Landasan Kaka Gabung Madrid
Transfer Kaka Dimas Ramadani28/06/2009 10:53 | Transfer Kaka
Kaka (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Johannesburg: Di saat bursa transfer musim dingin dibuka Januari lalu, Manchester City hampir memeroleh playmaker Timnas Brasil, Kaka, dari AC Milan. Akan tetapi deal karam di pengujung negosiasi. Jadilah ia bertahan di Rossoneri.
Namun, mantan Pemain Terbaik Dunia versi FIFA ini akhirnya jadi pindah. Bukan ke Inggris, melainkan Kaka memilih hijrah ke Spanyol untuk bergabung dengan Real Madrid, di mana ia akan menjadi anggota Los Galacticos jilid II rekaan Florentino Perez, Presiden Madrid. Dan Kaka mengungkapkan alasan kunci mengapa dirinya memilih Madrid ketimbang The Citizens.
Sejatinya Kaka tersanjung dengan ambisi City, Januari lalu. Tapi, “Saya merasa proyek itu bersifat sementara. Proyek biasanya tidak langgeng. Anda tidak akan pernah tahu investasi itu sampai kapan bisa dikucurkan,” katanya pada News of the World. “Beberapa klub kecil ada kalanya belanja besar, tapi kemudian terhenti ketika suntikan investasi dihentikan. Bisa karena hak prerogatif sang pemilik atau karena terpaan krisis ekonomi.”
Kaka tidak melihat hal itu di Madrid. Struktur organisasi dan sejarah panjang klub membuat solid Madrid. “Bagiku Real Madrid sebuah klub ideal. Mereka tidak akan kolaps secara signifikan dari musim ke musim. Bukan karena kualitas antara La Liga dan Liga Premier. Madrid selalu sebuah klub besar. Tidak ada yang memungkiri sejarah harum mereka dengan raihan sembilan European Cup (Liga Champions),” beber Kaka mengakhiri.
Namun, mantan Pemain Terbaik Dunia versi FIFA ini akhirnya jadi pindah. Bukan ke Inggris, melainkan Kaka memilih hijrah ke Spanyol untuk bergabung dengan Real Madrid, di mana ia akan menjadi anggota Los Galacticos jilid II rekaan Florentino Perez, Presiden Madrid. Dan Kaka mengungkapkan alasan kunci mengapa dirinya memilih Madrid ketimbang The Citizens.
Sejatinya Kaka tersanjung dengan ambisi City, Januari lalu. Tapi, “Saya merasa proyek itu bersifat sementara. Proyek biasanya tidak langgeng. Anda tidak akan pernah tahu investasi itu sampai kapan bisa dikucurkan,” katanya pada News of the World. “Beberapa klub kecil ada kalanya belanja besar, tapi kemudian terhenti ketika suntikan investasi dihentikan. Bisa karena hak prerogatif sang pemilik atau karena terpaan krisis ekonomi.”
Kaka tidak melihat hal itu di Madrid. Struktur organisasi dan sejarah panjang klub membuat solid Madrid. “Bagiku Real Madrid sebuah klub ideal. Mereka tidak akan kolaps secara signifikan dari musim ke musim. Bukan karena kualitas antara La Liga dan Liga Premier. Madrid selalu sebuah klub besar. Tidak ada yang memungkiri sejarah harum mereka dengan raihan sembilan European Cup (Liga Champions),” beber Kaka mengakhiri.
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
