Milan Langkahi Juventus
Pekan ke-13 Serie A ME Gunawan22/11/2009 22:55
AC Milan's Brazilian forward Ronaldinho celebrates after scoring a penalty against Cagliari during their Italian Serie A football match against Bari on November 22, 2009 at San Siro Stadium in Milan. AFP PHOTO / Damien Meyer
Ronaldinho (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Milan: AC Milan berhasil melangkahi Juventus dan menempati peringkat dua besar klasemen sementara Serie A Italia setelah dalam lanjutan liga di pekan ke-13 berhasil mengatasi perlawanan ketat tamunya Cagliari 4-3 (3-2) dalam pertandingan yang berlangsung di San Siro , Minggu (22/11).
Keempat gol kemenangan Rossoneri dibagi rata antara Clarence Seedorf, Marco Borriello, Alexandre Pato, dan Ronaldinho. Sementara tiga gol balasan Isolani, julukan Cagliari, dihasilkan dari striker Alessandro Matri, gelandang serang Andrea Lazzarri, dan penyerang pengganti Anderson Miguel da Silva atau Nene.
Hanya butuh lima menit bagi skuad asuhan Leonardo untuk membuka pundi-pundi gol lewat kerja sama yang cantik antara Seedorf dan Borriello. Gol ini tidak terlepas dari kesalahan kiper Cagliari, Federico Marchetti yang terlalu dini bergerak maju menghalangi pergerakan Borriello yang mendapat passing akurat Seedorf. Tanpa diantisipasi Marchetti, Borriello melepaskan umpan balik kepada Seedorf yang tanpa kesulitan mencocor bola ke dalam gawang yang kosong. 1-0 untuk Milan.
Namun, setelah itu, Milan kehilangan konsentrasi, terutama di lini belakang, mengantisipasi gempuran Neves Capucho Jeda dkk. Berselang tiga menit kemudian, tim tamu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Matri yang memanfaatkan kelengahan Kakha Kaladze. Sejak itu, gawang Nelson Dida justru mendapat gempuran sporadis dari anak-anak asuhan Massimiliano Allegri. Bahkan, di menit ke-29, Cagliari unggul 2-1 lewat sontekan Lazzari yang mendapat umpan dari Jeda.
Tertinggal membuat Milan tersengat. Sembilan menit kemudian berawal dari tendangan penjuru Andrea Pirlo, Milan menyamakan kedudukan lewat sundulan Borriello. Bola bermula dari flick lewat sundulan Pato yang dapat ditepis Marchetti. Bola mengenai mistar gawang dan dengan mudah ditanduk Borriello. Skor menjadi 2-2. Milan semakin semangat. Kurang dari dua menit, Pato memperbesar keunggulan tuan rumah menjadi 3-2 lewat tendangan indahnya yang menusuk ke pojok kanan gawang Cagliari. Skor yang bertahan sampai turun minum tiba.
Di awal babak kedua, kedua tim berusaha mencetak gol tambahan. Di menit ke-55, Cagliari mendapat peluang lewat sundulan Lazzari yang masih melenceng dari sasaran. Lima menit kemudian, Milan mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran yang dilakukan bek Davide Astori yaang mengganjal langkah Borriello di kotak terlarang. Eksekusi penalti yang dilakukan Ronaldinho mulus. Skor berubah menjadi 4-2 untuk Milan.
Cagliari tak putus asa mengejar ketertinggalan. Setelah tendangan Daniele Conti mampu ditepis Dida di menit ke-67, semenit kemudian Cagliari mampu menyamakan kedudukan lewat Nene yang tiga menit sebelumnya baru masuk lapangan pertandingan menggantikan Davide Biondini. Memanfaatkan umpan dari Jeda, Nene yang lolos dari off-side tak kesulitan memerdayai Dida. Skor berubah menjadi 4-3. Di sisa waktu pertandingan, kedua tim sama-sama gagal menambah perbendaharaan gol.
Susunan pemain:
Milan: Dida, Kaladze, Thiago Silva (KK), Zambrotta, Oddo, Ambrosini (KK), Pirlo (KK), Boriello (Inzaghi), Seedorf (Abate, KK), Ronaldinho, Pato (Strasser).
