Kesabaran Toni Punah Terhadap Van Gaal
Bayern Muenchen Dimas Ramadani24/11/2009 16:04 | Bayern Muenchen
Striker Bayern Muenchen Luca Toni ketika beraksi di partai kontra Rot-Weiss Oberhausen dalam laga Piala Jerman pada 22 September 2009. AFP PHOTO/OLIVER LANG
Liputan6.com, Munich: Keresahan disuarakan Luca Toni. Striker internasional Italia ini mengaku masa depannya bersama Bayern Muenchen semakin mendekati kata akhir. Ia hilang kesabaran terhadap Louis van Gaal, pelatih Bayern yang hadir di Allianz Arena sejak musim panas lalu.
“Sudah empat bulan berlalu dan jelas saya punya masalah dengannya (Van Gaal),” ucap Toni ketus kepada Rai TV. “Cukup sudah. Hubungan kami hampir bisa dikatakan sulit diperbaiki.”
Toni mendapat sanksi disiplin dari pengurus Bayern di awal bulan ini karena nyelonong meninggalkan Allianz Arena di tengah pertandingan. Sebuah bentuk kekecewaan setelah digantikan pemain lain di babak pertama saat berhadapan dengan Schalke 04 (Baca: Lahm dan Toni Diganjar Sanksi).
Media massa di Italia mengklaim kalau striker jangkung ini sangat ingin kembali ke tanah kelahirannya pada bursa transfer berikutnya yang dibuka Januari. Mantan striker mumpuni di Palermo dan Fiorentina ini sangat ingin bermain reguler di setiap pekannya demi membuka lebar-lebar kesempatannya kembali ke skuad Timnas Italia untuk Piala Dunia 2010 asuhan Marcello Lippi.
Il capitano AS Roma, Francesco Totti diduga berupaya membujuk peraih capocannonieri alias gelar top skorer di Serie A musim 2005-06 tersebut agar sudi bermain bersama membela Giallorossi. Tawaran yang menarik, namun Toni juga tidak menutup kemungkinan bertahan bersama Bayern jika Van Gaal dipecat akibat hasil buruk di awal musim ini.
“Saya belum mengetahui ke depannya,” katanya lagi. Tetapi, “Saya berharap Bayern bisa baik-baik saja. Tentu saya ingin kembali ke Italia guna mencetak banyak gol agar bisa kembali ke tim nasional. Terlepas dari pada itu, saya merupakam pencetak gol terbanyak buat tim nasional. Roma? Saya punya hubungan baik dengan Totti.(DIM)
“Sudah empat bulan berlalu dan jelas saya punya masalah dengannya (Van Gaal),” ucap Toni ketus kepada Rai TV. “Cukup sudah. Hubungan kami hampir bisa dikatakan sulit diperbaiki.”
Toni mendapat sanksi disiplin dari pengurus Bayern di awal bulan ini karena nyelonong meninggalkan Allianz Arena di tengah pertandingan. Sebuah bentuk kekecewaan setelah digantikan pemain lain di babak pertama saat berhadapan dengan Schalke 04 (Baca: Lahm dan Toni Diganjar Sanksi).
Media massa di Italia mengklaim kalau striker jangkung ini sangat ingin kembali ke tanah kelahirannya pada bursa transfer berikutnya yang dibuka Januari. Mantan striker mumpuni di Palermo dan Fiorentina ini sangat ingin bermain reguler di setiap pekannya demi membuka lebar-lebar kesempatannya kembali ke skuad Timnas Italia untuk Piala Dunia 2010 asuhan Marcello Lippi.
Il capitano AS Roma, Francesco Totti diduga berupaya membujuk peraih capocannonieri alias gelar top skorer di Serie A musim 2005-06 tersebut agar sudi bermain bersama membela Giallorossi. Tawaran yang menarik, namun Toni juga tidak menutup kemungkinan bertahan bersama Bayern jika Van Gaal dipecat akibat hasil buruk di awal musim ini.
“Saya belum mengetahui ke depannya,” katanya lagi. Tetapi, “Saya berharap Bayern bisa baik-baik saja. Tentu saya ingin kembali ke Italia guna mencetak banyak gol agar bisa kembali ke tim nasional. Terlepas dari pada itu, saya merupakam pencetak gol terbanyak buat tim nasional. Roma? Saya punya hubungan baik dengan Totti.(DIM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
Wayne Rooney
Mencoba Mengukir Sejarah
Tahun 2011 menjadi tahun gemilang bagi Wayne Rooney. Duetnya dengan Javier Hernandez menjadi salah satu kunci keberhasilan Manchester United meraih rekor 19 kali juara Liga Premier Inggris.
Polling Bola

