Lagi, Mourinho Coret Santon
Inter Milan ME Gunawan08/11/2009 20:20 | Inter Milan
Davide Santon (goal)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Milan: Akhir Februari lalu, pelatih Inter Milan, Jose Mourinho menyanjung setinggi langit anak didiknya yang baru berusia 18 tahun, Davide Santon. Pemain yang memulai karir yuniornya bersama Ravenna itu diklaim Special One sebagai bakal calon bek legendaris Nerazzurri dan Italia seperti halnya mantan defender AC Milan, Paolo Maldini (Baca, Mourinho: Santon, Calon Maldini-nya Inter).
Kini, sembilan bulan lebih, kondisinya terbalik bak bumi dan langit. Di partai penuh gengsi menjamu AS Roma di Giuseppe Meazza, Minggu (8/11) malam, Mourinho mencoret Santon dari daftar 18 pemainnya. Putusan kali ketiga yang diberlakukan Mourinho kepada Santon yang juga absen dari skuad di laga lawan Livorno dan Dinamo Kiev.
Nasib yang dialami Santon saat ini mirip dengan yang menimpa Mario Balotelli. Musim lalu, terkait tindak indisiplinernya Balotelli juga dicoret Mourinho. Namun, rupanya hukuman yang dijatuhkan Mourinho mampu menyadarkan striker berusia 19 tahun itu yang belakangan kembali mendapat kepercayaan untuk menempati starting line-up.
Santon? Belum dapat diraba apa yang bakal terjadi di kemudian hari. Yang pasti, jika benar klaim Tuttosport benar adanya, Santon sangat kecewa dengan kebijakan mantan manajer Chelsea tersebut. Begitu mengetahui namanya tak tercantum dalam daftar, Santon langsung meninggalkan kamp latihan Inter di Appiano Gentile.
Boleh jadi, di bursa transfer musim dingin Januari mendatang, Santon bakal “ditendang” dari Giuseppe Meazza. Sabtu (7/11) kemarin, Presiden Inter, Massimo Moratti ditengarai melakukan pembicaraan terkait masa depan Santon dengan Marco Branca.
Berikut 18 pemain yang disiapkan Mourinho di laga lawan Giallorossi.
Kiper: Francesco Toldo, Julio Cesar, 21 Paolo Orlandoni.
Belakang: Ivan Ramiro Cordoba, Javier Zanetti, Lucio, Maicon, Walter Samuel, Cristian Chivu.
Tengah: Dejan Stankovic, Thiago Motta, Wesley Sneijder, Sulley Muntari, Patrick Vieira, Esteban Cambiasso, Mancini.
Depan: Samuel Eto'o, Diego Milito, Mario Balotelli.(MEG)
Kini, sembilan bulan lebih, kondisinya terbalik bak bumi dan langit. Di partai penuh gengsi menjamu AS Roma di Giuseppe Meazza, Minggu (8/11) malam, Mourinho mencoret Santon dari daftar 18 pemainnya. Putusan kali ketiga yang diberlakukan Mourinho kepada Santon yang juga absen dari skuad di laga lawan Livorno dan Dinamo Kiev.
Nasib yang dialami Santon saat ini mirip dengan yang menimpa Mario Balotelli. Musim lalu, terkait tindak indisiplinernya Balotelli juga dicoret Mourinho. Namun, rupanya hukuman yang dijatuhkan Mourinho mampu menyadarkan striker berusia 19 tahun itu yang belakangan kembali mendapat kepercayaan untuk menempati starting line-up.
Santon? Belum dapat diraba apa yang bakal terjadi di kemudian hari. Yang pasti, jika benar klaim Tuttosport benar adanya, Santon sangat kecewa dengan kebijakan mantan manajer Chelsea tersebut. Begitu mengetahui namanya tak tercantum dalam daftar, Santon langsung meninggalkan kamp latihan Inter di Appiano Gentile.
Boleh jadi, di bursa transfer musim dingin Januari mendatang, Santon bakal “ditendang” dari Giuseppe Meazza. Sabtu (7/11) kemarin, Presiden Inter, Massimo Moratti ditengarai melakukan pembicaraan terkait masa depan Santon dengan Marco Branca.
Berikut 18 pemain yang disiapkan Mourinho di laga lawan Giallorossi.
Kiper: Francesco Toldo, Julio Cesar, 21 Paolo Orlandoni.
Belakang: Ivan Ramiro Cordoba, Javier Zanetti, Lucio, Maicon, Walter Samuel, Cristian Chivu.
Tengah: Dejan Stankovic, Thiago Motta, Wesley Sneijder, Sulley Muntari, Patrick Vieira, Esteban Cambiasso, Mancini.
Depan: Samuel Eto'o, Diego Milito, Mario Balotelli.(MEG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
