Nesta Jaga Momentum Milan
Pekan Kesembilan Serie A ME Gunawan26/10/2009 04:39 | Liga Italia
Selebrasi gol bek AC Milan, Alessandro Nesta ke gawang Chievo Verona dalam lanjutan Serie A yang berlangsung di Marcantonio Bentegodi Stadium, 25 Oktober 2009. Milan unggul 2-1. AFP PHOTO / ALBERTO PIZZOLI
Liputan6.com, Verona: AC Milan berhasil mempertahankan tren positifnya. Setelah memukul AS Roma dan menggilas Real Madrid, Rossoneri membuktikan punya mental juara saat berkunjung ke Marc’Antonio Bentegodi, markasnya Chievo Verona di laga penutup giornata kesembilan, Minggu (25/10) malam waktu setempat atau Senin (26/10) dinihari WIB.
Sempat tertinggal, Milan membalikkan keadaan dan akhirnya berhasil meraih kemenangan 2-1 (0-1). Gol Giampiero Pinzi di menit ketujuh dibalas oleh Alessandro Nesta lewat dua gol sundulannya di 10 menit terakhir.
Kemenangan untuk keempat kalinya ini membuat posisi Rossoneri melonjak ke peringkat keenam dengan jumlah 15 poin atau masih tertinggal tujuh angka dari pemimpin klasemen, Inter Milan. Sebaliknya, kekalahan kali keempat bagi The Flying Donkeys tidak mengubah posisinya yakni bertengger di peringkat ke-11.
Kemenangan Milan tak terlepas dari kecemerlangan kiper Nelson Dida di bawah mistar gawang. Dida beberapa kali membuat penyelamatan dari ancaman Michele Marcolini dan Sergio Pellissier. Yang paling krusial terjadi ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir. Setelah sundulan Nesta menyeimbangkan kedudukan lewat header Nesta, Dida secara fantastis menepis bola hasil sundulan Pablo Granoche yang memanfaatkan umpan silang Pellissier.
Sempat tertinggal, Milan membalikkan keadaan dan akhirnya berhasil meraih kemenangan 2-1 (0-1). Gol Giampiero Pinzi di menit ketujuh dibalas oleh Alessandro Nesta lewat dua gol sundulannya di 10 menit terakhir.
Kemenangan untuk keempat kalinya ini membuat posisi Rossoneri melonjak ke peringkat keenam dengan jumlah 15 poin atau masih tertinggal tujuh angka dari pemimpin klasemen, Inter Milan. Sebaliknya, kekalahan kali keempat bagi The Flying Donkeys tidak mengubah posisinya yakni bertengger di peringkat ke-11.
Kemenangan Milan tak terlepas dari kecemerlangan kiper Nelson Dida di bawah mistar gawang. Dida beberapa kali membuat penyelamatan dari ancaman Michele Marcolini dan Sergio Pellissier. Yang paling krusial terjadi ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir. Setelah sundulan Nesta menyeimbangkan kedudukan lewat header Nesta, Dida secara fantastis menepis bola hasil sundulan Pablo Granoche yang memanfaatkan umpan silang Pellissier.
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
Wayne Rooney
Mencoba Mengukir Sejarah
Tahun 2011 menjadi tahun gemilang bagi Wayne Rooney. Duetnya dengan Javier Hernandez menjadi salah satu kunci keberhasilan Manchester United meraih rekor 19 kali juara Liga Premier Inggris.
Polling Bola

