Sukses

Paris Sempat Diguncang Teror, Ronaldo Dapat Kawalan Ekstra Ketat

Liputan6.com, Paris - Paris, salah satu kota yang menggelar Piala Eropa 2016 sempat diguncang aksi terorisme pada Desember 2015. Hal tersebut membuat keamanan di Prancis dipenuhi tanda tanya. Pasalnya bakal banyak pemain sepak bola dunia yang datang ke Prancis.

Portugal menjadi salah satu tim yang bakal mendapat pengawalan ekstra ketat. Pasalnya, mereka punya Cristiano Ronaldo, peraih tiga gelar Ballon d'Or sekaligus salah satu pemain terbaik di dunia. Ronaldo menjadi pemain yang bakal mendapat kawalan ekstra ketat selama gelaran Piala Eropa 2016.

Ketatnya pengamanan membuat jarak antara Ronaldo dan fansnya menjadi sangat jauh. Pelatih Portugal, Fernando Santos meminta fans untuk memaklumi ketatnya pengawalan untuk bintang Real Madrid tersebut.

"Portugal merupakan salah satu tim yang punya risiko besar karena ada Ronaldo. Kami tahu bahwa keamanan di Prancis penuh dengan kewaspadaan," kata Santos, dikutip dari Goal.

"Saya meminta fans memaklumi kalau kebebasan para pemain, termasuk Ronaldo bakal dikendalikan pihak keamanan," ucap pelatih berusia 61 tahun tersebut.

Cristiano Ronaldo

Santos melanjutkan, Portugal tidak takut bila ada ancaman terorisme lagi di Prancis. "Kami tidak takut, sepak bola itu harus kuat dengan isu-isu seperti ini. Kami harus mengatasi masalah-masalah kecil seperti ini," ucapnya.

Di Piala Eropa 2016, Portugal tergabung di Grup F bersama, Islandia, Austria, dan Hunggaria. Portugal bakal menghadapi Islandia di laga perdana Piala Eropa pada 14 Juni mendatang.

Artikel Selanjutnya
Imbang Lawan Brasil, Kolombia Jaga Peluang
Artikel Selanjutnya
Kejutan, Luksemburg Sukses Tahan Prancis