Cagliari:Marchetti, Astori (KK), Lopez (KK), Conti, Agostini, Canini (Pisano), Lazzari (KK), Biondini (Nene), Dessena, Matri (Larrivey), Jeda.
Wasit: Paolo Valeri.
Keempat gol kemenangan Rossoneri dibagi rata antara Clarence Seedorf, Marco Borriello, Alexandre Pato, dan Ronaldinho. Sementara tiga gol balasan Isolani, julukan Cagliari, dihasilkan dari striker Alessandro Matri, gelandang serang Andrea Lazzarri, dan penyerang pengganti Anderson Miguel da Silva atau Nene.
Hanya butuh lima menit bagi skuad asuhan Leonardo untuk membuka pundi-pundi gol lewat kerja sama yang cantik antara Seedorf dan Borriello. Gol ini tidak terlepas dari kesalahan kiper Cagliari, Federico Marchetti yang terlalu dini bergerak maju menghalangi pergerakan Borriello yang mendapat passing akurat Seedorf. Tanpa diantisipasi Marchetti, Borriello melepaskan umpan balik kepada Seedorf yang tanpa kesulitan mencocor bola ke dalam gawang yang kosong. 1-0 untuk Milan.
Namun, setelah itu, Milan kehilangan konsentrasi, terutama di lini belakang, mengantisipasi gempuran Neves Capucho Jeda dkk. Berselang tiga menit kemudian, tim tamu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Matri yang memanfaatkan kelengahan Kakha Kaladze. Sejak itu, gawang Nelson Dida justru mendapat gempuran sporadis dari anak-anak asuhan Massimiliano Allegri. Bahkan, di menit ke-29, Cagliari unggul 2-1 lewat sontekan Lazzari yang mendapat umpan dari Jeda.
Tertinggal membuat Milan tersengat. Sembilan menit kemudian berawal dari tendangan penjuru Andrea Pirlo, Milan menyamakan kedudukan lewat sundulan Borriello. Bola bermula dari flick lewat sundulan Pato yang dapat ditepis Marchetti. Bola mengenai mistar gawang dan dengan mudah ditanduk Borriello. Skor menjadi 2-2. Milan semakin semangat. Kurang dari dua menit, Pato memperbesar keunggulan tuan rumah menjadi 3-2 lewat tendangan indahnya yang menusuk ke pojok kanan gawang Cagliari. Skor yang bertahan sampai turun minum tiba.
Di awal babak kedua, kedua tim berusaha mencetak gol tambahan. Di menit ke-55, Cagliari mendapat peluang lewat sundulan Lazzari yang masih melenceng dari sasaran. Lima menit kemudian, Milan mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran yang dilakukan bek Davide Astori yaang mengganjal langkah Borriello di kotak terlarang. Eksekusi penalti yang dilakukan Ronaldinho mulus. Skor berubah menjadi 4-2 untuk Milan.
Cagliari tak putus asa mengejar ketertinggalan. Setelah tendangan Daniele Conti mampu ditepis Dida di menit ke-67, semenit kemudian Cagliari mampu menyamakan kedudukan lewat Nene yang tiga menit sebelumnya baru masuk lapangan pertandingan menggantikan Davide Biondini. Memanfaatkan umpan dari Jeda, Nene yang lolos dari off-side tak kesulitan memerdayai Dida. Skor berubah menjadi 4-3. Di sisa waktu pertandingan, kedua tim sama-sama gagal menambah perbendaharaan gol.
Susunan pemain:
Milan: Dida, Kaladze, Thiago Silva (KK), Zambrotta, Oddo, Ambrosini (KK), Pirlo (KK), Boriello (Inzaghi), Seedorf (Abate, KK), Ronaldinho, Pato (Strasser).
Cagliari:Marchetti, Astori (KK), Lopez (KK), Conti, Agostini, Canini (Pisano), Lazzari (KK), Biondini (Nene), Dessena, Matri (Larrivey), Jeda.
Wasit: Paolo Valeri.
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Effective Knee Arthritis Treatment
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
Bookmark
Wawancara
Mohamed Zidan
Tetap Lapar dengan Gelar
Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Effective Knee Arthritis Treatment
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
