Rossi Siap Mundur
Kursi Pelatih Dimas Ramadani04/06/2009 03:02 | Kursi Pelatih
Liputan6.com, Roma: Trofi Coppa Italia tidak menjamin karier Delio Rossi bersama Lazio langgeng. Rossi tetap gagal di mata Claudio Lotito, Presiden Lazio. Sang patron percaya Biancocelesti seharusnya bisa menduduki posisi lebih baik di klasemen akhir Serie A.
Spekulasi santer Lotito terus memilah-milah sejumlah kandidat allenatore. Seperti dilansir Channel 4, Lotito diyakini tengah bernegosiasi dengan mantan pelatih Catania, Walter Zenga, di Roma. Satu lagi kandidat serius adalah Walter Mazzarri yang baru beberapa hari lalu hengkang dari Sampdoria.
Rossi gerah dan menyatakan akan hengkang. Pelatih yang menangani Lazio sejak 2005 itu menyiapkan surat pengunduran diri. “Saya tidak akan melatih Lazio musim depan dan saya akan membicarakannya dengan Lotito, Kamis (4/6),” kata Rossi kepada Football Italia.
Kekecewaan Rossi sudah memuncak. Ia sengaja membatalkan jadwal liburan dan tetap di Roma selama 15 hari. Pasalnya Lotito berjanji masa depannya akan diputuskan dalam dua atau tiga hari. Tapi, selang dua pekan ia tidak juga mendapatkan kontrak baru seperti yang diharapkan.
“Saya tidak sedang berusaha mendesak, tapi seseorang (Lotito) sepertinya takut untuk membuka langkah pertama,” ujarnya lagi mencibir Lotito yang tidak tegas mengambil keputusan. “Saya tidak punya masalah. Seseorang punya tanggung jawab dalam kehidupannya. Seseorang itu harus berani mengambil langkah pertama.”
Semasa di Lazio, Rossi punya cerita sukses. Musim ini Biancocelesti untuk pertama kalinya meraih trofi juara sejak 2004 dengan sukses mengalahkan Sampdoria melalui adu penalti di final Coppa Italia. Dua musim lalu Lazio menduduki peringkat ketiga di klasemen akhir Serie A.
Spekulasi santer Lotito terus memilah-milah sejumlah kandidat allenatore. Seperti dilansir Channel 4, Lotito diyakini tengah bernegosiasi dengan mantan pelatih Catania, Walter Zenga, di Roma. Satu lagi kandidat serius adalah Walter Mazzarri yang baru beberapa hari lalu hengkang dari Sampdoria.
Rossi gerah dan menyatakan akan hengkang. Pelatih yang menangani Lazio sejak 2005 itu menyiapkan surat pengunduran diri. “Saya tidak akan melatih Lazio musim depan dan saya akan membicarakannya dengan Lotito, Kamis (4/6),” kata Rossi kepada Football Italia.
Kekecewaan Rossi sudah memuncak. Ia sengaja membatalkan jadwal liburan dan tetap di Roma selama 15 hari. Pasalnya Lotito berjanji masa depannya akan diputuskan dalam dua atau tiga hari. Tapi, selang dua pekan ia tidak juga mendapatkan kontrak baru seperti yang diharapkan.
“Saya tidak sedang berusaha mendesak, tapi seseorang (Lotito) sepertinya takut untuk membuka langkah pertama,” ujarnya lagi mencibir Lotito yang tidak tegas mengambil keputusan. “Saya tidak punya masalah. Seseorang punya tanggung jawab dalam kehidupannya. Seseorang itu harus berani mengambil langkah pertama.”
Semasa di Lazio, Rossi punya cerita sukses. Musim ini Biancocelesti untuk pertama kalinya meraih trofi juara sejak 2004 dengan sukses mengalahkan Sampdoria melalui adu penalti di final Coppa Italia. Dua musim lalu Lazio menduduki peringkat ketiga di klasemen akhir Serie A.
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
Wayne Rooney
Mencoba Mengukir Sejarah
Tahun 2011 menjadi tahun gemilang bagi Wayne Rooney. Duetnya dengan Javier Hernandez menjadi salah satu kunci keberhasilan Manchester United meraih rekor 19 kali juara Liga Premier Inggris.
Polling Bola

