Chelsea Kian Perkasa
Pekan Ke-14 Liga Premier ME Gunawan30/11/2009 00:55 | Pekan Ke-14 Liga Premier
Selebrasi striker Chelsea, Didier Drogba seusai mencetak gol ketiga timnya ke gawang Arsenal dalam lanjutan EPL yang digelar di Emirates Stadium, 29 November 2009. Chelsea unggul 3-0. AFP PHOTO / Adrian Dennis
Didier Drogba (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, London: Chelsea benar-benar memberi bukti siap mengambil alih trofi Liga Premier dari tangan Manchester United. Dalam lanjutan premiership di pekan ke-14 yang berlangsung di Emirates Stadium, Minggu (29/11), The Blues dengan meyakinkan menggilas tuan rumah Arsenal 3-0 (2-0). Dua dari tiga gol kemenangan Chelsea dicetak Didier Drogba di menit ke-41 dan menit ke-86. Satu gol lainnya tercipta lewat gol bunuh diri bek Thomas Vermaelen di pengujung babak pertama.
Dengan hasil ini, Chelsea kembali melebarkan jaraknya menjadi lima poin dengan rival terdekat, MU. Pun kemenangan ini mengokohkan keperkasaan skuad asuhan Carlo Ancelotti sebagai tim yang terbaik, untuk sementara, di antara empat tim elite premiership. Sebelumnya, Chelsea sukses mengatasi perlawanan Liverpool 2-0, 4 Oktober, dan mengungguli MU 1-0, 8 November lalu.
Pada partai yang disebut-sebut bakal menentukan sukses tidaknya Arsenal di musim ini, Arsene Wenger menurunkan Eduardo da Silva menggantikan Robin van Persie yang divonis cuti panjang. Di lini pertahanan, William Gallas kembali bertandem dengan Thomas Vermaelen setelah mengalami cedera mata di ajang Liga Champions. Armand Traore dipercayai menempati posisi Kieran Gibbs.
Di lain pihak, Carlo Ancelotti kembali menampilkan Frank Lampard yang sebelumnya dibekap cedera paha. Trio gelandang yang tampil lawan Porto, Florent Malouda, Deco, dan Michael Ballack harus puas duduk di bench. Pasalnya, Carletto lebih memilih menurunkan John Obi Mikel, Michael Essien, dan Joe Cole.
Dalam 15 menit pertama, Arsenal berusaha keras menggempur lini pertahanan The Blues. Berkali-kali Fabregas dan Eduardo sampai di kotak penalti lawan. Namun, benteng yang dikoordinir John Terry dkk sulit untuk ditembus. Seiring dengan turunnya hujan yang membasahi Emirates Stadium, Chelsea mendapat kans pertama di menit ke-18 ketika tendangan Nicolas Anelka berhasil diantisipasi Manuel Almunia. Di menit ke-21, wasit Andre Marriner menghentikan pertandingan ketika sebuah benda yang diduga kamera saku nongol di lapangan.
Di menit ke-23, sundulan Didier Drogba terlalu lemah dan dengan mudah dikuasai Almunia. Dua menit kemudian, barulah Petr Cech melakukan penyelamatan pertama dengan menguasai bola hasil tendangan jarak jauh yang dilancarkan Samir Nasri dari jarak 27 meter. Arsenal terus mendominasi permainan. Umpan Fabregas kepada Eduardo terlalu deras dan dapat “diculik” lebih dulu oleh Cech yang keluar dari sarangnya.
Tiga menit sebelum jeda, atmosfir pertandingan berubah total. Berawal dari pergerakan John Terry yang naik membantu serangan. Bola disodorkan kepada Ashley Cole. Crossing Cole diteruskan Drogba dan bergulir ke sudut atas kiri gawang Almunia. 1-0 untuk Chelsea. Belum sempat lepas dari rasa terkejut dengan gol Drogba, Arsenal kembali terperangah dengan gol bunuh diri Vermaelen di pengujung babak pertama. Lagi, gol bermula dari umpan silang Cole yang gagal disapu Gallas. Skor 2-0 bertahan sampai turun minum.
Di awal babak kedua, Wenger menurunkan Theo Walcott dan menarik keluar Song Billong. Arsenal semakin agresif memburu gol balasan. Tiga menit berlalu, gawang Chelsea jebol oleh sepakan Andrei Arshavin. Sayang, gol dianulir wasit Marriner mengingat sebelumnya Eduardo telah melanggar Petr Cech. Di menit ke-56, Wenger menarik keluar Eduardo dan menurunkan Carlos Vela. The Gunners kian bernafsu mengejar ketinggalan.
Namun, di sela-sela tekanan tuan rumah, Chelsea nyaris memperbesar keunggulan di menit ke-63. Tendangan Drogba membentur badan Gallas dan Lampard. Arah bola berbelok. Beruntung bagi The Gunners, Almunia dengan refleks melakukan penyelamatan. Serbuan sporadis Fabregas dkk tak mampu menembus kokohnya lini pertahanan tim tamu yang digalang Terry. Alhasil, dalam 15 menit terakhir, para pemain Arsenal tampak frustasi dan kehilangan akal.
Empat menit jelang waktu normal berakhir, Chelsea mendapat tendangan bebas di depan kotak penalti setelah Drogba dilanggar Fabregas. Arsenal kembali lengah. Pagar betis yang berdiri depan gawang Almunia kurang rapat. Tendangan keras Drogba pun menghujam sudut kiri atas gawang Almunia. Skor berubah menjadi 3-0. Game over!
Susunan Pemain:
Arsenal: Almunia, Sagna, Gallas, Vermaelen, Traore (KK), Fabregas (KK), Song Billong (Walcott), Denilson, Nasri (Rosicky), Eduardo (Vela), Arshavin.
