di sesi konferensi pers di Vicente Calderon Stadium, Madrid, 2 November 2009 jelang laga Liga Champions lawan Atletico Madrid. AFP PHOTO / PIERRE-PHILIPPE MARCOU
Carlo Ancelotti (© AFP 2009)

Liputan6.com, London: Lebih memilih meraih gelar Liga Champions dibanding Liga Premier. Itulah angan-angan atau ambisi Carlo Ancelotti dalam musim pertamanya menukangi Chelsea. Hal itu diungkapkan Carletto, panggilan akrabnya, jelang laga big-match melawan Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (29/11).

Dalam sejarah Liga Champions, Ancelotti termasuk sosok yang istimewa, meraih dua kali gelar, baik ketika masih aktif bermain bersama AC Milan di musim 1989 dan 1990, juga tatkala menukangi Rossoneri di tahun 2003 dan 2007.

“Saya tahu jika di Inggris lebih penting artinya meraih gelar Liga Premier. Tapi, saya lebih memilih Liga Champions,” tegas Ancelotti seperti yang dikatakannya kepada BBC Radio Five Live. Sebab, “Kompetisi Liga Champions merupakan gelar terpenting di Italia dan dunia. Jika memungkinkan kami mencoba untuk meraih keduanya,” imbuhnya.

Setelah berhasil dua kali merebut gelar premiership (saat tim diarsiteki Jose Mourinho) pada 2005 dan 2006, Chelsea gagal meraih gelar paling bergengsi di Eropa itu setelah kalah dari Manchester United dalam adu penalti di babak final yang berlangsung di Luzhniki Stadium, Moskow, Rusia, 21 Mei 2008.

Ancelotti membantah jika angan-angannya itu lebih disebabkan tuntutan atau target yang diembankan owner klub Roman Abramovich. “Ketika saya baru bergabung, ia (Abramovich) tidak meminta saya untuk memenangi gelar Liga Champions,” tandasnya.

Lebih jauh, Ancelotti menilai Chelsea tidak perlu untuk terjun aktif di bursa transfer musim dingin Januari 2010. “Tidak penting bagi kami untuk memiliki pemain baru. Sebab, semua pemain dalam skuad berada dalam kondisi yang sangat bagus. Jika kami berhasil tampil konsisten sampai Januari, kami tidak perlu merekrut siapapun,” pungkasnya.(MEG)

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.