Penalti Milito Mantapkan Posisi Inter
Pekan Ke-14 Serie A ME Gunawan29/11/2009 22:55 | Pekan Ke-14 Serie A
Selebrasi striker Inter Milan,'Diego Milito seusai mencetak gol lewat penalti ke gawang Fiorentina dalam lanjutan Serie A yang digelar di Giuseppe Meazza, 29 November 2009. Inter unggul 1-0. AFP PHOTO / GIUSEPPE CACACE
Diego Milito (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Milan: Gol berbau kontroversial Diego Milito dari titik putih penalti lima menit jelang pertandingan usai menjadi penentu kemenangan 1-0 (0-0) yang diraih Inter Milan saat menjamu Fiorentina dalam lanjutan Serie A Italia di pekan ke-14 yang berlangsung di Giuseppe Meazza, Minggu (29/11). Gol kesembilan bagi Milito di musim ini. Kemenangan yang kian mengokohkan posisi Nerazzurri di puncak klasemen. Jarak antara Inter dan Juventus kini terbentang delapan angka mengingat pasukan Ciro Ferrara tumbang di Stadio San Elia.
Melayani tantangan Fiorentina, Jose Mourinho kehilangan dua pemain inti, Wesley Senijder yang dibekap cedera lutut dan bek Douglas Maicon yang terkena hukuman larangan tampil dalam dua partai. Alhasil, Javier Zanetti kembali bermain sebagai bek kanan. Secara mengejutkan, Mourinho menurunkan Ricardo Quaresma sebagai starter mendampingi Diego Milito dan Samuel Eto’o. Karenanya, Dejan Stankovic ditugaskan sebagai gelandang.
Di lain pihak, Cesare Prandelli tak bisa menyertakan Adrian Mutu, Alessanro Gamberini, Cesare Natali (kesemuanya dililit cedera) dan Marco Donadel yang terkena akumulasi kartu. Per Kroldrup menjadi jenderal pertahanan, sementara bintang muda Stevan Jovetic hanya duduk di bangku cadangan. Posisinya diambil alih Mario Alberto Santana.
Setelah bertarung ketat di lini tengah, Inter mendapat peluang pertama di menit ke-13. Mendapat umpan dari Milito, tendangan Sulley Muntari yang berdiri bebas justru melebar jauh dari sasaran. Dua menit berlalu, sepakan Milito mandeg di kaki kiper La Viola, Sebastian Frey. Di menit ke-22, Fiorentina mengancam ketika sundulan Alberto Gilardino tepat mengarah dalam pelukan Julio Cesar. Enam menit berselang, tendangan volley kaki kiri Quaresma yang masih menyamping dari gawang Frey. Sampai jeda tiba, skor masih tetap 0-0.
Lima menit memasuki babak kedua, gawang Fiorentina jebol oleh tandukan Walter Samuel. Namun wasit Antonio Damato menganulirnya karena menilai Samuel melanggar Dario Dainelli. Di menit ke-65, Inter mendapat peluang 99 persen gol lewat Milito. Lolos dari jebakan off-side dan berhadapan dengan Frey, tendangan striker Timnas Argentian itu jauh melebar.
Tiga menit kemudian lagi-lagi Muntari yang membuang peluang. Menerima passing akurat dari Milito, di bawah tekanan Comotti, sepakan Muntari masih menyamping dari gawang. Dua menit kemudian, sundulan Lucio meneruskan tendangan sudut membuat Frey termangu. Beruntung, arah bola tipis menyamping di sisi kanan gawang.
Sepuluh menit sebelum waktu normal berakhir, La Viola pantas menyesalkan kegagalan Gilardino menyelesaikan peluang emas. Berhasil melepaskan diri dari kawalan Samuel, Gilardino tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Julio Cesar. Nasib buruk bagi tim tamu. Tendangan Gilardino hanya membentur tiang gawang.
Lima menit kemudian, gawang Frey akhirnya jebol juga. Bermula dari akselerasi Milito di sektor kanan pertahanan Fiorentina. Aksi putar badannya dihadang Comotto. Wasit menunjuk titik putih penalti. Dari tayang ulang, putusan Damato pantas diragukan mengingat minimnya kontak antara Comotto dan Milito. Eksekusi penalti Milito mulus. Frey terkecoh. Skor 1-0 untuk Inter. Tiga menit kemudian, Eto’o gagal menggandakan keunggulan. Berhadapan one on one dengan Frey, sepakannya justru dapat diblok. Skor 1-0 tetap bertahan sampai akhir pertandingan.
