Polling: Prancis Tak Pantas Lolos
Play-off Piala Dunia 2010 ME Gunawan23/11/2009 11:05 | Piala Dunia 2010
Kegembiraan pelatih Prancis, Raymond Domenech (kiri) dan Thierry Henry seusai laga melawan Republik Irlandia di play-off PD 2010 yang digelar di Stade de France in Saint-Denis, 18 November 2009. AFP PHOTO/BERTRAND GUAY
Domenech dan Henry (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Paris: Belum berujung pembicaraan seputar kontroversialnya keberhasilan Prancis menyisihkan Republik Irlandia di babak play-off Piala Dunia (PD) 2010 Zona Eropa yang berlangsung pada Rabu (18/11) lalu. The Boys in Green menuding kemenangan Les Bleus diraih lewat cara yang tidak sportif dan mencederai nilai-nilai fair play menyusul insiden handball yang dilakukan kapten Prancis, Thierry Henry.
Meski demikian, Perdana Menteri (PM) Prancis, Nicolas Sarkozy dan pelatih timnas Raymond Domenech tetap bergembira dengan keberhasilan Henry dkk. Menanggapi "rintihan" koleganya, PM Republik Irlandia, Brian Cowen dan Menteri Kehakiman Republik Irlandia, Dermot Ahern, dan menuntut digelarnya partai replay, Sarcozy hanya bisa meminta maaf atas terjadinya insiden Henry.
Sarkozy dan Domenceh boleh gembira dengan fakta kemenangan Les Bleus yang pada akhirnya disahkan FIFA. Tapi, tidak begitu halnya dengan sebagian publik Prancis. Untuk mengetahui sikap dan pendapat publik terhadap Les Bleus, stasiun televisi France 2 menggelar polling. Dari 1003 responden yang ikut berpartisipasi, 81 persen di antaranya atau 812 orang menilai Henry dkk tidak pantas melaju ke Afrika Selatan.
Lebih jauh, sebanyak 88 persen atau 906 responden mengklaim Henry telah melakukan kesalahan menggunakan tangannya (handball) saat menerima bola sebelum menyodorkannya kepada William Gallas. Yang juga tak enak didengar telinga Domenech, sebanyak 70 persen atau 702 responden menilai Domenech pantas untuk dipecat dari jabatannya.(MEG)
Meski demikian, Perdana Menteri (PM) Prancis, Nicolas Sarkozy dan pelatih timnas Raymond Domenech tetap bergembira dengan keberhasilan Henry dkk. Menanggapi "rintihan" koleganya, PM Republik Irlandia, Brian Cowen dan Menteri Kehakiman Republik Irlandia, Dermot Ahern, dan menuntut digelarnya partai replay, Sarcozy hanya bisa meminta maaf atas terjadinya insiden Henry.
Sarkozy dan Domenceh boleh gembira dengan fakta kemenangan Les Bleus yang pada akhirnya disahkan FIFA. Tapi, tidak begitu halnya dengan sebagian publik Prancis. Untuk mengetahui sikap dan pendapat publik terhadap Les Bleus, stasiun televisi France 2 menggelar polling. Dari 1003 responden yang ikut berpartisipasi, 81 persen di antaranya atau 812 orang menilai Henry dkk tidak pantas melaju ke Afrika Selatan.
Lebih jauh, sebanyak 88 persen atau 906 responden mengklaim Henry telah melakukan kesalahan menggunakan tangannya (handball) saat menerima bola sebelum menyodorkannya kepada William Gallas. Yang juga tak enak didengar telinga Domenech, sebanyak 70 persen atau 702 responden menilai Domenech pantas untuk dipecat dari jabatannya.(MEG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
