Huntelaar Bantah Isu Swap  

AC Milan
ME Gunawan
13/10/2009 18:34
Striker Belanda, Klaas Jan Huntelaar dalam konferensi pers, 26 Maret 2009 jelang laga kualifikasi PD 2010 Zona Eropa Grup 9 melawan Skotlandia di Amsterdam. AFP PHOTO/ANP/MARCEL ANTONISSE
Klaas-Jan Huntelaar (© AFP 2009)

Liputan6.com, Milan: Adalah wajar jika seorang striker berkelas seperti penyerang AC Milan, Klaas-Jan Huntelaar diragukan masa depannya ketika performanya di lapangan hijau mandul. Dari tujuh pertandingan Serie A yang telah dimainkan, Huntelaar tak mampu mencetak satu gol pun.

Karena itulah, muncul spekulasi jika Rossoneri berniat melego The Hunter, julukan Huntelaar, ke Tottenham Hotspur di bursa transfer musim dingin Januari 2010. Imbalannya, Milan mendapatkan striker Spurs asal Rusia, Roman Pavlyuchenko (Baca: Isu Swap Huntelaar-Pavlyuchenko).

Menanggapi munculnya spekulasi yang dilansir Il Corriere dello Sport tersebut, agen Huntelaar, Arnold Oosterveer angkat bicara dan menegaskan kliennya tidak berpikir jika dirinya bakal dibuang dari San Siro. “Saya tidak ingin banyak berkomentar soal itu. Sebab, itu hanya rumor belaka,” tegas Oosterveer kepada calciomercato.it.

Yang benar menurut sang agen, “Sampai saat ini Milan tidak memberikan sinyal seperti itu (bakal menjual Huntelaar). Memang, awal musim ini sangat berat rasanya bagi Milan dan juga bagi Huntelaar. Tapi, saya yakin keadaan akan kembali membaik,” ujar Oosterveer.

Munculnya spekulasi swap Huntelaar dan Pavlyuchenko juga disebabkan karena striker Timnas Belanda berusia 26 tahun itu bukanlah menjadi target atau prioritas Milan di bursa transfer musim panas lalu. Sejatinya, ketika itu, Rossoneri membidik striker VfL Wolfsburg, Edin Dzeko dan bomber Sevilla, Luis Fabiano.(MEG)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tidak Mudah dan Sulit
Patrice Evra

Tidak Mudah dan Sulit  

Terlempar dari tim unggulan, hasil undian PD 2010 pantas disyukuri Prancis yang terhindar dari pertemuan dengan tim-tim raksasa. Tapi, Patrice Evra mewanti-wanti Les Bleus tidak akan mudah lolos dari penyisihan grup.