Sukses

Fakta Menarik Final Piala Eropa: Rekor Apik Prancis

Liputan6.com, Paris - Portugal dan Prancis akan berjibaku memperebutkan gelar juara Piala Eropa 2016, Senin (11/7/2016) dinihari nanti. Dua tim ini memastikan tiket ke final setelah mengandaskan lawannya masing-masing dengan skor kemenangan sama 2-0.

Portugal yang tampil kurang meyakinkan di fase penyisihan grup, menekuk Wales di Parc Olympique Lyonnais, Kamis (7/7) lalu. Sedangkan Prancis yang selalu menang di atas satu gol, berhasil membuat juara Piala Dunia 2014 Jerman angkat koper di semifinal.

Final Piala Eropa nanti di Stade de France, Paris juga menghasilkan beberapa fakta menarik. Salah satunya soal status Jerman yang masih superior di turnamen besar hingga rekor apik Prancis di laga final. Berikut ulasannya.

1. Skor terbesar di final Piala Eropa terjadi pada 1976 ketika Cekoslowakia ditahan imbang Jerman Barat 2-2 dan final 2012 lalu saat Spanyol melibas Italia 4-0.

2. Final 1964 antara Spanyol melawan Uni Soviet mencatatkan jumlah penonton terbanyak, yakni 97.115

3. Jerman Barat atau Jerman dan Spanyol adalah tim yang paling sering menang di final (3 kali).

4. Tim yang paling sering kalah di final adalah Uni Soviet dan Jerman (3 kali).

5. 37 pemain telah tampil di dua final Piala Eropa. Bila Ricardo Carvalho dan Cristiano Ronaldo diturunkan, mereka bakal jadi pemain ke 38 dan 39.

6. Ada tiga pemain yang pernah menyarangkan dua gol di partai final Piala Eropa, yaitu Gerd Müller (Jerman Barat, 1972), Horst Hrubesch (Jerman Barat, 1980), Olivier Bierhoff (Jerman, 1996).

7. Striker Spanyol Fernando Torres telah mencetak dua gol di dua final berbeda, Piala Eropa 2008 dan 2012.

8. Berti Vogts masih menjadi orang satu-satunya yang mengangkat trofi Piala Eropa sebagai pemain dan pelatih. Pada 1996 dia berhasil membawa anak-anak asuhannya juara setelah Jerman bersatu pada 1990. Namun pada 1972 dia merasakan gelar juara meski tak diturunkan di partai final.

9. Jerman telah enam kali tampil di final, mengungguli Spanyol dan Uni Soviet (4 kali) serta Prancis (3 kali, termasuk 2016). Namun, mereka hanya menang sebanyak tiga kali. Sedangkan Portugal, bakal menjalani final kedua mereka besok Senin (11/7), menyamakan pencapaian Yugoslovakia.