Barca Ikat Iniesta Sampai 2015  

Barcelona
Dimas Ramadani
27/11/2009 22:46
Gelandang Barcelona, Andres Iniesta mengikuti sesi latihan pramusim di Amerika Serikat pada 29 Juli 2009. AFP PHOTO/GABRIEL BOUYS
Andres Iniesta (© AFP 2009)

Liputan6.com, Barcelona: Barcelona satu per satu memperbarui kontrak para pemain pemain pilarnya. Sejak musim kompetisi 2009-10 bergulir, Barca sudah merevisi kontrak Yaya Toure, Victor Valdes, Pedro Rodriguez, Lionel Messi, Carles Puyol dan Eric Abidal.

Jumat, 27 November, Los Blaugrana kembali melakukan langkah serupa dengan memperbaiki kontrak Andres Iniesta. Kontrak gelandang internasional Spanyol itu diperpanjang setahun yang dengan demikian Iniesta diikat di Nou Camp hingga 2015, seperti yang diumumkan www.fcbarcelona.com.

Bayaran yang didapat Iniesta bertambah tinggi, tapi yang utama buat Barca yakni memperbaiki klausul hengkang Iniesta yang tadinya 150 juta menjadi 200 juta euro (Rp 2,8 triliun). Kabar ini mendapat sambutan hangat dari fans Barca yang sangat mengagumi kemampuan gelandang berusia 25 tahun tersebut.

Iniesta merupakan pemain asli binaan sekolah sepakbola Barca. Ia menorehkan debutnya untuk tim senior pada Oktober 2002. Ia merupakan pemain yang berjasa besar dalam mengantar Barca menjuarai Liga Champions musim lalu. Golnya ke gawang Chelsea di pengujung laga membuat Barca bisa mencetak gol tandang yang mengantar mereka ke partai final menghadali Manchester United di Roma, Italia.

Sejak bermain untuk Barca, Iniesta sudah pernah merasakan tiga gelar juara La Liga, dua Liga Champions dan satu Copa del Rey. Di level internasional, Iniesta berhasil membawa Spanyol menjuarai Euro 2008 di Austria dan Swiss.(DIM)

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.