Juve Tak Akan Akuisisi Alonso
Transfer Xabi Alonso ME Gunawan01/07/2009 21:50 | Transfer Xabi Alonso
Gelandang Timnas Spanyol, Xabi Alonso tiba di Bandara Internasional Oliver, Johannesburg, Afrika Selatan, 10 Juni 2009 jelang Piala Konfederasi 2009. AFP PHOTO/FIFA/CHRIS RICCO
Xabi Alonso (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Turin: Di bursa transfer musim panas 2008, santer terdengar jika Juventus sangat berminat memboyong gelandang Liverpool, Xabi Alonso. Yang terjadi, Bianconeri akhirnya memilih midfielder Sevilla, Christian Poulsen. Dalam benak Claudio Ranieri, pelatih Juve saat itu, selain fee transfernya yang cukup mahal, tipikal Alonso yang cenderung lamban dinilai tidak cocok dengan skema permainan La Vecchia Signora (Baca: Alasan Ranieri Pilih Poulsen Ketimbang Alonso).
Nama Alonso kembali dikait-kaitkan dengan Bianconeri di bursa transfer musim panas ini. Pasalnya, langkah Juve merekrut gelandang Udinese, Gaetano D’Agostino, mendapat kerikil tajam seiring dengan tak kunjung berhasilnya kedua klub mencapai kata sepakat. Isu Juve-Alonso diembuskan media massa Italia dan Spanyol.
Menyikapi hal tersebut, Presiden Juve, Giovanni Cobolli Gigli angkat bicara. Mirip dengan argumentasi yang disodorkan Ranieri, Cobolli Gigli mengklaim jika Alonso, gelandang Timnas Spanyol yang juga diminati Real Madrid, tidak tercantum dalam daftar pembelian Bianconeri. “Begitu banyak nama yang disodorkan untuk mengisi lini tengah kami. Tapi, tidak ada nama Xabi Alonso,” tegasnya seperti yang dikutip Channel 4. “Saya pun tidak tahu menahu tentang Marek Hamsik (gelandang Napoli),” imbuhnya.
Justru, Cobolli Gigli mengaku jika pihaknya masih berharap proses transfer D’Agostino dapat direalisasikan. “Deal-nya (D’Agostino) menemui jalan buntu. Udinese adalah klub serius dan memiliki dewan direksi yang piawai dalam bernegosiasi. Pembicaraan di antara kami sungguh kompleks. Fakta yang terjadi di meja perundingan, selain besarnya fee, Udinese juga menginginkan para pemain kami yang justru dipandang kami sebagai fondasi tim di masa depan. Meski demikian, sikap respek dan ketertarikan kami masih tetap sama,” tandasnya.
Selain soal Alonso dan D’Agostino, Cobolli Gigli mengakui jika strategi Juve di bursa transfer kali ini terhambat dengan resistensi pemain yang bakal dilego. Misalnya, Poulsen yang menolak dijual ke klub elite Turki, Fenerbahce. “Strategi kami di bursa terhambat dengan sikap para pemain yang tak mau dijual. Sebab, kami baru bisa membeli jika terlebih dahulu kami berhasil menjual (pemain). Poulsen adalah salah satu pemain yang kami cantumkan dalam daftar jual. Pun begitu pula dengan David Trezeguet,” terang Cobolli Gigli.
Nama Alonso kembali dikait-kaitkan dengan Bianconeri di bursa transfer musim panas ini. Pasalnya, langkah Juve merekrut gelandang Udinese, Gaetano D’Agostino, mendapat kerikil tajam seiring dengan tak kunjung berhasilnya kedua klub mencapai kata sepakat. Isu Juve-Alonso diembuskan media massa Italia dan Spanyol.
Menyikapi hal tersebut, Presiden Juve, Giovanni Cobolli Gigli angkat bicara. Mirip dengan argumentasi yang disodorkan Ranieri, Cobolli Gigli mengklaim jika Alonso, gelandang Timnas Spanyol yang juga diminati Real Madrid, tidak tercantum dalam daftar pembelian Bianconeri. “Begitu banyak nama yang disodorkan untuk mengisi lini tengah kami. Tapi, tidak ada nama Xabi Alonso,” tegasnya seperti yang dikutip Channel 4. “Saya pun tidak tahu menahu tentang Marek Hamsik (gelandang Napoli),” imbuhnya.
Justru, Cobolli Gigli mengaku jika pihaknya masih berharap proses transfer D’Agostino dapat direalisasikan. “Deal-nya (D’Agostino) menemui jalan buntu. Udinese adalah klub serius dan memiliki dewan direksi yang piawai dalam bernegosiasi. Pembicaraan di antara kami sungguh kompleks. Fakta yang terjadi di meja perundingan, selain besarnya fee, Udinese juga menginginkan para pemain kami yang justru dipandang kami sebagai fondasi tim di masa depan. Meski demikian, sikap respek dan ketertarikan kami masih tetap sama,” tandasnya.
Selain soal Alonso dan D’Agostino, Cobolli Gigli mengakui jika strategi Juve di bursa transfer kali ini terhambat dengan resistensi pemain yang bakal dilego. Misalnya, Poulsen yang menolak dijual ke klub elite Turki, Fenerbahce. “Strategi kami di bursa terhambat dengan sikap para pemain yang tak mau dijual. Sebab, kami baru bisa membeli jika terlebih dahulu kami berhasil menjual (pemain). Poulsen adalah salah satu pemain yang kami cantumkan dalam daftar jual. Pun begitu pula dengan David Trezeguet,” terang Cobolli Gigli.
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
