Perubahan Nama Markas Newcastle
Newcastle United Dimas Ramadani04/11/2009 19:16 | Newcastle United
Liputan6.com, Newcastle: Uang bisa membeli segalanya. Dengan alasan menambah pemasukan, nama stadion bisa dijual. Ungkapan itu pas dengan kondisi terakhir di Newcastle United. Tidak peduli dengan kritik dan kecaman dari para suporternya, markas The Magpies kini memiliki nama baru sportsdirect.com @ St James Park.
Fans Newcastle menyatakan ketidaksetujuannya atas rencana perubahan nama. Mereka menganggap pentingnya menjaga respek terhadap sejarah panjang klub. Oleh karena itu perubahan besar tidak dilakukan. Pengurus teras klub hanya menyisipkan sponsor di depan.
Managing Director Newcastle, Derek Llambias menyatakan tidak akan mengganggu sejarah dan tradisi seperti yang ditakutkan fans. Dan di sisi lain perubahan itu penting artinya dalam rangka menggali potensi maksimal penerimaan “Kebijakan ini,” menurut Llambias seperti dikutip The Guardian, “merupakan kesempatan besar karena sponsor memberi kepercayaan.”
Sports Direct merupakan grup retail terbesar se-Inggris Raya yang dimiliki Mike Ashley yang notabene merupakan pemilik Newcastle. Dalam kesepakatan itu Sports Direct punya hak memasang layar iklan raksasa di stadion tersebut. “Kami tidak akan menghilangkan St James Park untuk nama stadion ini,” ucap Llambias tanpa membeberkan besarnya nilai kontrak tersebut.
Masuknya kembali uang Ashley ke klub yang tengah merintis jalan kembali ke Liga Premier, saat ini memimpin klasemen championship, kontradiktif dengan pemberitaan sebelumnya yang menyatakan bahwa dirinya hendak menjual saham mayoritas klub yang dimilikinya.
Masa depan Newcastle, dalam hal ini manajemen klub, tidak jelas. Ashley kabarnya menampik tawaran dari Barry Moat yang menawarkan proposal takeover sebesar 80 juta pound. Ashley rupanya bersikeras hendak menjual Newcastle di kisaran 100 juta pound. (DIM)
Fans Newcastle menyatakan ketidaksetujuannya atas rencana perubahan nama. Mereka menganggap pentingnya menjaga respek terhadap sejarah panjang klub. Oleh karena itu perubahan besar tidak dilakukan. Pengurus teras klub hanya menyisipkan sponsor di depan.
Managing Director Newcastle, Derek Llambias menyatakan tidak akan mengganggu sejarah dan tradisi seperti yang ditakutkan fans. Dan di sisi lain perubahan itu penting artinya dalam rangka menggali potensi maksimal penerimaan “Kebijakan ini,” menurut Llambias seperti dikutip The Guardian, “merupakan kesempatan besar karena sponsor memberi kepercayaan.”
Sports Direct merupakan grup retail terbesar se-Inggris Raya yang dimiliki Mike Ashley yang notabene merupakan pemilik Newcastle. Dalam kesepakatan itu Sports Direct punya hak memasang layar iklan raksasa di stadion tersebut. “Kami tidak akan menghilangkan St James Park untuk nama stadion ini,” ucap Llambias tanpa membeberkan besarnya nilai kontrak tersebut.
Masuknya kembali uang Ashley ke klub yang tengah merintis jalan kembali ke Liga Premier, saat ini memimpin klasemen championship, kontradiktif dengan pemberitaan sebelumnya yang menyatakan bahwa dirinya hendak menjual saham mayoritas klub yang dimilikinya.
Masa depan Newcastle, dalam hal ini manajemen klub, tidak jelas. Ashley kabarnya menampik tawaran dari Barry Moat yang menawarkan proposal takeover sebesar 80 juta pound. Ashley rupanya bersikeras hendak menjual Newcastle di kisaran 100 juta pound. (DIM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
Wayne Rooney
Mencoba Mengukir Sejarah
Tahun 2011 menjadi tahun gemilang bagi Wayne Rooney. Duetnya dengan Javier Hernandez menjadi salah satu kunci keberhasilan Manchester United meraih rekor 19 kali juara Liga Premier Inggris.
Polling Bola

