Ditundukkan Mesir, Italia dalam Bahaya
Piala Konfederasi ME Gunawan19/06/2009 03:24 | Piala Konfederasi
Gelandang Mesir, Mohamed Homos (12) merayakan golnya ke gawang Italia bersama rekan-rekan setim di laga penyisihan Grup B Piala Konfederasi yang digelar di Ellis Park, Johannesburg, 18 Juni 2009. AFP PHOTO / VINCENZO PINTO
Mohamed Homos dkk (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Johannesburg: Kejutan. Juara dunia 2006 Italia terancam gagal melaju ke babak semifinal Piala Konfederasi 2009 yang berlangsung di Afrika Selatan. Dalam laga kedua di babak penyisihan Grup B, Gli Azzurri harus mengakui ketangguhan juara Piala Afrika 2008, Mesir 0-1 langsung dalam pertandingan yang digelar di Cola-Cola (Ellis) Park Stadium, Johannesburg, Kamis (18/6) malam waktu setempat atau Jumat (19/6) dinihari WIB. Gol semata wayang kemenangan The Pharaohs dihasilkan lewat sundulan gelandang Mohamed Soliman Homos lima menit sebelum jeda.
Dengan hasil ini, empat tim di Grup B, Brasil, Italia, Mesir, dan AS masih berpeluang merebut dua tiket ke semifinal. Dengan jumlah 6 poin, Tim Samba cukup bermain imbang di laga terakhir lawan Gli Azzurri. Sebaliknya, jika ingin lolos, skuad asuhan Marcello Lippi harus mampu meraih tiga poin maksimal.
Di lain pihak, meski berada di atas angin, Mesir harus tahu diri, bahwa kemenangan atas AS di partai terakhir belum bisa menjamin mereka dapat melaju ke semifinal. Guna memastikan diri lolos ke empat besar, Mesir harus mampu mengalahkan Landon Donovan dkk dengan selisih lebih dari dua gol. Jika itu terjadi, apapun hasil partai Italia vs Brasil tidak akan memengaruhi posisi Mesir.
Dalam laga tersebut, Lippi melakukan dua pergantian pemain, menurunkan Fabio Cannavaro dan Giuseppe Rossi sebagai starter yang didampingi Vincenzo Iaquinta dan Fabio Quagliarella. Dengan mengandalkan Andrea Pirlo sebagai playmaker, Italia mampu menguasai jalannya pertandingan. Dua kali Rossi mendapat peluang. Di menit ke-11, tendangannya melambung tipis di atas gawang Mesir. Di menit ke-25, sepakannya masih dapat digagalkan kiper Essam El Hadary yang juga mampu memblokade tendangan Iaquinta.
Lima menit menjelang turun minum, giliran Gianluigi Buffon yang harus bekerja keras menepis tendangan Hosni Abd Rabo. Beberapa detik kemudian, bermula dari tendangan penjuru, sundulan Mohamed Homos membuat Buffon terperangah dan hanya bisa menyaksikan bola meluncur ke dalam gawangnya. Skor 1-0 untuk Mesir bertahan sampai jeda.
Di babak kedua, dengan kondisi tertinggal, Pirlo dkk kian gencar melakukan serangan. Di menit ke-53, peluang yang didapat Iaquinta kembali gagal menyusul sepakannya yang masih dapat diselamatkan El Hadary. Mesir pantas berterima kasih kepada kiper veteran berusia 36 tahun itu. Aksi El Hadary mampu membuat frustasi tukang gedor Italia. Di menit ke-57, Lippi bereaksi dengan memasukkan Luca Toni dan Riccardo Montolivo.
Di menit ke-63, tendangan bebas Pirlo menyamping tipis di sebelah kanan gawang El Hadary. Lippi kemudian memasukkan winger Udinese, Simone Pepe. Di menit ke-70, Gli Azzurri mendapat peluang terbaik untuk menyamakan kedudukan. Mendapat umpan lambung dari Montolivo, Iaquinta lolos dari kawalan Wael Gomaa dkk. Dalam posisi satu lawan satu, tembakan Iaquinta masih membentur kaki El Hadary.
Tiga menit kemudian, giliran Montolivo yang bengong melihat sepakannya masih dapat ditepis El Hadary. Di menit ke-76, Mesir yang sesekali melancarkan serangan balik nyaris memperbesar keunggulan ketika tendangan Mohamed Aboutrika melambung tipis di atas mistar gawang Buffon. Dalam waktu yang kian sempit, Italia terus menerus memborbardir pertahanan The Pharaohs. Di menit ke-78, lagi-lagi Iaquinta memegang kepalanya setelah sontekannya masih tertahan di sela-sela kaki El Hadary. Empat menit sebelum bubaran, tendangan Iaquinta hanya membentur tiang gawang. Sampai wasit Martin Hansson meniup peluit akhir, skor 1-0 untuk keunggulan Mesir tetap tidak berubah.
Susunan Pemain:
Italia:
Gianluigi Buffon; Gianluca Zambrotta, Giorgio Chiellini, Fabio Cannavaro, Fabio Grosso; Gennaro Gattuso (Riccardo Montolivo), Daniele De Rossi, Andrea Pirlo; Fabio Quagliarella (Simone Pepe), Vincenzo Iaquinta, Giuseppe Rossi (Luca Toni).
Mesir:
Essam El Hadari; Hani Said; Ahmed Fathi (Hassan Ahmed), Ahmed Said, Wael Gomaa, Sayed Moawad (Ahmed Faraq); Mohamed Aboutrika, Mohamed Shawky, Hosni Abd Rabou, Mohamed Homos; Mohamed Zidan (Ahmed Eid, KK).
