Sukses

Barcelona Perpanjang Kontrak Neymar, MU Gigit Jari

Liputan6.com, Barcelona - Neymar membuat Manchester United (MU) patah hati. Penyerang Barcelona itu ternyata dikabarkan telah memperpanjang kontrak bersama klub asal Katalunya itu, dua bulan lalu. Dalam kontrak barunya itu, pemain dengan nama lengkap Neymar da Silva Santos Junior ini diikat hingga Juni 2021.

Menurut ESPN, berita tentang kontrak baru Neymar itu memang sengaja tidak dipublikasikan karena masalah "komersial dan pajak". Kontrak Neymar sendiri, di Barcelona, sebelumnya berakhir pada 2018.

Dengan kontrak barunya itu, Neymar dikabarkan menjadi salah satu pemain termahal di Barcelona, setelah Lionel Messi. The Sun pernah menulis gaji pemain asal Brasil berusia 24 tahun itu di Barcelona bisa mencapai 500 ribu pound (sekitar Rp 93, miliar) per minggu.

MU sendiri memang sudah lama sangat menginginkan Neymar. Mantan penyerang Santos itu disebut-sebut sangat cocok dengan gaya permainan klub yang kini dilatih Louis Van Gaal itu.

Neymar (kiri) bersama Lionel Messi dan Luis Suarez membentuk trio yang sangat menakutkan di lini depan Barcelona. (AFP/Lluis Gene)
Bahkan, kubu MU dikabarkan siap merogoh kocek sangat dalam, mengeluarkan 114 juta pound demi memboyong Neymar ke Old Trafford. Jumlah itu memang seperti yang tertera dalam kontrak Neymar dengan Barcelona sebagai nilai buy out clause alias klausul pelepasan.

Sejak bergabung dengan Barcelona, musim 2013/14, performa Neymar memang terus menjulang. Total 77 gol yang dia cetak dari 125 pertandingan ikut membawa Barcelona meraih gelar La Liga dan Liga Champions 2014/15.

MU sempat seperti kembali mendapat angin segar saat dua pekan lalu, ayah Neymar, menyebut ada kemungkinan sang putra berlabuh di Setan Merah. "Tidak ada alasan mengapa Neymar harus memperpanjang kontraknya di Barcelona," ujar Neymar Santos Sr, sang ayah, ketika itu. Namun, kini, pernyataan terbukti hanya "angin surga".

 

Artikel Selanjutnya
Messi Mulai Tidak Betah di Barcelona
Artikel Selanjutnya
Masa Depan Tak Jelas, Messi Pertimbangkan Tinggalkan Barcelona?