Susunan Pemain:
Inter: Julio Cesar; Zanetti, Lucio, Samuel (KK), Chivu (KK); Stankovic, Cambiasso, Muntari (Motta); Quaresma (Mancini), Milito (Vieira), 9 Eto'o.
Fiorentina: Frey; Comotto (KK), Kroldrup (KK), Dainelli (De Silvestri), Gobbi (KK); Montolivo, Zanetti (KK); Marchionni (Jorgensen), Santana (Castillo), Vargas; 11 Gilardino.
Wasit: Antonio Damato.
(MEG)
Melayani tantangan Fiorentina, Jose Mourinho kehilangan dua pemain inti, Wesley Senijder yang dibekap cedera lutut dan bek Douglas Maicon yang terkena hukuman larangan tampil dalam dua partai. Alhasil, Javier Zanetti kembali bermain sebagai bek kanan. Secara mengejutkan, Mourinho menurunkan Ricardo Quaresma sebagai starter mendampingi Diego Milito dan Samuel Eto’o. Karenanya, Dejan Stankovic ditugaskan sebagai gelandang.
Di lain pihak, Cesare Prandelli tak bisa menyertakan Adrian Mutu, Alessanro Gamberini, Cesare Natali (kesemuanya dililit cedera) dan Marco Donadel yang terkena akumulasi kartu. Per Kroldrup menjadi jenderal pertahanan, sementara bintang muda Stevan Jovetic hanya duduk di bangku cadangan. Posisinya diambil alih Mario Alberto Santana.
Setelah bertarung ketat di lini tengah, Inter mendapat peluang pertama di menit ke-13. Mendapat umpan dari Milito, tendangan Sulley Muntari yang berdiri bebas justru melebar jauh dari sasaran. Dua menit berlalu, sepakan Milito mandeg di kaki kiper La Viola, Sebastian Frey. Di menit ke-22, Fiorentina mengancam ketika sundulan Alberto Gilardino tepat mengarah dalam pelukan Julio Cesar. Enam menit berselang, tendangan volley kaki kiri Quaresma yang masih menyamping dari gawang Frey. Sampai jeda tiba, skor masih tetap 0-0.
Lima menit memasuki babak kedua, gawang Fiorentina jebol oleh tandukan Walter Samuel. Namun wasit Antonio Damato menganulirnya karena menilai Samuel melanggar Dario Dainelli. Di menit ke-65, Inter mendapat peluang 99 persen gol lewat Milito. Lolos dari jebakan off-side dan berhadapan dengan Frey, tendangan striker Timnas Argentian itu jauh melebar.
Tiga menit kemudian lagi-lagi Muntari yang membuang peluang. Menerima passing akurat dari Milito, di bawah tekanan Comotti, sepakan Muntari masih menyamping dari gawang. Dua menit kemudian, sundulan Lucio meneruskan tendangan sudut membuat Frey termangu. Beruntung, arah bola tipis menyamping di sisi kanan gawang.
Sepuluh menit sebelum waktu normal berakhir, La Viola pantas menyesalkan kegagalan Gilardino menyelesaikan peluang emas. Berhasil melepaskan diri dari kawalan Samuel, Gilardino tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Julio Cesar. Nasib buruk bagi tim tamu. Tendangan Gilardino hanya membentur tiang gawang.
Lima menit kemudian, gawang Frey akhirnya jebol juga. Bermula dari akselerasi Milito di sektor kanan pertahanan Fiorentina. Aksi putar badannya dihadang Comotto. Wasit menunjuk titik putih penalti. Dari tayang ulang, putusan Damato pantas diragukan mengingat minimnya kontak antara Comotto dan Milito. Eksekusi penalti Milito mulus. Frey terkecoh. Skor 1-0 untuk Inter. Tiga menit kemudian, Eto’o gagal menggandakan keunggulan. Berhadapan one on one dengan Frey, sepakannya justru dapat diblok. Skor 1-0 tetap bertahan sampai akhir pertandingan.
Susunan Pemain:
Inter: Julio Cesar; Zanetti, Lucio, Samuel (KK), Chivu (KK); Stankovic, Cambiasso, Muntari (Motta); Quaresma (Mancini), Milito (Vieira), 9 Eto'o.
Fiorentina: Frey; Comotto (KK), Kroldrup (KK), Dainelli (De Silvestri), Gobbi (KK); Montolivo, Zanetti (KK); Marchionni (Jorgensen), Santana (Castillo), Vargas; 11 Gilardino.
Wasit: Antonio Damato.
(MEG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
