Ferrara, Guardiola di Juve?
Kursi Pelatih Juventus Dimas Ramadani06/06/2009 08:02 | Kursi Pelatih Juventus
Liputan6.com, Turin: Muncul asa dari Juventini menyusul keluarnya konfirmasi bahwa Ciro Ferrara dipercaya menangani Juventus. Ferrara yang musim lalu menangani Juve di dua laga terakhir untuk menggantikan Claudio Ranieri dikontrak penuh dua tahun. Seiring ketetapan itu, Juventini menoleh ke hasil gemilang Pep Guardiola di Barcelona.
Ferrara satu generasi dengan Guardiola. Yang satu 42 tahun, nama terakhir 38 tahun. Keduanya sama-sama dipenuhi kesuksesan ketika aktif membela klub masing-masing dan memiliki karakter kuat dalam tim. Jadilah Ferrara diharapkan mampu menyamai Guardiola yang musim lalu sukses mengantar Barca juara Liga Champions, La Liga dan Copa del Rey.
Mengenai anggapan ini, seperti dikutip Channel 4, Ferrara berkata: “Saya tidak ingin disama-samai dengan Guardiola, demikian pula (Marcello) Lippi—mentor dan konsultannya. Saya hanya ingin menjadi seperti Ferrara, konsisten pada perkataan yang membuat para pemain respek. (Fabio) Capello dan (Carlo) Ancelotti menerapkan itu. Saya juga, dengan caraku sendiri.”
Yang patut disimak nantinya adalah sistem apa yang nantinya akan diterapkan pemain yang dijuluki “Tukang Jagal dari Naples” ini. Ferrara mengaku fleksibel dalam menerapkan formasi bermain. Strategi dasar kesukaannya 4-3-1-2 yang akan memberi ruang gerak yang luas buat Diego Ribas da Cunha yang baru dibeli dari Werder Bremen.
Selain itu Diego juga bisa ‘bermain’ dalam formasi alternatif Ferrara, seperti 4-3-2-1 atau 4-2-3-1. “(Peran) Diego akan diakomodir dengan sistem yang berbeda dari yang digunakan (Ranieri) musim lalu, tapi bukan berarti kami membangun tim didasari dirinya,” sambung Ferrara yang tidak jadi menemani Lippi untuk memoles Timnas Italia untuk berlaga di Piala Konfederasi.
Ferrara satu generasi dengan Guardiola. Yang satu 42 tahun, nama terakhir 38 tahun. Keduanya sama-sama dipenuhi kesuksesan ketika aktif membela klub masing-masing dan memiliki karakter kuat dalam tim. Jadilah Ferrara diharapkan mampu menyamai Guardiola yang musim lalu sukses mengantar Barca juara Liga Champions, La Liga dan Copa del Rey.
Mengenai anggapan ini, seperti dikutip Channel 4, Ferrara berkata: “Saya tidak ingin disama-samai dengan Guardiola, demikian pula (Marcello) Lippi—mentor dan konsultannya. Saya hanya ingin menjadi seperti Ferrara, konsisten pada perkataan yang membuat para pemain respek. (Fabio) Capello dan (Carlo) Ancelotti menerapkan itu. Saya juga, dengan caraku sendiri.”
Yang patut disimak nantinya adalah sistem apa yang nantinya akan diterapkan pemain yang dijuluki “Tukang Jagal dari Naples” ini. Ferrara mengaku fleksibel dalam menerapkan formasi bermain. Strategi dasar kesukaannya 4-3-1-2 yang akan memberi ruang gerak yang luas buat Diego Ribas da Cunha yang baru dibeli dari Werder Bremen.
Selain itu Diego juga bisa ‘bermain’ dalam formasi alternatif Ferrara, seperti 4-3-2-1 atau 4-2-3-1. “(Peran) Diego akan diakomodir dengan sistem yang berbeda dari yang digunakan (Ranieri) musim lalu, tapi bukan berarti kami membangun tim didasari dirinya,” sambung Ferrara yang tidak jadi menemani Lippi untuk memoles Timnas Italia untuk berlaga di Piala Konfederasi.
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Ada 16 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar Andarhanxxx | rhandipratxxx@yaxxx.co| 2009-06-15 09:19:28
hermawan sabdo yuwxxx | hsyxxx@yaxxx.com| 2009-06-10 15:45:46
axxx | ant_8xxx@yaxxx.co| 2009-06-10 09:24:35
andre_jxxx | fantasyfootballxxx@yaxxx.co| 2009-06-08 23:07:22
Andxxx | opratxxx@dwixxx.co| 2009-06-08 16:29:28
yxxx | ouvalresearch_hoxxx@yaxxx.com| 2009-06-08 15:41:24
Junaxxx | juvejuxxx@yaxxx.com| 2009-06-08 14:10:26
telaxxx | suman_sixxx@yaxxx.com| 2009-06-08 12:39:18
uxxx | bastian_giovincxxx@yaxxx.com| 2009-06-08 10:24:56
widiyaxxx | widiyaxxx@yamagen-poxxx.com| 2009-06-08 08:14:39
dauzpixxx | firdaus_1xxx@yaxxx.com| 2009-06-07 09:36:15
dixxx | ryan.juventxxx@yaxxx.co| 2009-06-06 21:27:27
bxxx | bay_xfxxx@yaxxx.co| 2009-06-06 20:23:30
Bexxx | Iroboxxx@yaxxx.Com| 2009-06-06 20:21:33
saxxx | a_saxxx@yaxxx.co| 2009-06-06 17:02:11
axxx | dwiarixxx@yaxxx.co| 2009-06-06 11:32:12
Wawancara
Wayne Rooney
Mencoba Mengukir Sejarah
Tahun 2011 menjadi tahun gemilang bagi Wayne Rooney. Duetnya dengan Javier Hernandez menjadi salah satu kunci keberhasilan Manchester United meraih rekor 19 kali juara Liga Premier Inggris.
Polling Bola

