Pemogokan Ancam Kesiapan Stadion
Piala Dunia 2010 Dimas Ramadani01/07/2009 07:23 | Piala Dunia 2010
Pembangunan Stadion Moses Mabhida di Durban yang disiapkan untuk menghelat pertandingan Piala Dunia 2010, diambil pada 13 Januari 2009. AFP PHOTO/RAJESH JANTILAL
Pembangunan Moses Mabhida Stadium (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Johannesburg: Serikat pekerja terbesar di Afrika Selatan (Afsel) mengatakan bahwa sekitar 50.000 pekerja konstruksi akan melancarkan aksi mogok pada Rabu (8/7). Sebuah ancaman yang bakal mengganggu sendi-sendi perekonomian Afsel, termasuk penyelesaian sejumlah stadion yang dipersiapkan menggelar Piala Dunia (PD) 2010.
Isu klasik jadi dasar pemogokan yang tidak diketahui batas waktunya itu. Apalagi kalau bukan terkait ketidakpuasan gaji. Tapi dampaknya sangat besar yang bisa membawa Afsel ke resesi ekonomi dan ketidakpercayaan investor asing. “Aksi mogok dimulai pada 8 Juli,” kata Lesiba Seshoko, juru bicara Serikat Pekerja Pertambangan Nasional (NUM) yang juga mewakili seluruh pekerja.
“Efeknya tidak hanya terkena ke persiapan stadion untuk PD 2010, termasuk di dalamnya pembangkit listrik, rumah sakit, jalan dan fasilitas-fasilitas umum lainnya. Akan demikian sampai para pekerja mendapat tuntutan sebesar kenaikan gaji 13 persen per tahun,” imbuh Seshoko seperti dikutip Reuters.
Serikat pekerja mengancam akan menggelar pemogokan setelah pembicaraan mengenai perbaikan gaji karam pada Jumat (26/6) lalu. Sementara pekerja menginginkan 13 persen, pengusaha bersikeras kenaikan upah maksimal sebesar 10 persen. Afsel tidak terkecuali terkena imbas ekonomi global dengan laju inflasi berada di angka delapan (8) persen.
Organisasi pengusaha, sementara itu, menyatakan akan meminta pengadilan untuk mengeluarkan putusan untuk menindak tegas aksi pemogokan. “Pemogokan bersifat prematur. Kami meminta pengadilan memerintahkan untuk menghentikan pemogokan dalam pekan ini juga,” ujar Joe Canpanella, juru bicara Federasi Pengusaha Konstruktor Afsel.
Meski diterpa isu pemogokan massal pekerja, Badan Sepakbola Dunia (FIFA) menyatakan yakin Afsel bakal mampu memenuhi komitmennya untuk menyukseskan penyelenggaraan PD 2010. “FIFA menaruh kepercayaan penuh terhadap kota-kota dan pemerintahnya terkait komitmen terhadap penyelesaian sejumlah stadion,” rilis Departemen Media FIFA.
Dari sepuluh stadion yang disiapkan, sebanyak empat sudah laik helat. Keempatnya: Ellis Park atau Coca-Cola Park (Johannesburg), Loftus Versfeld (Pretoria), Royal Bafokeng (Rustenburg) dan Sree State Stadium (Bloemfontein) sudah digunakan pada Piala Konfederasi. Selebihnya yang belum selesai yakni Soccer City (Johannesburg), Moses Mabhida Stadium (Durban), Green Point Stadium (Cape Town), Nelson Mandela Bay Stadium (Port Elizabeth), Peter Mokaba Stadium (Polokwane) dan Mbombela Stadium (Nelspruit).
Isu klasik jadi dasar pemogokan yang tidak diketahui batas waktunya itu. Apalagi kalau bukan terkait ketidakpuasan gaji. Tapi dampaknya sangat besar yang bisa membawa Afsel ke resesi ekonomi dan ketidakpercayaan investor asing. “Aksi mogok dimulai pada 8 Juli,” kata Lesiba Seshoko, juru bicara Serikat Pekerja Pertambangan Nasional (NUM) yang juga mewakili seluruh pekerja.
“Efeknya tidak hanya terkena ke persiapan stadion untuk PD 2010, termasuk di dalamnya pembangkit listrik, rumah sakit, jalan dan fasilitas-fasilitas umum lainnya. Akan demikian sampai para pekerja mendapat tuntutan sebesar kenaikan gaji 13 persen per tahun,” imbuh Seshoko seperti dikutip Reuters.
Serikat pekerja mengancam akan menggelar pemogokan setelah pembicaraan mengenai perbaikan gaji karam pada Jumat (26/6) lalu. Sementara pekerja menginginkan 13 persen, pengusaha bersikeras kenaikan upah maksimal sebesar 10 persen. Afsel tidak terkecuali terkena imbas ekonomi global dengan laju inflasi berada di angka delapan (8) persen.
Organisasi pengusaha, sementara itu, menyatakan akan meminta pengadilan untuk mengeluarkan putusan untuk menindak tegas aksi pemogokan. “Pemogokan bersifat prematur. Kami meminta pengadilan memerintahkan untuk menghentikan pemogokan dalam pekan ini juga,” ujar Joe Canpanella, juru bicara Federasi Pengusaha Konstruktor Afsel.
Meski diterpa isu pemogokan massal pekerja, Badan Sepakbola Dunia (FIFA) menyatakan yakin Afsel bakal mampu memenuhi komitmennya untuk menyukseskan penyelenggaraan PD 2010. “FIFA menaruh kepercayaan penuh terhadap kota-kota dan pemerintahnya terkait komitmen terhadap penyelesaian sejumlah stadion,” rilis Departemen Media FIFA.
Dari sepuluh stadion yang disiapkan, sebanyak empat sudah laik helat. Keempatnya: Ellis Park atau Coca-Cola Park (Johannesburg), Loftus Versfeld (Pretoria), Royal Bafokeng (Rustenburg) dan Sree State Stadium (Bloemfontein) sudah digunakan pada Piala Konfederasi. Selebihnya yang belum selesai yakni Soccer City (Johannesburg), Moses Mabhida Stadium (Durban), Green Point Stadium (Cape Town), Nelson Mandela Bay Stadium (Port Elizabeth), Peter Mokaba Stadium (Polokwane) dan Mbombela Stadium (Nelspruit).
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar Andabexxx | bniutarxxx@ymxxx.com| 2009-07-01 17:53:19
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
