El Clasico Penentu Nasib Pellegrini
Real Madrid ME Gunawan12/11/2009 20:22 | Real Madrid
Wajah frustasi pelatih Real Madrid, Manuel Pellegrini seusai kekalahan timnya 0-4 dari AC Alcorcon i laga leg pertama 32 besar Copa del Rey, 27 Oktober 2, 27 Oktober 2009. Madrid kalah 0-4!
Manuel Pellegrini (marca)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Madrid: “Tidak mudah bagi siapapun untuk menangani tim sekelas Real Madrid. Setiap hari kredibilitas harus didapat. Klub ini sangat senang dengan unjuk kinerjanya (Pellegrini). Kami sadar hal itu bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan,” tutur Miguel Pardeza, Direkrut Sport Real Madrid menanggapi hingar bingarnya pemberitaan di Spanyol yang memojokkan pelatih tim Manuel Pellegrini.
Kursi mantan entrenador Villarreal itu mulai digoyang menyusul tumbangnya Los Blancos di tangan tim “anak kemarin sore”, AD Alcorcon di leg pertama babak 32 besar Copa del Rey, 27 Oktober lalu (Baca: Giliran Pardeza Dukung Pellegrini). Beruntung, dalam dua laga berikutnya, Kaka dkk tampil lebih baik, mencukur Getafe dua gol tanpa balas dan bermain imbang 1-1 dengan AC Milan di San Siro.
Namun, nasib Pellegrini kembali digunjingkan menyusul tersungkurnya Kaka dkk di Piala Raja. Menurut kabar yang berembus di Negeri Matador yang dikutip Goal, Presiden Madrid, Florentino Perez kembali ragu dengan kapabilitas pelatih berkebangsaan Chile itu dalam menangani bejibunnya pemain bintang dalam skuad Los Merengues.
Perez yang duduk di tribun menyaksikan leg kedua lawan AD Alcorcon, Selasa (10/11), tentu mendengar cibiran publik Bernabeu ketika Pellegrini memasukkan full-back asal Brasil, Marcelo di menit ke-70 guna menggantikan Lassana Diarra. Di mata publik, Diarra terbilang pemain yang tampil spartan di laga tersebut. Karenanya, fans Madrid meneriakkan kata ‘mundur, mundur’.
Spekulasi yang beredar nasib Pellegrini bakal ditentukan dari hasil pertandingan paling ditunggu rakyat Spanyol di setiap musimnya, El Clasico, melawan Barcelona di Nou Camp Stadium, Minggu, 29 November mendatang. Madrid diyakini dapat meraih kemenangan di dua partai sebelumnya, melawan Racing Santander (22/11) dan FC Zurich di ajang Liga Champions (25/11). Namun, hasil buruk seperti yang diderita skuad asuhan Juande Ramos, 2 Mei lalu, dimana Madrid kalah dengan skor memalukan 2-6, hampir dapat dipastikan bakal menutup buku cerita Pellegrini di Bernabeu.(MEG)
Kursi mantan entrenador Villarreal itu mulai digoyang menyusul tumbangnya Los Blancos di tangan tim “anak kemarin sore”, AD Alcorcon di leg pertama babak 32 besar Copa del Rey, 27 Oktober lalu (Baca: Giliran Pardeza Dukung Pellegrini). Beruntung, dalam dua laga berikutnya, Kaka dkk tampil lebih baik, mencukur Getafe dua gol tanpa balas dan bermain imbang 1-1 dengan AC Milan di San Siro.
Namun, nasib Pellegrini kembali digunjingkan menyusul tersungkurnya Kaka dkk di Piala Raja. Menurut kabar yang berembus di Negeri Matador yang dikutip Goal, Presiden Madrid, Florentino Perez kembali ragu dengan kapabilitas pelatih berkebangsaan Chile itu dalam menangani bejibunnya pemain bintang dalam skuad Los Merengues.
Perez yang duduk di tribun menyaksikan leg kedua lawan AD Alcorcon, Selasa (10/11), tentu mendengar cibiran publik Bernabeu ketika Pellegrini memasukkan full-back asal Brasil, Marcelo di menit ke-70 guna menggantikan Lassana Diarra. Di mata publik, Diarra terbilang pemain yang tampil spartan di laga tersebut. Karenanya, fans Madrid meneriakkan kata ‘mundur, mundur’.
Spekulasi yang beredar nasib Pellegrini bakal ditentukan dari hasil pertandingan paling ditunggu rakyat Spanyol di setiap musimnya, El Clasico, melawan Barcelona di Nou Camp Stadium, Minggu, 29 November mendatang. Madrid diyakini dapat meraih kemenangan di dua partai sebelumnya, melawan Racing Santander (22/11) dan FC Zurich di ajang Liga Champions (25/11). Namun, hasil buruk seperti yang diderita skuad asuhan Juande Ramos, 2 Mei lalu, dimana Madrid kalah dengan skor memalukan 2-6, hampir dapat dipastikan bakal menutup buku cerita Pellegrini di Bernabeu.(MEG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