Wasit: Martin Hansson (Swedia).
Dengan hasil ini, empat tim di Grup B, Brasil, Italia, Mesir, dan AS masih berpeluang merebut dua tiket ke semifinal. Dengan jumlah 6 poin, Tim Samba cukup bermain imbang di laga terakhir lawan Gli Azzurri. Sebaliknya, jika ingin lolos, skuad asuhan Marcello Lippi harus mampu meraih tiga poin maksimal.
Di lain pihak, meski berada di atas angin, Mesir harus tahu diri, bahwa kemenangan atas AS di partai terakhir belum bisa menjamin mereka dapat melaju ke semifinal. Guna memastikan diri lolos ke empat besar, Mesir harus mampu mengalahkan Landon Donovan dkk dengan selisih lebih dari dua gol. Jika itu terjadi, apapun hasil partai Italia vs Brasil tidak akan memengaruhi posisi Mesir.
Dalam laga tersebut, Lippi melakukan dua pergantian pemain, menurunkan Fabio Cannavaro dan Giuseppe Rossi sebagai starter yang didampingi Vincenzo Iaquinta dan Fabio Quagliarella. Dengan mengandalkan Andrea Pirlo sebagai playmaker, Italia mampu menguasai jalannya pertandingan. Dua kali Rossi mendapat peluang. Di menit ke-11, tendangannya melambung tipis di atas gawang Mesir. Di menit ke-25, sepakannya masih dapat digagalkan kiper Essam El Hadary yang juga mampu memblokade tendangan Iaquinta.
Lima menit menjelang turun minum, giliran Gianluigi Buffon yang harus bekerja keras menepis tendangan Hosni Abd Rabo. Beberapa detik kemudian, bermula dari tendangan penjuru, sundulan Mohamed Homos membuat Buffon terperangah dan hanya bisa menyaksikan bola meluncur ke dalam gawangnya. Skor 1-0 untuk Mesir bertahan sampai jeda.
Di babak kedua, dengan kondisi tertinggal, Pirlo dkk kian gencar melakukan serangan. Di menit ke-53, peluang yang didapat Iaquinta kembali gagal menyusul sepakannya yang masih dapat diselamatkan El Hadary. Mesir pantas berterima kasih kepada kiper veteran berusia 36 tahun itu. Aksi El Hadary mampu membuat frustasi tukang gedor Italia. Di menit ke-57, Lippi bereaksi dengan memasukkan Luca Toni dan Riccardo Montolivo.
Di menit ke-63, tendangan bebas Pirlo menyamping tipis di sebelah kanan gawang El Hadary. Lippi kemudian memasukkan winger Udinese, Simone Pepe. Di menit ke-70, Gli Azzurri mendapat peluang terbaik untuk menyamakan kedudukan. Mendapat umpan lambung dari Montolivo, Iaquinta lolos dari kawalan Wael Gomaa dkk. Dalam posisi satu lawan satu, tembakan Iaquinta masih membentur kaki El Hadary.
Tiga menit kemudian, giliran Montolivo yang bengong melihat sepakannya masih dapat ditepis El Hadary. Di menit ke-76, Mesir yang sesekali melancarkan serangan balik nyaris memperbesar keunggulan ketika tendangan Mohamed Aboutrika melambung tipis di atas mistar gawang Buffon. Dalam waktu yang kian sempit, Italia terus menerus memborbardir pertahanan The Pharaohs. Di menit ke-78, lagi-lagi Iaquinta memegang kepalanya setelah sontekannya masih tertahan di sela-sela kaki El Hadary. Empat menit sebelum bubaran, tendangan Iaquinta hanya membentur tiang gawang. Sampai wasit Martin Hansson meniup peluit akhir, skor 1-0 untuk keunggulan Mesir tetap tidak berubah.
Susunan Pemain:
Italia:
Gianluigi Buffon; Gianluca Zambrotta, Giorgio Chiellini, Fabio Cannavaro, Fabio Grosso; Gennaro Gattuso (Riccardo Montolivo), Daniele De Rossi, Andrea Pirlo; Fabio Quagliarella (Simone Pepe), Vincenzo Iaquinta, Giuseppe Rossi (Luca Toni).
Mesir:
Essam El Hadari; Hani Said; Ahmed Fathi (Hassan Ahmed), Ahmed Said, Wael Gomaa, Sayed Moawad (Ahmed Faraq); Mohamed Aboutrika, Mohamed Shawky, Hosni Abd Rabou, Mohamed Homos; Mohamed Zidan (Ahmed Eid, KK).
Wasit: Martin Hansson (Swedia).
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Ada 11 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar Andamentxxx | adhiexxx@yaxxx.com| 2009-06-20 11:04:25
paxxx | souzxxx@ymxxx.com| 2009-06-19 17:34:57
yasrixxx | yasrizalxxx@rocxxx.com| 2009-06-19 11:08:32
eeng suganxxx | daenglatundrxxx@yaxxx.co| 2009-06-19 10:44:13
Ixxx | imam_mabxxx@yaxxx.com| 2009-06-19 09:46:23
toxxx | gma_xxx@yaxxx.co| 2009-06-19 09:34:02
fajar santxxx | fajaxxx@yaxxx.co| 2009-06-19 08:58:44
slaxxx | ssantosxxx@yaxxx.co| 2009-06-19 08:28:51
M Najmuddin Kholxxx | Kholisxxx@gmxxx.com| 2009-06-19 08:04:35
M Najmuddin Kholxxx | Kholisxxx@rgmxxx.com| 2009-06-19 07:55:28
hxxx | muhalhaqiyasxxx@yaxxx.co| 2009-06-19 06:27:21
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
