Sambutan Istimewa buat Ronaldo  

Jelang El Clasico
ME Gunawan
25/11/2009 11:45
Bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo dalam partai La Liga menghadapi Tenerife di Santiago Bernabeu, Madrid, 26 September 2009. AFP PHOTO/Pedro ARMESTRE
Cristiano Ronaldo (© AFP 2009)

Liputan6.com, Barcelona: Seusai pergelaran pertandingan di penyisihan grup Liga Champions di pertengahan pekan ini, perhatian publik sepakbola pada akhir pekan ini bakal tercurah ke Nou Camp Stadium, markasnya Barcelona. Sesuai jadwal yang dirilis La Liga, pada Minggu (29/11) malam waktu setempat atau Senin (30/11) dinihari, Los Azulgrana akan menjamu musuh bebuyutan, Real Madrid.

Laga kedua tim yang dikenal dengan sebutan El Clasico kali ini merupakan edisi yang ke-159 sejak 17 Februari 1929. Yang menarik, seperti yang dilansir Goal, dalam pertandingan yang disebut-sebut bakal menentukan tim mana yang akan tampil sebagai juara paruh musim itu, para pendukung fanatik Barca, Boixos Nois, telah menyiapkan sambutan istimewa kepada pemain bintang Los Merengues, Cristiano Ronaldo.

Kado istimewa dimaksud tentunya bukanlah merupakan bentuk dukungan. Bahkan, kado berbentuk spanduk raksasa itu berisikan cemoohan atau celaan terhadap CR9, trademark Ronaldo di Santiago Bernabeu. Dalam spanduk tersebut, nama Ronaldo akan ditulis dengan huruf kapital dan nomor punggung kostumnya, ‘9’ akan ditulis dengan size yang sangat besar pula.

Kata cemoohan yang rencananya mejeng dalam spanduk tersebut berbunyi, "Ai solo un Ronaldo, Ai solo un Ronaldo, Ai solo un Ronaldo y no es Portuguese!". Artinya, kira-kira, “Hanya ada satu Ronaldo dan ia bukanlah berasal dari Portugis”.

Maksudnya? Sangat jelas jika para pendukung Barca tidak mengakui eksistensi CR9. Yang ada, mereka mengagung-agungkan Ronaldo Luiz Nazario de Lima, mantan bomber Barcelona dan Timnas Brasil berusia 33 tahun yang kini memperkuat klub Brasil, Corinthians.

Sebagai catatan, Ronaldo “The Phenomenon” bergabung bersama Los Azulgrana selama satu musim. Meskipun hanya setahun, kinerja mantan tukang gedor PSV Eindhoven itu berkostum Barca terbilang spektakuler, mencetak 47 gol dari 49 pertandingan di semua ajang kompetisi!

Yang dapat dipastikan, jika benar Manuel Pellegrini bakal menurunkannya di laga El Clasico, Ronaldo harus bersiap-siap menerima sambutan “hangat” dari Boixos Nois dan 90 ribu lebih pendukung skuad asuhan Pep Guardiola.(MEG)

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.