Chelsea: Cech, Ivanovic, Carvalho, Terry, Ashley Cole (Ferreira), Mikel (KK), Essien, Lampard, Joe Cole (Deco), Anelka, Drogba (KK, Malouda).
Wasit: Andre Marriner
Dengan hasil ini, Chelsea kembali melebarkan jaraknya menjadi lima poin dengan rival terdekat, MU. Pun kemenangan ini mengokohkan keperkasaan skuad asuhan Carlo Ancelotti sebagai tim yang terbaik, untuk sementara, di antara empat tim elite premiership. Sebelumnya, Chelsea sukses mengatasi perlawanan Liverpool 2-0, 4 Oktober, dan mengungguli MU 1-0, 8 November lalu.
Pada partai yang disebut-sebut bakal menentukan sukses tidaknya Arsenal di musim ini, Arsene Wenger menurunkan Eduardo da Silva menggantikan Robin van Persie yang divonis cuti panjang. Di lini pertahanan, William Gallas kembali bertandem dengan Thomas Vermaelen setelah mengalami cedera mata di ajang Liga Champions. Armand Traore dipercayai menempati posisi Kieran Gibbs.
Di lain pihak, Carlo Ancelotti kembali menampilkan Frank Lampard yang sebelumnya dibekap cedera paha. Trio gelandang yang tampil lawan Porto, Florent Malouda, Deco, dan Michael Ballack harus puas duduk di bench. Pasalnya, Carletto lebih memilih menurunkan John Obi Mikel, Michael Essien, dan Joe Cole.
Dalam 15 menit pertama, Arsenal berusaha keras menggempur lini pertahanan The Blues. Berkali-kali Fabregas dan Eduardo sampai di kotak penalti lawan. Namun, benteng yang dikoordinir John Terry dkk sulit untuk ditembus. Seiring dengan turunnya hujan yang membasahi Emirates Stadium, Chelsea mendapat kans pertama di menit ke-18 ketika tendangan Nicolas Anelka berhasil diantisipasi Manuel Almunia. Di menit ke-21, wasit Andre Marriner menghentikan pertandingan ketika sebuah benda yang diduga kamera saku nongol di lapangan.
Di menit ke-23, sundulan Didier Drogba terlalu lemah dan dengan mudah dikuasai Almunia. Dua menit kemudian, barulah Petr Cech melakukan penyelamatan pertama dengan menguasai bola hasil tendangan jarak jauh yang dilancarkan Samir Nasri dari jarak 27 meter. Arsenal terus mendominasi permainan. Umpan Fabregas kepada Eduardo terlalu deras dan dapat “diculik” lebih dulu oleh Cech yang keluar dari sarangnya.
Tiga menit sebelum jeda, atmosfir pertandingan berubah total. Berawal dari pergerakan John Terry yang naik membantu serangan. Bola disodorkan kepada Ashley Cole. Crossing Cole diteruskan Drogba dan bergulir ke sudut atas kiri gawang Almunia. 1-0 untuk Chelsea. Belum sempat lepas dari rasa terkejut dengan gol Drogba, Arsenal kembali terperangah dengan gol bunuh diri Vermaelen di pengujung babak pertama. Lagi, gol bermula dari umpan silang Cole yang gagal disapu Gallas. Skor 2-0 bertahan sampai turun minum.
Di awal babak kedua, Wenger menurunkan Theo Walcott dan menarik keluar Song Billong. Arsenal semakin agresif memburu gol balasan. Tiga menit berlalu, gawang Chelsea jebol oleh sepakan Andrei Arshavin. Sayang, gol dianulir wasit Marriner mengingat sebelumnya Eduardo telah melanggar Petr Cech. Di menit ke-56, Wenger menarik keluar Eduardo dan menurunkan Carlos Vela. The Gunners kian bernafsu mengejar ketinggalan.
Namun, di sela-sela tekanan tuan rumah, Chelsea nyaris memperbesar keunggulan di menit ke-63. Tendangan Drogba membentur badan Gallas dan Lampard. Arah bola berbelok. Beruntung bagi The Gunners, Almunia dengan refleks melakukan penyelamatan. Serbuan sporadis Fabregas dkk tak mampu menembus kokohnya lini pertahanan tim tamu yang digalang Terry. Alhasil, dalam 15 menit terakhir, para pemain Arsenal tampak frustasi dan kehilangan akal.
Empat menit jelang waktu normal berakhir, Chelsea mendapat tendangan bebas di depan kotak penalti setelah Drogba dilanggar Fabregas. Arsenal kembali lengah. Pagar betis yang berdiri depan gawang Almunia kurang rapat. Tendangan keras Drogba pun menghujam sudut kiri atas gawang Almunia. Skor berubah menjadi 3-0. Game over!
Susunan Pemain:
Arsenal: Almunia, Sagna, Gallas, Vermaelen, Traore (KK), Fabregas (KK), Song Billong (Walcott), Denilson, Nasri (Rosicky), Eduardo (Vela), Arshavin.
Chelsea: Cech, Ivanovic, Carvalho, Terry, Ashley Cole (Ferreira), Mikel (KK), Essien, Lampard, Joe Cole (Deco), Anelka, Drogba (KK, Malouda).
Wasit: Andre Marriner
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Ada 3 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar AndaFauzi GueBoxxx | elblues2xxx@yaxxx.com| 2009-11-30 11:10:38
Edxxx | eddielaxxx@gmxxx.com| 2009-11-30 08:45:47
muxxx | xxx@xxx.| 2009-11-30 01:05:16
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
