Indonesia Dijinakkan Kuwait
Kualifikasi Piala Asia 2011 Dimas Ramadani15/11/2009 00:35
Striker Timnas Kuwait, Bader Al Mutwa dibayang-bayangi gelandang Indonesia, M.Ilham. Indonesia kalah 1-2 dalam partai kualifikasi Piala Asia 2011 di Kuwait City, 14 November 2009. AFP PHOTO/YASSER AL-ZAYYAT
Kuwait vs Indonesia (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Kuwait City: Indonesia pulang dengan tangan hampa dalam lawatannya ke Stadion Al Kuwait Sports Club di Kuwait City dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia, Sabtu (14/11). Memimpin terlebih dahulu melalui sundulan Bambang Pamungkas, dua gol dari Bader Al Mutwa membawa tuan rumah Kuwait menang 2-1.
Dengan hasil ini Kuwait naik ke peringkat kedua Grup B dengan memperoleh enam poin, atau tertinggal satu poin dari Australia yang memuncaki klasemen. Sementara itu, bagi Indonesia kekalahan pertama dari tiga kali bermain ini membuat tim asuhan Benny Dollo tertahan di posisi juru kunci dengan poin dua.
Ancaman serius menimpa Indonesia di menit ke-22 saat sebuah tendangan gelandang Kuwait menerpa tiang gawang. Menit ke-31 gawang yang dikawal Hameed Youssef mulai disatroni Indonesia ketika tendangan keras M. Ilham bisa dibloknya. Dari tendangan penjuhu inilah Laskar Merah Putih membungkam tuan rumah.
Sepak pojok yang dilepaskan Ismed Sofyan ditanduk Bambang Pamungkas dan tidak bisa dihentikan Hameed. Indonesia memimpin 1-0. Kuwait terlecut untuk menyerang pertahanan tim tamu tapi mampu diredam pertahanan Indonesia yang dikomandoi Charis Yulianto. Hingga masuk istirahat Indonesia mampu menjaga keunggulan.
Di babak kedua Kuwait berusaha mengurung pertahanan timnas. Sedangkan Bambang dkk mengandalkan serangan balik yang tidak terlalu membahayakan gawang tuan rumah. Keunggulan itu berubah ketika pertandingan memasuki satu jam. Wasit menunjuk titik putih dan penalti diselesaikan dengan sempurna oleh bader Al Mutwa yang mengecoh Markus Horison.
Keputusan penalti diberikan setelah Ilham menjatuhkan Waleed Ali Jumah di sisi kanan kotak penalti. Keputusan yang patut dipertanyakan, namun protes timnas tidak digubris wasit. Selang semenit penyelamatan akrobatik Markus mampu menepis tendangan keras Bader.
Satu poin yang sudah tercium kubu Indonesia menguap saat waktu normal tersisa tiga menit. Lemahnya pengawalan terhadap Bader membuat striker berusia 24 tahun itu dengan dengan leluasa mengarahkan sepakan ke tiang jauh. Markus tidak berdaya dan Kuwait membalikkan keadaan jadi 2-1.
Memasuki injury time Bambang hampir saja menyamakan kedudukan ketika Hameed gagal menangkap bola dengan sempurna. Bola lepas ditendang striker Persija Jakarta ini namun bisa dihalau sundulan pemain bertahan lawan tepat di depan garis gawang. Indonesia memiliki kesempatan membalas dendam saat Kuwait bertandang ke Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu, 18 November. (DIM)
Dengan hasil ini Kuwait naik ke peringkat kedua Grup B dengan memperoleh enam poin, atau tertinggal satu poin dari Australia yang memuncaki klasemen. Sementara itu, bagi Indonesia kekalahan pertama dari tiga kali bermain ini membuat tim asuhan Benny Dollo tertahan di posisi juru kunci dengan poin dua.
Ancaman serius menimpa Indonesia di menit ke-22 saat sebuah tendangan gelandang Kuwait menerpa tiang gawang. Menit ke-31 gawang yang dikawal Hameed Youssef mulai disatroni Indonesia ketika tendangan keras M. Ilham bisa dibloknya. Dari tendangan penjuhu inilah Laskar Merah Putih membungkam tuan rumah.
Sepak pojok yang dilepaskan Ismed Sofyan ditanduk Bambang Pamungkas dan tidak bisa dihentikan Hameed. Indonesia memimpin 1-0. Kuwait terlecut untuk menyerang pertahanan tim tamu tapi mampu diredam pertahanan Indonesia yang dikomandoi Charis Yulianto. Hingga masuk istirahat Indonesia mampu menjaga keunggulan.
Di babak kedua Kuwait berusaha mengurung pertahanan timnas. Sedangkan Bambang dkk mengandalkan serangan balik yang tidak terlalu membahayakan gawang tuan rumah. Keunggulan itu berubah ketika pertandingan memasuki satu jam. Wasit menunjuk titik putih dan penalti diselesaikan dengan sempurna oleh bader Al Mutwa yang mengecoh Markus Horison.
Keputusan penalti diberikan setelah Ilham menjatuhkan Waleed Ali Jumah di sisi kanan kotak penalti. Keputusan yang patut dipertanyakan, namun protes timnas tidak digubris wasit. Selang semenit penyelamatan akrobatik Markus mampu menepis tendangan keras Bader.
Satu poin yang sudah tercium kubu Indonesia menguap saat waktu normal tersisa tiga menit. Lemahnya pengawalan terhadap Bader membuat striker berusia 24 tahun itu dengan dengan leluasa mengarahkan sepakan ke tiang jauh. Markus tidak berdaya dan Kuwait membalikkan keadaan jadi 2-1.
Memasuki injury time Bambang hampir saja menyamakan kedudukan ketika Hameed gagal menangkap bola dengan sempurna. Bola lepas ditendang striker Persija Jakarta ini namun bisa dihalau sundulan pemain bertahan lawan tepat di depan garis gawang. Indonesia memiliki kesempatan membalas dendam saat Kuwait bertandang ke Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu, 18 November. (DIM)
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Cord Blood Banking with Cordlife
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Bookmark
Wawancara
Mohamed Zidan
Tetap Lapar dengan Gelar
Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Cord Blood Banking with Cordlife
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
