Klub Elite Minati Vargas  

Fiorentina
ME Gunawan
27/11/2009 12:40
Selebrasi bek Fiorentina, Juan Manuel Vargas (kiri) seusai mencetak gol penalti ke gawang Lyon dalam lanjutan penyisihan Grup E Liga Champions di Artemio Franchi Stadium, 24 November 2009. AFP PHOTO / Christophe Simon
Juan Vargas dkk (© AFP 2009)

Liputan6.com, Florence: Untuk kali pertama dalam 10 tahun terakhir, Fiorentina berhasil meloloskan diri ke babak knock-out Liga Champions setelah berhasil memetik kemenangan 1-0 atas Olympique Lyonnais di Artemio Franchi, Selasa (24/11). Satu-satunya gol kemenangan La Viola dihasilkan dari eksekusi penalti yang dilakukan defender Juan Manuel Vargas.

Performa full-back asal Peru berusia 26 tahun ini mulai memancing minat sejumlah klub elite Eropa. Diyakini di bursa transfer musim dingin Januari mendatang, seperti yang dilansir La Repubblica, trio premiership, Chelsea, MU, dan Liverpool, Real Madrid, Barcelona dan duo klub Kota Milan, AC Milan dan Inter Milan bakal bergerak mendekati Vargas.

Sebagai langkah antisipasi andaikata Vargas benar-benar meninggalkan Artemio Franchi, Direktur Fiorentina, Pantaleo Corvino telah mencari sosok pengganti. Targetnya, winger Real Madrid asal Belanda, Royston Drenthe. Masa depan Drenthe di Bernabeu diklaim tinggal menghitung hari menyusul kebijakan Manuel Pellegrini yang kerap memainkan Marcelo dan Alvaro Arbeloa di sektor sayap kiri Los Merengues.

Ironisnya, sebelum dilego Catania ke La Viola pada 15 Juli 2008 lalu dengan fee transfer 12 juta euro, Vargas diklaim telah setuju untuk hengkang ke Bernabeu pada 17 Mei 2008. Kini, dengan gemilangnya penampilan Vargas, baik di Serie A Italia maupun Liga Champions, bandrolnya diperkirakan melonjak pesat mencapai 20 juta euro atau sekitar Rp 280 miliar.(MEG)

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.