Pires: Tak Ada Guna Dilatih Domenech
Timnas Prancis ME Gunawan08/09/2009 23:25 | Timnas Prancis
Aksi gelandang Villarreal, Robert Pires saat sesi latihan jelang laga Liga Champions melawan Celtic di Glasgow, 9 Desember 2008. AFP PHOTO/PAUL ELLIS
Robert Pires (© AFP 2008)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Paris: Hasil buruk yang diraih Timnas Prancis di babak kualifikasi Piala Dunia (PD) 2010 memicu spekulasi renggangnya hubungan antara kapten tim, Thierry Henry dan pelatih Raymond Domenech. Henry dituding telah melontarkan kecaman keras terhadap arsitek Les Bleus berusia 57 tahun itu. Warta yang langsung dibantah mantan kapten Arsenal tersebut (Baca: Thierry Henry Bantah Serang Domenech).
Ternyata, bukan Henry yang benar-benar menyerang Domenech. Adalah Robert Pires, winger veteran Villarreal yang tanpa sungkan mengecam kapabilitas Domenech yang ditunjuk Federasi Sepakbola Prancis (FFF) menangani Les Bleus pada 12 Juli 2004.
Bahkan, boleh dibilang pernyataan Pires dapat dikategorikan sebagai penghinaan. Wajar jika Pires angkat bicara seputar kebobrokan Timnas Prancis di babak kualifikasi PD 2010. Hengkangnya Pires dari timnas pada akhir 2004 tak lepas dari pengakuan Domenech yang tidak menyukai pemain berbintang Scorpio (Pires lahir pada 29 Oktober 1973).
“Anda tidak akan belajar banyak (di bawah asuhan Domenech),” tegas Pires seperti yang dikatakannya dalam wawancara dengan Football365. “Anda tidak akan tahu arah dan tujuan serta posisi yang bakal Anda mainkan. Itulah yang terjadi ketika saya masih bergabung bersama timnas. Hal itu pun kini tetap terjadi,” imbuhnya.
Pires menilai, di atas kertas, komposisi skuad timnas saat ini adalah yang terbaik di muka bumi. “Para pemain begitu spesial (menjadi pemain bintang di klubnya masing-masing). Namun, ketika bergabung dalam timnas, mereka tak tahu harus berbuat apa. Jelas, ada yang salah. Sebab, teorinya, tim ini adalah yang terbaik di dunia. Jika kami benar-benar gagal ke Afrika Selatan, tentunya itu bakal jadi kekacauan yang luar biasa,” tandas Pires. (MEG)
Ternyata, bukan Henry yang benar-benar menyerang Domenech. Adalah Robert Pires, winger veteran Villarreal yang tanpa sungkan mengecam kapabilitas Domenech yang ditunjuk Federasi Sepakbola Prancis (FFF) menangani Les Bleus pada 12 Juli 2004.
Bahkan, boleh dibilang pernyataan Pires dapat dikategorikan sebagai penghinaan. Wajar jika Pires angkat bicara seputar kebobrokan Timnas Prancis di babak kualifikasi PD 2010. Hengkangnya Pires dari timnas pada akhir 2004 tak lepas dari pengakuan Domenech yang tidak menyukai pemain berbintang Scorpio (Pires lahir pada 29 Oktober 1973).
“Anda tidak akan belajar banyak (di bawah asuhan Domenech),” tegas Pires seperti yang dikatakannya dalam wawancara dengan Football365. “Anda tidak akan tahu arah dan tujuan serta posisi yang bakal Anda mainkan. Itulah yang terjadi ketika saya masih bergabung bersama timnas. Hal itu pun kini tetap terjadi,” imbuhnya.
Pires menilai, di atas kertas, komposisi skuad timnas saat ini adalah yang terbaik di muka bumi. “Para pemain begitu spesial (menjadi pemain bintang di klubnya masing-masing). Namun, ketika bergabung dalam timnas, mereka tak tahu harus berbuat apa. Jelas, ada yang salah. Sebab, teorinya, tim ini adalah yang terbaik di dunia. Jika kami benar-benar gagal ke Afrika Selatan, tentunya itu bakal jadi kekacauan yang luar biasa,” tandas Pires. (MEG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
