Maradona Diganjar Sanksi dan Denda  

Timnas Argentina
ME Gunawan
16/11/2009 00:55
Kekecewaan pelatih Argentina, Diego Armando Maradona di laga lanjutan kualifikasi PD 2010 menjamu Brasil di Rosario, Santa Fe, 5 September 5, 2009. Argentina kalah 1-3. AFP PHOTO / Juan Mabromata
Diego Maradona (© AFP 2009)

Liputan6.com, Zurich: Setelah bersidang selama kurang lebih tiga jam, Minggu (15/11), Komisi Disiplin FIFA menjatuhkan hukuman atau sanksi berupa larangan mendampingi tim selama dua bulan ke muka dan denda sebesar 15 ribu pound kepada pelatih Timnas Argentina, Diego Armando Maradona menyusul komentar tak pantas alias sumpah serapah yang dikeluarkannya pascalaga lawan Uruguay di Stadion Centenario, Montevideo, 14 Oktober lalu.

Saking gembira melihat keberhasilan Lionel Messi dkk meraih tiket otomatis ke putaran final Piala Dunia (PD) 2010 di Afrika Selatan menyusul kemenangan 1-0 atas La Celeste, Maradona melontarkan komentar miring kepada para jurnalis. “Mereka (wartawan) memperlakukanku seperti tanah yang kotor,” katanya (Baca: Luapan Kegembiraan dan Kekesalan Maradona).

Caci maki ala Maradona yang terekam di layar kaca itu tak urung membuat FIFA turun tangan. Di mata Presiden Sepp Blatter, tindakan “Si Tangan Tuhan” itu jelas-jelas indisipliner. Karena itu FIFA menggelar investigasi (Baca: FIFA Selidiki Sumpah Serapah Maradona).

Dengan hukuman dua bulan yang aktif berlaku pada hari ini, 15 November, sampai 15 Januari 2010, tidak mengganggu posisi Maradona sebagai pelatih Messi dkk. Hanya, Maradona tidak dapat mendampingi anak-anak asuhannya dalam dua pertandingan persahabatan, melawan Republik Ceska pada 16 Desember dan satu partai lainnya yang belum ditentukan lawan dan waktunya.

Selain menjatuhkan sanksi dan denda, Komisi Disiplin juga memperingatkan Maradona untuk tidak mengulang tindakannya itu. FIFA mengancam bakal menjatuhkan hukuman yang jauh lebih keras andaikata idola publik Napoli itu kembali berulah.(MEG)



Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.