Genoa Gusur Juventus

Pekan Ketiga Serie A
ME Gunawan
14/09/2009 03:40 | Serie A Italia
Genoa Gusur Juventus
Kegembiraan gelandang Genoa, Giandomenico Mesto (kedua dari kanan) seusai mencetak gol ke gawang Napoli dalam lanjutan Serie A Italia yang digelar di Luigi Ferraris, 13 September 2009. Genoa unggul 4-1.

Liputan6.com, Genoa: Genoa mengambil alih puncak klasemen sementara Serie A Italia dari tangan Juventus setelah di laga terakhir pekan ketiga menghancurkan perlawanan Napoli 4-1 (1-1) dalam pertandingan yang berlangsung di Comunale Luigi Ferraris, Minggu (13/9) malam waktu setempat atau Senin (14/9) dinihari WIB.

Pertandingan yang dipimpin wasit Paolo Tagliavento itu berlangsung penuh kontroversi diwarnai dengan dikeluarkannya tiga kartu merah, dua untuk pemain Partenopei, julukan Napoli, dan satunya lagi untuk pemain Grifone, julukan Genoa. Selain itu, laga sengit tersebut juga ditandai dengan dua eksekusi tendangan penalti, yang kesemuanya dihadiahkan bagi tuan rumah.

Genoa dipaksa harus tampil dengan 10 pemain sejak menit ke-28 ketika Tagliavento mengganjar defender Domienico Criscito dengan kartu merah langsung karena dianggap melontarkan kata-kata kasar dan penghinaan terhadap wasit menyusul pelanggaran yang dilakukannya terhadap Christian Maggio.

Sejak itu, kendali permainan berubah menjadi milik tim tamu. Gempuran yang dilakukan skuad asuhan Roberto Donadoni membuahkan hasil di menit ke-41 lewat gol cantik Marek Hamsik yang memanfaatkan sodoran cantik dari Fabio Quagliarella. Setelah melewati hadangan Marco Amelia, meskipun dalam sudut yang sangat sempit, Hamsik masih dapat melontarkan tendangan akurat. Skor 1-0 untuk Genoa.

Jalannya pertandingan berubah dengan drastis memasuki menit keempat injury time babak pertama. Wasit Tagliavento kembali mengeluarkan kartu merah, kali ini untuk bek Napoli asal Argentina, Hugo Campagnaro yang dianggap melanggar pergerakan Giuseppe Sculi di kotak penalti. Dalam tayang ulang, terlihat jelas putusan wasit patut dipertanyakan. Hadiah penalti bagi tuan rumah berhasil dieksekusi dengan sempurna oleh Sergio Floccari. Skor 1-1 bertahan sampai jeda.

Di awal babak kedua, di hadapan 32 ribu penonton, jumlah terbanyak di musim ini, Genoa tampil lebih agresif. Usaha itu membuahkan hasil di menit ke-54 lewat gol spektakuler striker Giandonmenico Mesto. Mendapat bola hasil tendangan jarak jauh yang dilancarkan kiper Amelia, Mesto melakukan akselerasi ke jantung pertahanan lawan. Tanpa melihat posisi gawang dan kiper, dari jarak 25 meter Mesto melancarkan tendangan keras yang tak mampu ditepis kiper Morgan De Sanctis. Skor 2-1 untuk Genoa.

Gol yang kian menyulut anak-anak Napoli untuk mengejar ketertinggalan. Namun, serbuan Ezequiel Lavezzi dan Walter Gargano yang baru masuk di babak kedua masih dapat digagalkan Giuseppe Biava dkk. Bahkan, di menit ke-65, gawang Napoli nyaris kembali kebobolan. Beruntung De Sanctis masih dapat menepis sundulan Alberto Zapater.

Di sela-sela tekanan dari tim tamu, Genoa berhasil memperbesar keunggulan di menit ke-74 lewat gol striker pengganti Hernan Crespo. Gol pertama yang disarangkan mantan bomber Inter Milan tersebut. Mendapat umpan diagonal dari Rodrigo Palacio, dengan tenang Crespo berhasil mengelabui De Sanctis. Skor berubah menjadi 3-1.

Empat menit sebelum waktu normal berakhir, wasit Tagliavento kembali membuat putusan kontroversi dengan mengeluarkan kartu merah kepada Salvatore Aronica yang diklaim mendorong Palacio di depan mulut gawang. Dalam tayang ulang, terlihat tindakan Palacio pantas disebut diving. Selain kartu merah, wasit pun menunjuk titik putih penalti. Eksekusi Houssine Kharja mulus. Skor 4-1 bertahan sampai peluit akhir berbunyi.

Susunan Pemain:
Genoa: Amelia; Papastathoupoulos, Biava, Moretti; Rossi, Zapater, Milanetto (Kharja 77), Criscito (KM); Mesto, Floccari (Crespo 60), Sculli (KK, Palacio 46).
Napoli: De Sanctis; Campagnaro (KK, KM), Cannavaro (KK), Contini (KK); Maggio (KK), Pazienza, Cigarini (Gargano 59), Hamsik, Aronica (KM); Quagliarella, Pia (Lavezzi 58).
Wasit: Paolo Tagliavento.
(MEG)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 
Wawancara
Mencoba Mengukir Sejarah
Wayne Rooney

Mencoba Mengukir Sejarah  

Tahun 2011 menjadi tahun gemilang bagi Wayne Rooney. Duetnya dengan Javier Hernandez menjadi salah satu kunci keberhasilan Manchester United meraih rekor 19 kali juara Liga Premier Inggris.
Polling Bola

Bayern Muenchen vs Chelsea

Partai puncak kompetisi antarklub paling bergengsi di Benua Biru. Laga yang menjadi satu-satunya harapan bagi Bayern Muenchen maupun Chelsea merebut gelar di musim ini.
Bayern menang
Chelsea menang