Nedved Tak Mau Dicap Pengkhianat  

Kontrak Pemain
ME Gunawan
10/07/2009 16:20
Juventus Czech midfielder Pavel Nedved applauds supporters at the end of his team's Italian Serie A football match against AS Roma on March 21, 2009 at Olympic stadium in Rome. AFP PHOTO/ALBERTO PIZZOLI
Pavel Nedved (© AFP 2009)

Liputan6.com, Turin: Sebelum partai pamungkas kompetisi Liga Serie A musim lalu, Pavel Nedved menyampaikan kata perpisahan bagi para fans Juventus seiring dengan keinginannya untuk beristirahat sejenak waktu dari lapangan hijau (Baca: Laga Spesial Nedved). Pernyataan itu memicu spekulasi jika Nedved sebenarnya bakal gantung sepatu. Namun, sepekan kemudian Nedved angkat bicara dan memberikan sinyal jika ia masih tertarik untuk kembali merumput (Baca: Nedved Reaktivasi Sepatu).

Isu kembalinya Nedved mengolah si kulit bundar mulai mengemuka setelah Inter Milan dikabarkan serius meminati mantan pemain kunci Republik Ceska yang pada akhir Agustus nanti genap berusia 37 tahun. Pasalnya, Nerazzurri gagal memboyong Deco dari Chelsea.

Seperti yang diklaim sportmediaset.it, Presiden Nerazzurri, Massimo Moratti, pelatih Jose Mourinho, Direktur Klub, Marco Branca dan Gabriele Oriali telah bertemu dengan agen Nedved, Mino Raiola di markas besar Inter. Sejatinya, agenda pertemuan dimaksudkan untuk membahas kontrak kerja defender asal Brasil, Maxwell. Nyatanya, seputar masa depan Nedved-lah yang jadi bahan pembicaraan.

Yang kian memanaskan situasi adalah kabar yang dilansir Tuttosport yang mengklaim jika Nedved telah bertemu dan berbicara langsung dengan Moratti. Guna membuktikan keseriusannya hendak kembali bermain, Nedved pun meminta waktu bertemu dengan Mourinho. Akan tetapi, seperti yang diungkapkannya kepada rekan dekatnya, akhirnya Nedved mengaku bimbang.

“Saya akui bahwa saya sangat tertarik dengan tawaran Inter,” terang Nedved. Isunya, tawaran yang disodorkan Mourinho berupa kontrak setahun. “Melihat Juventus sebagai klub, saya tidak peduli (jika akhirnya pindah ke Giuseppe Meazza). Namun, saya tidak ingin dicap sebagai pengkhianat oleh para fans (Juve),” tegas Nedved.

Raiola mengaku jika sejauh ini kubu Inter telah berkali-kali meminta Nedved bergabung. “Sedikitnya tiga kali mereka melakukan penawaran. Pavel (Nedved) menolak tawaran tersebut sebagai bukti loyalitasnya terhadap Juventus. Penolakan itu membuat Nedved kehilangan begitu banyak fulus,” tutur Raiola.

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 3 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
dira @ Selasa, 14 Juli 2009 | 20:28
GILAAAAAAAAAA NEDVED KEREEEN BAAANGEEEEEETTTTTT........!!!!!!
primanda @ Sabtu, 11 Juli 2009 | 07:11
jangan sampai pindah ke musuh bebuyutan INTER MILAN jik pindah penyesalan akan mengakar d hati samapai akhir hidupmu..hidupmu tidak akn tenang.
HzL @ Jumat, 10 Juli 2009 | 21:47
He's the real Juventini.

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tidak Mudah dan Sulit
Patrice Evra

Tidak Mudah dan Sulit  

Terlempar dari tim unggulan, hasil undian PD 2010 pantas disyukuri Prancis yang terhindar dari pertemuan dengan tim-tim raksasa. Tapi, Patrice Evra mewanti-wanti Les Bleus tidak akan mudah lolos dari penyisihan grup.