Janji Manis Huntelaar  

AC Milan
ME Gunawan
13/11/2009 01:55
Klaas-Jan Huntelaar dalam pertandingan debutnya memperkuat AC Milan di ajang Trofeo TIM, 17 Agustus 2009. (Goal)
Klaas-Jan Huntelaar (Goal)

Liputan6.com, Milan: Pada medio Oktober lalu, muncul spekulasi jika striker AC Milan, Klaas-Jan Huntelaar bakal dibarter dengan penyerang Tottenham Hotspur, Roman Pavlyuchenko, di bursa transfer musim dingin Januari. Pasalnya, Rossoneri dan Leonardo mulai sebel dengan kinerja The Hunter, julukan Huntelaar, yang tak kunjung mampu menampilkan performa terbaiknya di lapangan hijau. Dalam tujuh laga The Hunter tak mampu menjebol gawang lawan satu kali pun. Namun, agen Huntelaar seketika menampik rumor tersebut (Baca: Huntelaar Bantah Isu Swap).

Kurang dari dua bulan bursa Januari dibuka, nasib Huntelaar di San Siro kian ramai diperbincangkan. Pasalnya, lagi-lagi Huntelaar gagal unjuk gigi. Adalah bintang anyar Timnas Prancis, Andre-Pierre Gignac yang digadang-gadang bakal disabet Milan dengan tujuan menggantikan posisi yang ditempati mantan striker yang memulai karir profesionalnya bersama PSV Eindhoven pada 2002 (Baca: Gignac, Kandidat Pengganti Huntelaar).

Rupanya, isu demi isu yang bergulir membuat kuping Huntelaar panas. Di sela-sela latihannya bersama Timnas Belanda yang akan menggelar partai persahabatan melawan Italia, Sabtu (14/11) dan Paraguay, Rabu (18/11), Huntelaar mengumbar janji bahwasanya ia bakal segera unjuk gigi dan memberi bukti masih pantas mengenakan kostum Rossoneri.

“Sesi latihan berjalan dengan baik. Leonardo mengatakan jika saya hanya butuh kesabaran. Kami baru melalui bulan November. Musim pun baru bergulir. Saya telah divonis menyusul buruknya performa tim di awal musim. Sekarang, segalanya mulai berjalan dengan baik. Artinya, sejak datang ke sini, tidak ada kesalahan yang saya lakukan,” tegas Huntelaar seperti yang dikutip Football Italia.

Ketika berkiprah di Eredivisie, pamor Huntelaar mulai menjulang seiring dengan produktivitas golnya bersama Heerenveen, mencetak 33 gol dari 46 partai liga. The Hunter pun diboyong Ajax Amsterdam dengan fee transfer pokok 9 juta euro. Di Amsterdam Arena, tercatat Huntelaar mencetak 109 gol dari 136 kali pertandingan.(MEG)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.