Avram Grant Manajeri Portsmouth?
Portsmouth Dimas Ramadani26/11/2009 13:08 | Portsmouth
Avram Grant (bleacher)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Portsmouth: Kembalinya Avram Grant di bangku cadangan (bench) semakin mendekati kenyataan. Pria paruh baya asal Israel ini diklaim telah mendapat penawaran menggantikan Paul Hart sebagai manajer Portsmouth. Dan Grant menimbang serius jabatan tersebut.
Grant saat ini bertugas sebagai direktur teknik, jabatan yang pernah didudukinya dari Juni 2006 hingga Juli 2007 saat posisi manajer dijabat Harry Redknapp. Grant kemudian hijrah ke Chelsea dengan jabatan serupa sampai dua bulan kemudian ia menggantikan Jose Mourinho yang atas dasar kesepakatan bersama angkat kaki dari Stamford Bridge.
Portsmouth yakin Grant sudah bisa menyepakati deal dalam tempo 48 jam meski terdapat kendala izin kerja (work permit) dari kantor imigrasi Inggris. Jika ia menerima proposal Pompey, partai tandang ke Manchester United, Sabtu (28/11), bakal menjadi ujian pertama bagi Grant pasca-mengarsiteki Chelsea.
Satu hal yang megganjal buat Grant adalah masalah keuangan klub yang tidak menentu sejak dipegang Alexandre Gaydamak, berlanjut ke Sulaiman Al Fahim, hingga Ali Al Faraj. Belum lagi CEO Portsmouth, Peter Storrie terganjal kasus penggelembungan pendapatan bulan lalu. Storrie menganggap Grant manajer yang handal, walau bukan yang terbaik.
Mark Jacob, tangan kanan Al Faraj, menganggap perlunya sosok berpengalaman yang bisa menenangkan pemain dan mengangkat performa mereka dalam berjuang menghindari degradasi. Pilihan tidak banyak di tengah musim dan Jacob cenderung lebih mengutamakan untuk memanfaatkan jasa Grant.
Yang menarik, MU juga merupakan lawan pertama ketika Grant, 54 tahun, sepakat mengisi pos manajer di Chelsea pada September 2007. Pun, MU menjadi lawan terakhir sebelum Grant meninggalkan Chelsea setelah partai final Liga Champions di Moskow, Mei 2008. Portsmouth saat ini berada di posisi terbawah dengan nilai tujuh dari 13 kali bermain. Andai Grant menampik, Portsmouth menimbang mantan manajer Charlton Athletic, Alan Curbishley.(DIM)
Grant saat ini bertugas sebagai direktur teknik, jabatan yang pernah didudukinya dari Juni 2006 hingga Juli 2007 saat posisi manajer dijabat Harry Redknapp. Grant kemudian hijrah ke Chelsea dengan jabatan serupa sampai dua bulan kemudian ia menggantikan Jose Mourinho yang atas dasar kesepakatan bersama angkat kaki dari Stamford Bridge.
Portsmouth yakin Grant sudah bisa menyepakati deal dalam tempo 48 jam meski terdapat kendala izin kerja (work permit) dari kantor imigrasi Inggris. Jika ia menerima proposal Pompey, partai tandang ke Manchester United, Sabtu (28/11), bakal menjadi ujian pertama bagi Grant pasca-mengarsiteki Chelsea.
Satu hal yang megganjal buat Grant adalah masalah keuangan klub yang tidak menentu sejak dipegang Alexandre Gaydamak, berlanjut ke Sulaiman Al Fahim, hingga Ali Al Faraj. Belum lagi CEO Portsmouth, Peter Storrie terganjal kasus penggelembungan pendapatan bulan lalu. Storrie menganggap Grant manajer yang handal, walau bukan yang terbaik.
Mark Jacob, tangan kanan Al Faraj, menganggap perlunya sosok berpengalaman yang bisa menenangkan pemain dan mengangkat performa mereka dalam berjuang menghindari degradasi. Pilihan tidak banyak di tengah musim dan Jacob cenderung lebih mengutamakan untuk memanfaatkan jasa Grant.
Yang menarik, MU juga merupakan lawan pertama ketika Grant, 54 tahun, sepakat mengisi pos manajer di Chelsea pada September 2007. Pun, MU menjadi lawan terakhir sebelum Grant meninggalkan Chelsea setelah partai final Liga Champions di Moskow, Mei 2008. Portsmouth saat ini berada di posisi terbawah dengan nilai tujuh dari 13 kali bermain. Andai Grant menampik, Portsmouth menimbang mantan manajer Charlton Athletic, Alan Curbishley.(DIM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
