Pellegrini Siapkan Empat Striker Sekaligus  

Jelang Real Madrid vs Alcorcon
Dimas Ramadani
10/11/2009 14:25
Wajah frustasi pelatih Real Madrid, Manuel Pellegrini seusai kekalahan timnya 0-4 dari AC Alcorcon i laga leg pertama 32 besar Copa del Rey, 27 Oktober 2, 27 Oktober 2009. Madrid kalah 0-4!
Manuel Pellegrini (marca)

Liputan6.com, Madrid: Rabu (11/11) dini hari WIB nanti ambisi Real Madrid menyamai torehan Barcelona mendapat ujian serius. Madrid wajib meraih keunggulan lima gol atas Alcorcon agar bisa tetap melaju di kancah Copa del Rey.

Mungkinkah? Sangat mungkin meski lima gol tidaklah mudah. Meski hanya anggota Segunda B, sekelas divisi tiga, dan bermain di Santago Bernabeu, Alcorcon di leg pertama mampu mempermalukan klub dengan gelar juara terbanyak di Spanyol itu dengan skor mencolok empat gol tanpa balas.

Untuk mewujudkan langkah ke babak 16 besar, Manuel Pellegrini akan menerapkan strategi gung-ho, menyerang frontal. Seperti dilansir harian Spanyol, AS, entrenador Madrid ini siap menurunkan empat tukang gedor sekaligus. Mereka adalah Kaka, Gonzalo Higuain, Ruud van Nistelrooy dan Raul Gonzalez.

Untuk lini tengah Pellegrini menempatkan dua gelandang pekerja keras Lassana Diarra dan Mahamadou Diarra. Dengan karakter bertahan yang menonjol, duo Diarra ini menjadi filter serangan lawan pertama sebelum sampai ke kuartet pertahanan yang digalang Pepe. Keduanya juga sekaligus penopang serangan frontal empat penyerang Los Merengues.

Dari kubu Alcorcon, cedera membayangi klub yang berasal dari daerah sub-urban di Kota Madrid tersebut. Salah satu yang membuat Alcorcon terpukul adalah masalah flu yang menerpa Borja Gomez, pencetak dua gol di leg pertama. (DIM)

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.