Spanyol Rebut Hadiah Hiburan
Piala Konfederasi Dimas Ramadani28/06/2009 22:36 | Piala Konfederasi
Selebrasi gol striker Spanyol, Daniel Guiza (kanan) dengan Fernando Llorente ketika menghadapi Afsel di perebutan tempat ketiga Piala Konfederasi pada 28 Juni 2009 di Royal Bafokeng stadium, Rustenburg. AFP PHOTO/VINCENZO PINTO
Liputan6.com, Rustenburg: Perlawanan alot Afrika Selatan (Afsel) hampir saja mencoret muka Spanyol. Setelah di semifinal langkah 35 kali tanpa terkalahkan dipatahkan Amerika Serikat, gol Katlego Mphela membawa Bafana Bafana memimpin menit ke-73. Namun dengan mental juara, Spanyol membalikkan keadaan dan unggul 3-2 melalui babak perpanjangan waktu.
Menjelang akhir waktu normal, Daniel Guiza ganti mengantar La Furia Roja memimpin sebelum tendangan bebas Mphela waktu ekstra 2x15 menit. Di extra time inilah tendangan bebas Xabi Alonso menjadi penentu kemenangan tim asuhan Vicente del Bosque dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Konfederasi di Stadion Royal Bafokeng, Rustenburg, Minggu (28/6).
Spanyol yang turun dengan sedikit perubahan mengawali babak pertama dengan penampilan menjanjikan. Langsung menekan, satu sepakan David Villa mengancam walau tidak menemui sasaran. Afsel bangkit dan mengimbangi permainan namun sampai masa turun minum kebuntuan tidak bisa dipecahkan kedua tim.
Tanpa dinyana Del Bosque langsung menggantikan duet penyerang utama sekaligus. Justru masuknya David Silva dan Daniel Guiza menggelorakan permainan Spanyol. Tapi di saat Spanyol mulai berbahaya, Afsel yang membuka skor. Menerima umpan Siphiwe Tshabalala, sepakan Katlego Mphela mengoyak gawang Iker Casillas.
Gol penyama kedudukan Spanyol dihasilkan Guiza yang memanfaatkan umpan Santi Cazorla pada menit ke-87. Satu menit berselang bahkan striker Fenerbahce itu mengantar Spanyol balik memimpin 2-1, sebelum tendangan bebas spektakuler Mphela di masa stoppage time membuat pertandingan 90 menit berakhir imbang 2-2.
Gol tendangan bebas di balas tuntas di menit ke-107. Adalah Xabi Alonso yang melepaskan tendangan dan Itumeleng Khune, kiper Afsel, tidak mampu berbuat banyak. Meski kalah semangat tim besutan Joel Santana di pertandingan ini, dan di Piala Konfederasi, patut diacungi jempol.
Susunan pemain:
Spanyol: Iker Casillas; Joan Capdevila, Raul Albiol (kk), Gerard Pique (kk), Alvaro Arbeloa; Xabi Alonso, Albert Riera, Santi Cazorla, Sergio Busquets (kk) (Fernando Llorente 80); Fernando Torres (Daniel Guiza 56), David Villa (David Silva 56).
Afrika Selatan: Itumeleng Khune; Aaron Mokoena, Siboniso Gaxa, Matthew Booth, Tsepo Masilela (kk), Steven Pienaar (kk) (Katlego Mphela 65 (kk)), Macbeth Sibaya, Siphiwe Tshabalala (Benson Mhlongo 83), Kagisho Dikgacoi, Teko Modise (Elrio van Heerden 69); Bernard Parker.
Wasit: Matthew Breeze (Australia).
Menjelang akhir waktu normal, Daniel Guiza ganti mengantar La Furia Roja memimpin sebelum tendangan bebas Mphela waktu ekstra 2x15 menit. Di extra time inilah tendangan bebas Xabi Alonso menjadi penentu kemenangan tim asuhan Vicente del Bosque dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Konfederasi di Stadion Royal Bafokeng, Rustenburg, Minggu (28/6).
Spanyol yang turun dengan sedikit perubahan mengawali babak pertama dengan penampilan menjanjikan. Langsung menekan, satu sepakan David Villa mengancam walau tidak menemui sasaran. Afsel bangkit dan mengimbangi permainan namun sampai masa turun minum kebuntuan tidak bisa dipecahkan kedua tim.
Tanpa dinyana Del Bosque langsung menggantikan duet penyerang utama sekaligus. Justru masuknya David Silva dan Daniel Guiza menggelorakan permainan Spanyol. Tapi di saat Spanyol mulai berbahaya, Afsel yang membuka skor. Menerima umpan Siphiwe Tshabalala, sepakan Katlego Mphela mengoyak gawang Iker Casillas.
Gol penyama kedudukan Spanyol dihasilkan Guiza yang memanfaatkan umpan Santi Cazorla pada menit ke-87. Satu menit berselang bahkan striker Fenerbahce itu mengantar Spanyol balik memimpin 2-1, sebelum tendangan bebas spektakuler Mphela di masa stoppage time membuat pertandingan 90 menit berakhir imbang 2-2.
Gol tendangan bebas di balas tuntas di menit ke-107. Adalah Xabi Alonso yang melepaskan tendangan dan Itumeleng Khune, kiper Afsel, tidak mampu berbuat banyak. Meski kalah semangat tim besutan Joel Santana di pertandingan ini, dan di Piala Konfederasi, patut diacungi jempol.
Susunan pemain:
Spanyol: Iker Casillas; Joan Capdevila, Raul Albiol (kk), Gerard Pique (kk), Alvaro Arbeloa; Xabi Alonso, Albert Riera, Santi Cazorla, Sergio Busquets (kk) (Fernando Llorente 80); Fernando Torres (Daniel Guiza 56), David Villa (David Silva 56).
Afrika Selatan: Itumeleng Khune; Aaron Mokoena, Siboniso Gaxa, Matthew Booth, Tsepo Masilela (kk), Steven Pienaar (kk) (Katlego Mphela 65 (kk)), Macbeth Sibaya, Siphiwe Tshabalala (Benson Mhlongo 83), Kagisho Dikgacoi, Teko Modise (Elrio van Heerden 69); Bernard Parker.
Wasit: Matthew Breeze (Australia).
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar Andashxxx | shoenwarrxxx@gmxxx.com| 2009-06-29 09:24:32
Wawancara
Wayne Rooney
Mencoba Mengukir Sejarah
Tahun 2011 menjadi tahun gemilang bagi Wayne Rooney. Duetnya dengan Javier Hernandez menjadi salah satu kunci keberhasilan Manchester United meraih rekor 19 kali juara Liga Premier Inggris.
Polling Bola

