Maicon Perbarui Komitmen  

Inter Milan
Dimas Ramadani
17/11/2009 00:23
Selebrasi bek Inter, Maicon Douglas seusai menjebol gawang Livrono dalam lanjutan Serie A yang digelar di Armando Picchi Stadium, 1 November 2009. Inter unggul 2-0. AFP PHOTO / FABIO MUZZI
Maicon (© AFP 2009)

Liputan6.com, Milan: Bek internasional Brasil, Douglas Maicon dalam beberapa bulan terakhir diwartakan tengah menimbang untuk angkat koper dari Inter Milan. Pembahasan kontrak baru cukup panjang berlalu namun tidak juga mencapai kata sepakat (Baca: Revisi Kontrak, Kunci Putusan Maicon).

Situasi ini membuat beberapa klub pasang mata, pasang telinga. Dari Inggris ada Manchester United (Baca: Maicon Menuju MU?). Raksasa Spanyol, Real Madrid, tidak mau ketinggalan (Baca: Madrid Akan Buru Maicon). Keinginan kedua klub elite Eropa itu harus ditangguhkan setelah Maicon memperbarui komitmennya untuk Nerazzurri.

“Secara teori deal terangkum,” ujar Antonio Caliendo, agen Maicon, kepada Calcionews24.net. “Pada dasarnya sesuai seperti apa yang kami harapkan dan Inter memang pantas memberikan apa yang diinginkannya.”

Kontrak baru itu akan mengikat Maicon bersama Inter hingga 2014, sama dengan durasi kontrak teranyar yang ditandatangani kompatriotnya, Julio Cesar. Maicon pindah ke Inter dari AS Monaco pada 2006. Bek berusia 28 tahun ini dikontrak lima tahun, yang berarti kontrak berjalannya habis pada 2011.

Selain dari pada itu Caliendo juga memberi konfirmasi mengenai Ederson. Bintang Olympique Lyonnais tersebut dikabarkan diminati Inter.“Untuk sekarang ini ia (Ederson) tidak dijual. Pelatih (Lyon) tidak ingin kehilangannya, terutama jika Lyon tetap berlaga di panggung Eropa—Liga Champions,” akunya. “Untuk waktu yang akan datang belum tahu. Benar, kemungkinan bergabung ke Inter ada, tetapi AC Milan juga memantaunya.” (DIM)

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.