FIFA Selidiki Sumpah Serapah Maradona
Pascalaga Uruguay vs Argentina Dimas Ramadani17/10/2009 00:00 | Timnas Argentina
Gaya pelatih Argentina, Diego Maradona di sesi konferensi pers yang berlangsung di Buenos Aires, 8 Oktober 2009, jelang dua laga terakhir kualifikasi PD 2010. AFP PHOTO / Juan Mabromata
Diego Maradona (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Zurich: Diego Maradona, 48 tahun, sukses sebagai pemain. Sensasinya menyeruak ketika membawa Argentina juara Piala Dunia 1986 di Meksiko. Awal karier kepelatihannya berjalan mulus, sampai akhirnya datang kekalahan memalukan 1-6 dari Bolivia di ajang kualifikasi Piala Dunia. Sejak saat itu kritik mulai mengiringi.
Masih di ajang yang sama Argentina menelan tiga kekalahan, dari Ekuador, Brasil dan Paraguay. Semakin deras saja kritik yang menyambangi “si pencetak gol tangan Tuhan” ini. Untuk pertama kalinya sejak 1970, pahitnya kegagalan lolos ke putaran final membayangi pencinta Timnas Argentina. Sejak saat itu hubungan Maradona dan jurnalis negerinya retak.
Tapi akhirnya Argentina memastikan diri lolos melalui kemenangan 1-0 atas Uruguay pada Kamis (15/10) pagi WIB. Kemenangan itu sangat berarti banyak bagi Maradona. Kemenangan itu dijadikan tumpahan kekesalan Maradona terhadap juurnalis. Setelah kemenangan itu Maradona melontarkan sumpah serapah yang konotasinya ke arah seks oral.
Media makin memburu Maradona dan pelatih bertubuh tambun itu terancam dikenai sanksi. Presiden FIFA, Sepp Blatter menyatakan bahwa badan yang dipimpinnya akan menyelidiki investigasi terkait komentar Maradona di depan publik. “Tidak bisa tidak, kami wajib membuka investigasi indisipliner terhadap pelatih Timnas Argentina (Maradona),” ujar Blatter seperti dikutip The Telegraph.
Blatter yang tengah menghadiri malam final Piala Dunia U-20 di Kairo, Mesir, mengingatkan bahwa Maradona bisa dikenai denda US$ 29.400 atau suspensi lima pertandingan jika terbukti melanggar aturan FIFA. “Menurut artikel 58.a, siapa pun yang menyakiti martabat seseorang melalui tindakan atau ucapan bisa dihukum,” ujarnya. Blatter menyampaikan bahwa kasus itu akan dibedah komite disiplin FIFA dan Blatter tidak akan campur tangan mengenai hal itu.
Sementara itu, di Argentina muncul rekaman video yang makin memberatkan Maradona. Dalam rekaman tersebut Maradona yang berada dalam bis melakukan gerakan seks oral menyambut ketidakpuasan dari fans mereka. Adakah harga yang harus dibayarkan Maradona?(DIM)
Masih di ajang yang sama Argentina menelan tiga kekalahan, dari Ekuador, Brasil dan Paraguay. Semakin deras saja kritik yang menyambangi “si pencetak gol tangan Tuhan” ini. Untuk pertama kalinya sejak 1970, pahitnya kegagalan lolos ke putaran final membayangi pencinta Timnas Argentina. Sejak saat itu hubungan Maradona dan jurnalis negerinya retak.
Tapi akhirnya Argentina memastikan diri lolos melalui kemenangan 1-0 atas Uruguay pada Kamis (15/10) pagi WIB. Kemenangan itu sangat berarti banyak bagi Maradona. Kemenangan itu dijadikan tumpahan kekesalan Maradona terhadap juurnalis. Setelah kemenangan itu Maradona melontarkan sumpah serapah yang konotasinya ke arah seks oral.
Media makin memburu Maradona dan pelatih bertubuh tambun itu terancam dikenai sanksi. Presiden FIFA, Sepp Blatter menyatakan bahwa badan yang dipimpinnya akan menyelidiki investigasi terkait komentar Maradona di depan publik. “Tidak bisa tidak, kami wajib membuka investigasi indisipliner terhadap pelatih Timnas Argentina (Maradona),” ujar Blatter seperti dikutip The Telegraph.
Blatter yang tengah menghadiri malam final Piala Dunia U-20 di Kairo, Mesir, mengingatkan bahwa Maradona bisa dikenai denda US$ 29.400 atau suspensi lima pertandingan jika terbukti melanggar aturan FIFA. “Menurut artikel 58.a, siapa pun yang menyakiti martabat seseorang melalui tindakan atau ucapan bisa dihukum,” ujarnya. Blatter menyampaikan bahwa kasus itu akan dibedah komite disiplin FIFA dan Blatter tidak akan campur tangan mengenai hal itu.
Sementara itu, di Argentina muncul rekaman video yang makin memberatkan Maradona. Dalam rekaman tersebut Maradona yang berada dalam bis melakukan gerakan seks oral menyambut ketidakpuasan dari fans mereka. Adakah harga yang harus dibayarkan Maradona?(DIM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
fashion -70%
Get Coupons & Other Deals in Your City. 50-70% Off Local Favourites.
www.disdus.com/keywordfashion
Get Coupons & Other Deals in Your City. 50-70% Off Local Favourites.
www.disdus.com/keywordfashion
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
