Thriller di Stade de Gerland  

Pekan Ke-12 Ligue 1
ME Gunawan
09/11/2009 05:38
Gol bunuh diri gelandang Lyon, Jeremy Toulalan (kanan atas) di laga lawan Olympique Marseille yang digelar di Gerland Stadium, 8 November 2009. Hasil akhir 5-5. AFP PHOTO/PHILIPPE MERLE
Gol bunuh diri Jeremy Toulalan (© AFP 2009)

Liputan6.com, Lyon: Benar-benar dramatis laga yang terjadi di Stade de Gerland, Minggu (8/11). Sempat unggul dua gol, lalu tertinggal 2-4, dan berbalik unggul 5-4, tuan rumah Olympique Lyonnais akhirnya harus puas bermain imbang 5-5 (2-2) dengan tamunya Olympique Marseille di partai penutup pekan keduabelas Ligue 1.

Alhasil, dengan hanya menambah satu angka, Lyon gagal menggeser juara bertahan Girondins Bordeaux dari puncak klasemen Ligue 1. Lyon tetap berada di peringkat kedua dengan jumlah 24 poin atau terpaut satu angka dari Bordeaux. Sementara, Marseille menempati peringkat kedelapan dengan jumlah 19 angka.

Baru tiga menit setelah kick-off babak pertama dibunyikan, laga kedua tim mulai panas seiring dengan jebolnya gawang Marseille yang dikawal Steve Mandanda oleh Miralem Pjanic yang memanfaatkan bola liar hasil umpan Kim Kallstrom. Tim tamu nyaris menyamakan kedudukan semenit kemudian ketika kiper Lyon Hugo Lloris melakukan penyelamatan dari tembakan Mamadou Niang.

Di menit ke-11, Marseille menyamakan kedudukan lewat gol sundulan Souleymane Diawara menuruskan tendangan sudut Fabrice Abriel. Namun, skor 1-1 tak bertahan lama. Tiga menit berselang, Lyon kembali unggul 2-1 lewat akselerasi luar biasa Sidney Govou. Semenit sebelum turun minum tiba, tim tamu mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol Beynoit Cheyrou.

Di babak kedua, Lyon justru tertinggal 2-4 ketika gawang Lloris dijebol dua kali oleh tendangan volley Bakari Kone memanfaatkan umpan dari Abriel di menit ke-47 dan sundulan Brandao di menit ke-79. Namun, dua menit kemudian Lyon kembali bangkit dan memperkecil ketinggalan menyamakan kedudukan lewat tendangan chip Lisandro Lopez. Bahkan, tiga menit berselang, lewat eksekusi penalti, Lopez menyamakan kedudukan menjadi 4-4.

Pertandingan berjalan dramatis di saat-saat menit terakhir. Lewat kerja sama yang manis antara Lopez dan Pjanic, Lyon unggul 5-4 lewat gol pemain pengganti Michel Bastos. Akan tetapi, nasib naas harus diterima tuan rumah ketika di injury time, gelandang Jeremy Toulalan justru membuat gol bunuh diri yang membuat kedudukan berubah menjadi 5-5.

Sebelumnya, Bordeaux yang berkunjung ke Stadium Metropole, kandangnya Lille harus menyerah 0-2 (0-0). Dua gol kemenangan Lille dihasilkan Yohan Cabaye di menit ke-70 dan penalti Florent Balmont tiga menit sebelum pertandingan usai.

Di Parc Municipal des Sports, tuan rumah Toulouse harus berjuang keras sebelum unggul tipis 3-2 (1-1) dengan tamunya Stade Rennes. Tiga gol Toulouse dicetak Moussa Sissoko di menit ke-31, Daniel Braathen di menit ke-59, dan Andre-Pierre Gignac di menit ke-63. Dua gol balasan Rennes tercipta dari kaki Asamoah di menit ke-44 dan Abdoul Kader Mangane di menit ke-84.(MEG)

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Wawancara
Tetap Lapar dengan Gelar
Mohamed Zidan

Tetap Lapar dengan Gelar  

Mesir menoreh rekor baru: tampil sebagai yang terbaik di Afrika tiga kali berturut-turut. Secara keseluruhan, The Pharaohs merengkuh trofi Piala Afrika tujuh kali. Meski demikian, menurut Mohamed Zidan, timnya tetap lapar dengan gelar.