Palermo Pecat Zenga  

Palermo
ME Gunawan
23/11/2009 17:40
Pelatih Palermo, Walter Zenga menyaksikan anak asuhnya berlaga di laga Serie A menghadapi AS Roma di Stadion Renzo Barbera pada 23 September 2009. AFP PHOTO/Marcello PATERNOSTRO
Walter Zenga (© AFP 2009)

Liputan6.com, Palermo: Hanya 13 pertandingan ‘usia’ Walter Zenga bersama Palermo. Pada Senin (23/11) pagi waktu setempat, Rosanero dalam laman resmi klubnya memberi konfirmasi telah memutus secara sepihak kontrak kerja Zenga sebagai pelatih tim, jabatan yang diembannya sejak 5 Juni lalu.

“US Citta di Palermo memberi konfirmasi bahwasanya pelatih tim Walter Zenga telah dibebaskan dari tugasnya. Klub ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Zenga atas kerja kerasnya selama ini dan berharap yang bersangkutan mendapat kesuksesan di masa mendatang,” demikian pernyataan resmi klub seperti yang dikutip Goal.

Awalnya, kiprah mantan kiper Timnas Italia berusia 49 tahun itu di Renzo Barbera terbilang cukup cemerlang. Dalam beberapa pertandingan awal kompetisi Serie A di musim ini, Fabrizio Miccoli dkk mampu mengalahkan Napoli, Juventus, dan Udinese.

Sayang, hasil buruk di tiga laga terakhir tak mampu menyelamatkan nasib Zenga. Terutama, hasil imbang 1-1 yang diraih Miccoli dkk saat menjamu Catania, Minggu (22/11) kemarin. Walhasil, posisi Rosanero di klasemen tetap bertahan di papan tengah, menempati peringkat ke-12 dengan jumlah 17 poin hasil dari 13 laga, terpaut lima angka dari zona degradasi.

Sejak Minggu malam, isu pendepakan Zenga dari kursinya kian menghangat. Direktur Sport Klub, Walter Sabatini memberikan sinyal jika laga lawan Atalanta menjadi partai terakhir bagi Zenga. Sementara, Sky Sport Italia mengklaim jika pada Senin pagi tadi, Presiden Klub, Maurizio Zamparini telah menghubungi Zenga atas keputusan pemecatan tersebut.

Menurut Il Corriere dello Sport, mantan pelatih Lazio, Delio Rossi disebut-sebut jadi kandidat terkuat untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Zenga. Selain Rossi, mantan coach Siena, Mario Berretta juga masuk dalam daftar.(MEG)

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.