Kepergian Kaka di Mata Dinho
Transfer Kaka Dimas Ramadani05/07/2009 02:33 | Transfer Kaka
Pemain AC Milan, Mathieu Flamini, Ronaldinho dan Kaka duduk di bangku cadangan dalam partai persahabatan menghadapi klub Qatar, Al-Sadd di Doha pada 4 Maret 2009. AFP PHOTO/KARIM JAAFAR
Ronaldinho (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Milan: Perginya Kaka menyisakan senyum di wajah Ronaldinho. Anggapan umum setelah Kaka akhirnya pergi meninggalkan AC Milan ke Real Madrid. Opini lumrah, pasalnya posisi kompatriotnya itu akan memberi ruang luas bagi Ronaldinho mengeksplorasi bakat besarnya.
Musim lalu Ronaldinho melempem. Asa mengembalikan nama besarnya selepas ditendang Barcelona tidak didapat. Ia jarang masuk dalam kerangka utama Milan. Patron Rossoneri, Silvio Berlusconi mengguratkan kalau pemenang Ballon d’Or 2005 itu akan menjadi bintang yang paling menonjol di Milan, setelah mengungkapkan kekecewaannya atas putusan Carlo Ancelotti, mantan pelatih Milan, yang sering membangkucadangkan Ronaldinho.
Akan tetapi Ronaldinho tidak merasa dibebani tugas pokok yang sebelumnya dijabat Kaka. Ia menyatakan kepergian Kaka tidak akan mengubah posisinya di Milan. Harapannya cuma satu: memberi yang terbaik buat Milan.
“Perginya Kaka tidak mempengaruhi diriku secara langsung,” kata pemain yang kerap disebut Dinho itu kepada Corriere dello Sport. “Ia tidak lagi bersama kami, tapi tanggung jawabku tidak berubah.:
Menghadapi musim keduanya di Italia, pemain berusia 29 tahun itu bercetus: “Sasaranku yakni membawa Milan juara. Kami ingin Liga Champions. Jika bisa kembali cemerlang, saya akan mendapatkan kembali tempat di skuad Selecao dan pastinya tempat di Piala Dunia 2010.”
Pada awal masa kariernya bersama Milan, Ronaldinho terhitung gemilang. Ia mengemas delapan gol di awal Serie A musim kemarin. Akan tetapi situasi itu tidak langgeng. Memasuki 2009, dan bergabungnya David Beckham, Ancelotti tidak lagi memberinya tempat utama.
Musim lalu Ronaldinho melempem. Asa mengembalikan nama besarnya selepas ditendang Barcelona tidak didapat. Ia jarang masuk dalam kerangka utama Milan. Patron Rossoneri, Silvio Berlusconi mengguratkan kalau pemenang Ballon d’Or 2005 itu akan menjadi bintang yang paling menonjol di Milan, setelah mengungkapkan kekecewaannya atas putusan Carlo Ancelotti, mantan pelatih Milan, yang sering membangkucadangkan Ronaldinho.
Akan tetapi Ronaldinho tidak merasa dibebani tugas pokok yang sebelumnya dijabat Kaka. Ia menyatakan kepergian Kaka tidak akan mengubah posisinya di Milan. Harapannya cuma satu: memberi yang terbaik buat Milan.
“Perginya Kaka tidak mempengaruhi diriku secara langsung,” kata pemain yang kerap disebut Dinho itu kepada Corriere dello Sport. “Ia tidak lagi bersama kami, tapi tanggung jawabku tidak berubah.:
Menghadapi musim keduanya di Italia, pemain berusia 29 tahun itu bercetus: “Sasaranku yakni membawa Milan juara. Kami ingin Liga Champions. Jika bisa kembali cemerlang, saya akan mendapatkan kembali tempat di skuad Selecao dan pastinya tempat di Piala Dunia 2010.”
Pada awal masa kariernya bersama Milan, Ronaldinho terhitung gemilang. Ia mengemas delapan gol di awal Serie A musim kemarin. Akan tetapi situasi itu tidak langgeng. Memasuki 2009, dan bergabungnya David Beckham, Ancelotti tidak lagi memberinya tempat utama.
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Ada 4 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar Andahamxxx | brazil_mixxx@yaxxx.com| 2009-07-11 14:34:28
xxx | erich_xxx@yaxxx.co| 2009-07-07 22:28:08
asxxx | inter4rid_milaxxx@yaxxx.co| 2009-07-06 21:03:40
Bhugi Faathiraxxx | gie_xxx@yaxxx.com| 2009-07-05 10:01:45
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
