Sukses

Piala Eropa 2016: Bukti Ronaldo Lebih Hebat dari Messi

Liputan6.com, Paris - Portugal akan menghadapi tuan rumah Prancis di Stade de France, Saint-Denis, Senin (11/7/2016) dinihari WIB pada partai final Piala Eropa 2016. Laga puncak turnamen di Benua Biru ini, sepertinya bisa menjadi momen terbaik bagi bintang Portugal Cristiano Ronaldo.   

Jika Portugal sukses merengkuh trofi Piala Eropa, maka ini akan menjadi sukses terbesar bagi bintang Real Madrid ini. Ronaldo akan disejajarkan dengan sejumlah legenda yang memiliki koleksi gelar bersama timnasnya masing-masing

Kemenangan bukan hanya memahkotai karier luar biasanya, namun itu juga mungkin akan menutup perdebatan siapa yang layak menjadi pemain terhebat di dunia, Ronaldo atau pesaing beratnya bintang Barcelona Lionel Messi.

Selama ini Ronaldo dan Messi selalu dibanding-bandingkan penggemar sepak bola di seantero dunia. Keduanya bergantian menjadi Pemain Terbaik Dunia selama beberapa tahun terakhir.

Total mereka berdua telah meraih delapan gelar Ballon DOr (Messi lima gelar, Ronaldo tiga gelar) dan telah menjadi pemicu perdebatan tanpa henti di antara para penggemar dan pengamat untuk memilih yang terbaik di antara keduanya.

Meski begitu, keduanya belum pernah memimpin negaranya meraih kejayaan di turnamen benua atau Piala Dunia. Beberapa waktu lalu, Messi gagal membawa Argentina menjuarai Piala Amerika. Dan, kegagalan ini menjadi pukulan keras bagi sang pemain, yang segera mengumumkan pensiunnya dari ajang internasional.

Sebaliknya, bagi Ronaldo final Eropa 2016 adalah kesempatan besar bagi dirinya. Keberhasilan di final Piala Eropa 2016 akan memberikan pukulan telak dalam salah satu rivalitas terhebat di sepak bola.

1 dari 2 halaman

Bintang Turnamen

Final Piala Eropa menawarkan peluang bagi Ronaldo untuk memperlihatkan keunggulannya. Kemenangan melawan Prancis akan mendongkrak dirinya menuju kuil para pemain legendaris yang telah mengecap kesuksesan di ajang internasional.

Pele, Diego Maradona, Zinedine Zidane, Franz Beckenbauer, dan Michel Platini memiliki koleksi gelar bersama timnasnya masing-masing untuk mengukuhkan posisi mereka sebagai pemain-pemain terbaik di generasinya.

Itu adalah daftar yang tanpa diragukan dapat dimasuki Ronaldo dan ia menuju ke sana dengan pertanda yang tepat.

Pemain 31 tahun itu, yang menelan kekecewaan di final Piala Eropa 2004 ketika timnya ditaklukkan Yunani, memulai Piala Eropa dengan pengaruh dirinya terhadap tim begitu menjadi sorotan

Ketika Portugal gagal memenangi lima pertandingan pertama mereka dalam 90 menit, Ronaldo terlihat kerap merengut kepada rekan-rekan setimnya dan mengangkat tangan ketika operan-operan gagal berbuah hasil dan peluang-peluang pun tidak tercipta.

Namun, untuk semua aksi teatrikal itu, ketika tirai diangkat untuk pertandingan terbesar mereka di turnamen ini, ia tidak diragukan lagi merupakan bintang turnamen. Dia mencetak satu gol melalui tandukan kepala dan menjadi aktor dari terciptanya gol lain saat menang 2-0 atas Wales di semifinal.

Artikel Selanjutnya
Kalahkan Portugal, Chile Melaju ke Final Piala Konfederasi 2017
Artikel Selanjutnya
4 Pemain Ini Kena Kutukan Nomor 10 di Real Madrid