Benitez Percaya Akan Keajaiban
Berhitung Peluang Liverpool Dimas Ramadani05/11/2009 08:42 | Liga Champions
Reaksi kekecewaan Fernando Torres setelah Liverpool bermain imbang 1-1 dengan Lyon di kancah Liga Champions.
Liputan6.com, London: Liverpool gigit jari. Kemenangan yang sudah ada di depan mata dihapus Lisandro Lopez. Gol penyerang internasional Argentina itu di menit akhir membalas gol Ryan Babel yang sebelumnya membesarkan harapan The Reds. Peluang jawara Liga Champions 2005 ini pun menipis.
Posisi Rafael Benitez sebagai manajer Liverpool itu pun terancam. Meski demikian Benitez menampik. Ia menyatakan masa depannya di Anfield masih aman, sebelum menyampaikan sebuah harapan memetik keajaiban untuk lolos ke babak 16 besar.
“Saya hanya memikirkan pertandingan di depan,” kata Benitez sebagaimana diwartakan Daily Mail. “Sulit memang, tapi kami belum tersingkir. Kami harus memenangi partai berikut dan melihat apa yang terjadi di pertandingan lain antara Fiorentina bersus Lyon. Kami mampu menyajikan keajaiban sebelumnya dan kami harus mengulanginya.”
Hasil imbang 1-1 di Stade Gerland, Kamis dini hari tadi (WIB), memberi Lyon satu tiket dari Grup E. Satu lainya diperebutkan Fiorentina dan Liverpool. Dengan perolehan sembilan poin, Fiorentina punya posisi lebih baik dari The Reds yang mengumpulkan empat poin. Liverpool berharap pada Lyon setidaknya bermain imbang dengan Fiorentina di Florence pada 24 November. Di satu sisi Liverpool wajib menang dalam partai tandangnya ke Debrecen.
Jika demikian, Liverpool tinggal bertarung hidup-mati dengan La Viola pada partai pamungkas di Anfield. Di partai penentuan ini tim asuhan Benitez mesti menang dengan keunggulan tiga gol agar lolos dengan keunggulan head to head, mengingat Liverpool kalah 0-2 ketika bertandang ke Florence. Sementara itu, Liverpool otomatis gugur jika Fiorentina menang dari Lyon.
Benitez tetap positif dan berkata: “Kadang keberuntungan tidak memihak. Para pemain tahu itu dan juga fans. Kecewa pasti karena kami memiliki sejumlah peluang bagus untuk mencetak gol. Tetapi ingat, kami masih memiliki kesempatan—lolos ke babak berikutnya.”
Pelatih Lyon, Claude Puel memberi garansi bahwa anak-anak asuhnya mengincar hasil terbaik menghadapi Fiorentina meski sudah memastikan diri lolos. “Tidak perlu khawatir,” kata Puel. “Setelah melihat jejak rekam dalam beberapa tahun terakhir, kami menginginkan juara grup.”
Jika Lyon mampu mengalahkan Fiorentina di Stadion Artemio Franchi, Liverpool tidak perlu repot memikirkan skor. Mereka cukup mengalahkan La Viola meski dengan skor tipis sekali pun. (DIM)
Posisi Rafael Benitez sebagai manajer Liverpool itu pun terancam. Meski demikian Benitez menampik. Ia menyatakan masa depannya di Anfield masih aman, sebelum menyampaikan sebuah harapan memetik keajaiban untuk lolos ke babak 16 besar.
“Saya hanya memikirkan pertandingan di depan,” kata Benitez sebagaimana diwartakan Daily Mail. “Sulit memang, tapi kami belum tersingkir. Kami harus memenangi partai berikut dan melihat apa yang terjadi di pertandingan lain antara Fiorentina bersus Lyon. Kami mampu menyajikan keajaiban sebelumnya dan kami harus mengulanginya.”
Hasil imbang 1-1 di Stade Gerland, Kamis dini hari tadi (WIB), memberi Lyon satu tiket dari Grup E. Satu lainya diperebutkan Fiorentina dan Liverpool. Dengan perolehan sembilan poin, Fiorentina punya posisi lebih baik dari The Reds yang mengumpulkan empat poin. Liverpool berharap pada Lyon setidaknya bermain imbang dengan Fiorentina di Florence pada 24 November. Di satu sisi Liverpool wajib menang dalam partai tandangnya ke Debrecen.
Jika demikian, Liverpool tinggal bertarung hidup-mati dengan La Viola pada partai pamungkas di Anfield. Di partai penentuan ini tim asuhan Benitez mesti menang dengan keunggulan tiga gol agar lolos dengan keunggulan head to head, mengingat Liverpool kalah 0-2 ketika bertandang ke Florence. Sementara itu, Liverpool otomatis gugur jika Fiorentina menang dari Lyon.
Benitez tetap positif dan berkata: “Kadang keberuntungan tidak memihak. Para pemain tahu itu dan juga fans. Kecewa pasti karena kami memiliki sejumlah peluang bagus untuk mencetak gol. Tetapi ingat, kami masih memiliki kesempatan—lolos ke babak berikutnya.”
Pelatih Lyon, Claude Puel memberi garansi bahwa anak-anak asuhnya mengincar hasil terbaik menghadapi Fiorentina meski sudah memastikan diri lolos. “Tidak perlu khawatir,” kata Puel. “Setelah melihat jejak rekam dalam beberapa tahun terakhir, kami menginginkan juara grup.”
Jika Lyon mampu mengalahkan Fiorentina di Stadion Artemio Franchi, Liverpool tidak perlu repot memikirkan skor. Mereka cukup mengalahkan La Viola meski dengan skor tipis sekali pun. (DIM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
Wayne Rooney
Mencoba Mengukir Sejarah
Tahun 2011 menjadi tahun gemilang bagi Wayne Rooney. Duetnya dengan Javier Hernandez menjadi salah satu kunci keberhasilan Manchester United meraih rekor 19 kali juara Liga Premier Inggris.
Polling Bola

