Menang, Madrid Tetap Tersingkir
Babak 32 Besar Copa del Rey ME Gunawan11/11/2009 03:50
Kekecewaan bintang Real Madrid, Kaka, di laga babak 32 besar Copa del Rey melawan AD Alcorcon di Santiago Bernabeu, 10 November 2009. Madrid kalah agregat 1-4. AFP PHOTO / JAVIER SORIANO
Kaka (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Madrid: Raksasa itu pun tumbang di tangan liliput. Itulah perumpamaan yang pas untuk menggambarkan nasib klub elite Spanyol Real Madrid di ajang Copa del Rey. Dihadapkan pada mission impossible, mencetak minimal lima gol untuk lolos ke babak 16 besar, Los Blancos hanya mampu mencetak satu gol ke gawang AD Alcorcon, klub kasta ketiga, di leg kedua babak 32 besar, Selasa (10/11) malam waktu setempat atau Rabu (11/11) dinihari WIB. Alhasil, Madrid yang kalah 0-4 di leg pertama, tersingkir dengan agregat 1-4.
Kekalahan Madrid lebih banyak disebabkan kondisi mental Raul Gonzalez dkk yang tak mampu melepaskan diri dari tekanan atau beban mencetak gol sebanyak mungkin. Karena itulah hampir di sepanjang pertandingan, terutama di babak pertama, Madrid tampil tak terpola, cenderung tampil individualistis dan ingin buru-buru menjebol gawang lawan. Tampil nyaris full-team, Manuel Pellegrini benar-benar “kalap” dengan menurunkan tiga striker sekaligus plus Kaka dan memasang Mahamadou Diarra sebagai bek kanan.
Sejak kick-off babak pertama dimulai, Madrid begitu bernafsu memborbardir pertahanan Alcorcon yang digalang Inigo Lopez dkk. Empat menit berlalu, sepakan Ruud van Nistelrooy masih dapat diblok kiper Juanma. Tiga menit kemudian, giliran sepakan Alvaro Arbeloa yang ditepis Juanma. Dalam 10 menit pertama, pertandingan berjalan setengah lapangan. Madrid pun mendapat empat kali corner.
Di menit ke-25, crossing akurat Lassana Diarra yang kerap berakselerasi di sektor sayap secara gemilang dapat diantisipasi Juanma. Frustasi tampak tergambar dalam sikap para pemain Madrid. Hal ini dibuktikan dengan aksi kasar Raul Albiol yang menjadi pemain pertama yang diganjar kartu kuning. Sampai turun minum tiba, skor masih imbang 0-0.
Di awal babak kedua, Pellegrini menurunkan playmaker Rafael van der Vaart. Madrid mulai tampil lebih baik. Hasilnya di menit ke-48, umpan lambung Van der Vaart mampu disundul Pepe. Sayang, bola masih meluncur tipis di atas mistar. Tiga menit kemudian, tendangan Van Nistelrooy melambung. Dalam durasi tujuh menit berikutnya, gawang Alcorcon nyaris jebol. Tercatat dua kali tendangan Raul dan Van Nistelrooy hanya membentur mistar. Pun begitu pula dengan usaha Kaka yang dapat diblok Juanma.
Usaha Madrid baru membuahkan hasil di menit ke-81. Mendapat umpan lambung dari sektor tengah, lewat sundulannya Kaka menyodorkan bola kepada Van Nistelrooy. Aksi Ruutdje diblok defender Alcorcon. Bola mampir ke arah Van der Vaart. Tanpa pikir panjang, mantan kapten Hamburg itu melepaskan tendangan yang pas menembus sudut kanan gawang Juanma. 1-0 untuk Madrid. Sayang, dalam sisa waktu pertandingan, Kaka dkk gagal mencetak gol tambahan.
Susunan pemain:
Madrid: Dudek, Lassana Diarra (Marcelo), Pepe, Albiol (KK), Arbeloa, Gago, Mahamadou Diarra (Van der Vaart), Kaka (KK), Higuain, Raul, Van Nistelrooy.
Alcorcon: Juanma, Nagore (KK), Inigo Lopez, Gomez, Anuarbe, Bejar (Vara), Mora, Sanz (KK), Ernesto, Borja (Jeremy), Cascon (Carmelo).
Kekalahan Madrid lebih banyak disebabkan kondisi mental Raul Gonzalez dkk yang tak mampu melepaskan diri dari tekanan atau beban mencetak gol sebanyak mungkin. Karena itulah hampir di sepanjang pertandingan, terutama di babak pertama, Madrid tampil tak terpola, cenderung tampil individualistis dan ingin buru-buru menjebol gawang lawan. Tampil nyaris full-team, Manuel Pellegrini benar-benar “kalap” dengan menurunkan tiga striker sekaligus plus Kaka dan memasang Mahamadou Diarra sebagai bek kanan.
Sejak kick-off babak pertama dimulai, Madrid begitu bernafsu memborbardir pertahanan Alcorcon yang digalang Inigo Lopez dkk. Empat menit berlalu, sepakan Ruud van Nistelrooy masih dapat diblok kiper Juanma. Tiga menit kemudian, giliran sepakan Alvaro Arbeloa yang ditepis Juanma. Dalam 10 menit pertama, pertandingan berjalan setengah lapangan. Madrid pun mendapat empat kali corner.
Di menit ke-25, crossing akurat Lassana Diarra yang kerap berakselerasi di sektor sayap secara gemilang dapat diantisipasi Juanma. Frustasi tampak tergambar dalam sikap para pemain Madrid. Hal ini dibuktikan dengan aksi kasar Raul Albiol yang menjadi pemain pertama yang diganjar kartu kuning. Sampai turun minum tiba, skor masih imbang 0-0.
Di awal babak kedua, Pellegrini menurunkan playmaker Rafael van der Vaart. Madrid mulai tampil lebih baik. Hasilnya di menit ke-48, umpan lambung Van der Vaart mampu disundul Pepe. Sayang, bola masih meluncur tipis di atas mistar. Tiga menit kemudian, tendangan Van Nistelrooy melambung. Dalam durasi tujuh menit berikutnya, gawang Alcorcon nyaris jebol. Tercatat dua kali tendangan Raul dan Van Nistelrooy hanya membentur mistar. Pun begitu pula dengan usaha Kaka yang dapat diblok Juanma.
Usaha Madrid baru membuahkan hasil di menit ke-81. Mendapat umpan lambung dari sektor tengah, lewat sundulannya Kaka menyodorkan bola kepada Van Nistelrooy. Aksi Ruutdje diblok defender Alcorcon. Bola mampir ke arah Van der Vaart. Tanpa pikir panjang, mantan kapten Hamburg itu melepaskan tendangan yang pas menembus sudut kanan gawang Juanma. 1-0 untuk Madrid. Sayang, dalam sisa waktu pertandingan, Kaka dkk gagal mencetak gol tambahan.
Susunan pemain:
Madrid: Dudek, Lassana Diarra (Marcelo), Pepe, Albiol (KK), Arbeloa, Gago, Mahamadou Diarra (Van der Vaart), Kaka (KK), Higuain, Raul, Van Nistelrooy.
Alcorcon: Juanma, Nagore (KK), Inigo Lopez, Gomez, Anuarbe, Bejar (Vara), Mora, Sanz (KK), Ernesto, Borja (Jeremy), Cascon (Carmelo).
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Effective Knee Arthritis Treatment
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
Bookmark
Wawancara
Mohamed Zidan
Tetap Lapar dengan Gelar
Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Effective Knee Arthritis Treatment
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
