Misi Jermain Defoe di Wembley
Jelang MU vs Spurs Dimas Ramadani01/12/2009 17:51 | Carling Cup
Striker Tottenham Hotspur, Jermain Defoe (kanan) diselamati kiper Heurelho Gomes seusai laga lawan Wigan Athletic di White Hart Lane, 22 November 2009. Defoe cetak 5 gol. Spurs unggul 9-1. AFP PHOTO / Adrian Dennis
Jermain Defoe (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Manchester: Jermain Defoe mengusung ambisi yang tidak pernah kesampaian. Sejak memulai kariernya di West Ham United pada 1999, Defoe belum sekalipun merasakan manisnya memeluk trofi juara kompetisi utama. Di usianya yang menginjak 27 tahun, Defoe sangat berhasrat mewujudkannya.
Piala Liga alias Carling Cup merupakan sasaran yang terdekat dalam jangkauan dan Defoe mengusung misi mengantar Spurs lolos ke partai final di Wembley. Tapi sebelum mencapai partai puncak Defoe dkk harus melalui lawan yang tidak mudah di babak perempat final. Manchester United menanti Spurs di Old Trafford, Rabu (2/12).
MU merupakan mimpi buruk buat Spurs yang kalah di partai final musim lalu, saat Defoe tidak diperkenankan bermain karena sebelumnya membela Pompey. Ia kembali ke White Hart Lane pada Januari 2009.
Defoe punya kenangan buruk dalam mewujudkan ambisinya merebut titel utama. Kesempatan memeluk trofi Piala Liga pada 2008, saat Spurs mengalahkan Chelsea di final 2008, terlepas lantaran ia sudah bermain untuk Portsmouth. Ia juga luput bergembira bersama ketika Portsmouth menjuarai Piala FA di tahun yang sama.
“Semoga saja kali ini saya siap. Sungguh sangat mengecewakan melewatkan beberapa partai final tersebut untuk alasan yang sama. Menurut hemat saya tahun ini menjadi milikku,” papar Defoe yang menempati posisi teratas di daftar top skorer premiership dengan 11 gol. “Musim ini saya mempersiapkan diri dengan baik lantaran tahun depan ada Piala Dunia.”(DIM)
Piala Liga alias Carling Cup merupakan sasaran yang terdekat dalam jangkauan dan Defoe mengusung misi mengantar Spurs lolos ke partai final di Wembley. Tapi sebelum mencapai partai puncak Defoe dkk harus melalui lawan yang tidak mudah di babak perempat final. Manchester United menanti Spurs di Old Trafford, Rabu (2/12).
MU merupakan mimpi buruk buat Spurs yang kalah di partai final musim lalu, saat Defoe tidak diperkenankan bermain karena sebelumnya membela Pompey. Ia kembali ke White Hart Lane pada Januari 2009.
Defoe punya kenangan buruk dalam mewujudkan ambisinya merebut titel utama. Kesempatan memeluk trofi Piala Liga pada 2008, saat Spurs mengalahkan Chelsea di final 2008, terlepas lantaran ia sudah bermain untuk Portsmouth. Ia juga luput bergembira bersama ketika Portsmouth menjuarai Piala FA di tahun yang sama.
“Semoga saja kali ini saya siap. Sungguh sangat mengecewakan melewatkan beberapa partai final tersebut untuk alasan yang sama. Menurut hemat saya tahun ini menjadi milikku,” papar Defoe yang menempati posisi teratas di daftar top skorer premiership dengan 11 gol. “Musim ini saya mempersiapkan diri dengan baik lantaran tahun depan ada Piala Dunia.”(DIM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
